Showing posts with label Israel. Show all posts

9:47 AM

Mendengar alarm roket, Netanyahu ngacir saat konferensi pers

Ilustrasi - Mendengar alarm roket, Netanyahu ngacir saat konferensi pers
TEL AVIV – Perdana Menteri “Israel” Benjamin Netanyahu tiba-tiba mengakhiri konferensi persnya pada Jum’at (11/7/2014) setelah ia mendengar alarm roket, sebagaimana dilansir oleh MEMO.
Palestina mengumumkan bahwa mereka akan menembakkan roket buatan sendiri yang menjangkau Netanyahu menyampaikan konferensi persnya.
Al-Qassam mengumumkan peluncuran dan roket lain di Dimona Shiva Negev.
Sikap Netanyahu mengundang respon dari para pembaca di MEMO yang menganggap bahwa Netanyahu adalah seorang pengecut dan seorang “bapaknya iblis”.
ahkan orang Palestina yang mengumumkan akan menembakkan roket, Anda sudah merasa hampir mati! Tapi lihatlah apa yang telah Anda lakukan? telah membakar anak-anak tak berdosa di tanpa simpati apapun! Semoga Allah menghukum Anda perlahan-lahan seperti apa yang telah A Sharon dapatkan, segera…,” tulis sebuah komentar yang bernama #Tun Teja.
“Tidak akan ada lagi tindakan tidak bermoral rezim fasis Anda yang luput dari hukuman atas kejahatan Anda terhadap kemanusiaan.Orang-orang mengawasi Anda. kemarahan tumbuh hari demi hari. tidak akan lagi mentolerir propaganda dan intimidasi Anda gunakan untuk mendominasi media dan untuk membenarkan kampanye genosida terhadap rakyat Palestina. akan terus memantau untuk memperhitungkan tindakan kriminal Anda,” kata sebuah komentar yang lain.
(ameera/arrahmah.com)
[www.globalmuslim.web.id]


Jet tempur "Israel" lakukan serangan ke wilayah SuriahTEL AVIV – “Israel” dilaporkan telah melakukan serangan udara ke wilayah Suriah dalam upaya untuk menghentikan aliran senjata ke Libanon, klaim beberapa pejabat AS yang tidak ingin disebutkan namanya kepada media seperti dilansir Rusia Today (4/5/2013).
Menurut laporan awal, pesawat tempur negara penjajah Yahudi mengamati wilayah udara Libanon, namun tidak ada konfirmasi bahwa mereka memasuki Suriah.  Badan intelijen AS dan negara-negara Barat meninjau data rahasia yang menunjukkan bahwa “Israel” melakukan serangan udara dalam rentang waktu Kamis-Jum’at lalu, dua pejabat AS mengatakan kepada CNN.
Pada Jum’at (3/5), media Libanon melaporkan bahwa jet “Israel” melancarkan beberapa serangan ke wilayah udara Libanon dengan beberapa dari mereka terbang di lingkaran atas ibukota, Beirut.  Situs militer Libanon telah mengumumkan adanya 16 penerbangan oleh pesawat tempur “Israel” yang menembus wilayah udara Libanon dari Kamis hingga Jum’at malam waktu setempat.
Para pejabat AS yang berbicara kepada NBC mengklaim bahwa mereka percaya “Israel” menargetkan pengiriman senjata untuk “Hizbullah” dan terkait dengan pengiriman untuk senjata kimia.  Namun Associated Press mengutip seorang pejabat yang mengatakan target serangan “Israel” adalah gudang yang tidak terkait dengan senjata kima.
Juru bicara Kedubes “Israel”, Aaron Sagui tidak memberikan komentar mengenai serangan ini.
“Apa yang bisa kami katakan adalah bahwa ‘Israel’ bertekad untuk mencegah transfer senjata kimia oleh rezim Suriah untuk teroris terutama untuk ‘Hizbullah’ di Libanon,” ujar Sagui melalui email ke AP.
Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi.
Duta Besar Suriah untuk PBB, Bashar Ja’afari mengklaim kepada Reuters : “Saya tidak menyadari serangan apapun saat ini.” (haninmazaya/arrahmah/www.globalmuslim.web.id)

Ratusan bendara Israel bakal berkibar di Indonesia untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) Israel ke-65 pada 15 April mendatang.

Perayaan HUT Israel bakal dihelat di seluruh penjuru dunia, termasuk di Indonesia yang tidak menjalin hubungan diplomatik dengan negara yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu itu.

Kabar itu terungkap setelah akun twitter dengan nama @unggunDAHANA berkicau pada Rabu (10/4). Unggun adalah pendiri Jerusalem-Jakarta Initiative.“Persiapan Dirgahayu Israel ke 65, Jakarta, 15 April-14 Mei 2013,” bunyi kicauan Unggun.

Bahkan, untuk menyemarakkan dirgahayu negara yang mengokupasi Palestina itu, panitia acara sudah mencetak seratus bendera Israel. “Seratus Bendera Israel sudah dicetak, untuk Dirgahayu Israel ke 65, Jakarta 15 April-14 Mei 2013,” kicaunya.[republika/www.globalmuslim.web.id]

Wapres Boediono libatkan perusahaan israel garap plpt sarulla-jpeg.image
JAKARTA : Pemerintah menggeber  proyek pembangkit listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sarulla 3X110 Mega watt (Mw). Bahkangroundbreaking ditargetkan rampung sebelum kabinet bubar.
Pembangunan proyek yang terletak di Sumatera Utara tersebut menelan investasi USD 1,5 miliar.
Pembangunan dipimpin PT Medco Power Indonesia dengan konsorsium perusahaan multinasional Itochu, Kyushu dan Ormat.
Nah, usut punya usut, Ormat rupanya perusahaan asal “Israel”. Ormat didirikan pada tahun 1965 di Yavne, “Israel”, oleh Lucien Bronicki.
Telusuran Aktual.co, Ormat Industries merupakan penyedia teknologi energi alternatif dan  terbarukan.
Awalnya Ormat hanya pemasok peralatan pembangkit listrik. Namun pada 1990-an perusahaan mengubah strategi dan memutuskan untuk tidak hanya menyediakan peralatan pembangkit listrik, tetapi juga untuk memiliki dan mengelola stasiun energi listrik alternatif dan terbarukan.
Pada1991 Industri Ormat terdaftar di Tel Aviv Stock Exchange dan saat ini termasuk dalam Indeks TA-25.
Dikutip dari situs resmi Ormat, Kamis (11/4/2013), partisipasi Ormat dalam proyek Sarulla memasok Converters Energy untuk pembangkit listrik. Selain itu, Ormat, melalui anak perusahaannya Ormat International Inc, memegang kepemilikan saham 12,75% di Sarulla.
Ormat berharap bisa meraup USD 254.000.000 terkait dengan penjualan peralatan selama masa konstruksi Sarulla.
Ormat mengklaim, teknologi mereka memungkinkan reinjeksi hampir 100% dari fluida panas bumi kembali ke dalam reservoir, menjaga kesinambungan daya sumber daya panas bumi sehingga meningkatkan dan mengurangi efek negatif dari gas.
Dita Bronicki, Chief Executive Officer Ormat, mengaku senang dengan proyek Sarulla. “Proyek ini, merupakan kali pertama kami masuk ke Indonesia,” kata Bronicki.
Wakil Presiden Boediono di Jakarta, Kamis (11/4/2013) mengatakan, proyek Sarulla yang sempat dihentikan di tahun 1997 karena krisis ini, mulai berjalan lagi sejak tahun 2003, namun sering mengalami bottleneck.
“Proses ‘debottlenecking’ PLTP Sarulla ini langsung saya kawal sendiri,” kata Boediono.
Wapres Boediono izinkan perusahaan israel garap proyek PLPT Sarulla-jpeg.image Ia menjelaskan, dimulai dengan renegosiasi tarif listrik yang ditetapkan oleh Menteri ESDM, berlanjut dengan pembahasan amandemen ESC/JOC antara konsorsium SOL dengan dua BUMN–PLN dan Pertamina–yang dikawal oleh Menteri BUMN, hingga sampai terbitnya SJKU yang diatur oleh Peraturan Menteri Keuangan.
Salah satu milestone kunci dalam debottlenecking geothermal ini adalah terbitnya Peraturan Bersama (Perber) Menteri ESDM, Menteri Keuangan dan Menteri BUMN tentang status kepemilikan aset panas bumi yang berasal dari kontrak operasi bersama (JOC). (aktual.co)
[www.globalmuslim.web.id]

Perlombaan pembuatan senjata diam-diam berlangsung di seluruh dunia dengan pengembangan robot yang memiliki otonomi untuk memutuskan siapa yang akan hidup dan mati dalam perang masa depan.
Sepenuhnya robot senjata mesin bisa dikerahkan ke medan perang dalam beberapa decade kedepan, ditengah perdebatan moral, konsekuensi etika dan hukum , toh pembuatan  “robot pembunuh” akan memanas di seluruh dunia dalam waktu dekat.
Perencana militer membayangkan sebuah mesin artifisial yang cerdas yang bisa memenangkan perang di masa depan dengan memutuskan siapa musuh yang harus dihentikan, sambil mengurangi nyawa tentara manusia dari pertempuran dengan biaya yang jauh lebih murah.
Robot tidak pernah merasa takut mati, dan manusia hanya dituntut untuk bisa berpikir bagaimana memenangkan perjuangan, bahkan jika musuh menyerang, manusia hanya memberi perintah untuk melumatkan musuh.
“Pengembangan dan penyebaran sistem senjata otomatis dan otonom semakin tidak bisa dihindari, dan setiap upaya pelarangan secara global kemungkinan tidak akan efektif.
“Kemajuan dalam AI [kecerdasan buatan] akan memungkinkan sistem untuk membuat keputusan tempur dan bertindak dalam batasan hukum dan kebijakan tanpa harus memerlukan tenaga manusia,”  Angkatan Udara  USA memperkirakan pada tahun 2009 yang lalu.
Debat publik telah terjadi  tentang konsekuensi dari robot teknologi perang dengan kemampuan membuat “keputusan membunuh”. Mereka menentang gagasan penggelaran mesin tersebut pada bulan ini di Inggris di House of Commons, mereka menuntut perjanjian internasional yang melarang senjata tersebut.
Namun, beberapa perencana militer dan ilmuwan mengatakan perkembangan teknologi senjata tidak bisa dihindari.
Jadi yang disebut robot pembunuh, seperti pesawat drone dan sistem robot penjaga, sudah banyak digunakan. Senjata-senjata ini masih mengandalkan fikiran  manusia untuk memutuskan apakah atau tidak untuk menembak target.
Sedangkan robot senjata nantinya akan dibuat sepenuhnya otonom di masa depan, bagaimanapun, bisa berfungsi tanpa campur tangan manusia.
Israel telah kerahkan senjata otonom pertama , tanpa perintah manusia. Robot itu disebut Harpy,  diprogram untuk mengenali dan secara otomatis mendeteksi radar sinyal bom, laporan kolumnis New York Times Bill Keller.
Israel juga menawarkan “Iron Dome” sistem anti-rudal yang secara otomatis menjatuhkan ratusan rudal yang ditembakkan dari Gaza selama 2012 pada saat konflik Israel-Palestina November.
Mobil robot otonom telah berpatroli di perbatasan Israel selama bertahun-tahun, kata Hugo Guterman dari Ben-Gurion University of the Negev, yang membantu desain “Tomcar”. Menggunakan kamera, laser dan radar dan “memutuskan” apa yang harus dilakukan ketika kejutan serangan muncul, katanya.
Ditanya apakah kendaraan tersebut dilengkapi dengan senjata, “no comment” jawab Guterman .
Amerika Serikat, Inggris, Cina, Rusia, Jerman, dan Korea Selatan juga sibuk mengembangkan senjata robot otonom.
Aktivis senjata Anti- Robot otonom baru baru ini melakukan protes dengan tema “Hentikan Robot Pembunuh” , kampanye ini akan bertemu di London pada tanggal 23 April untuk menyerukan larangan internasional terhadap bentuk senjata tersebut.
“Robot pembunuh” tidak akan memiliki moral manusia yang bisa membatasi korban sipil selama perang, kata mereka, dan mesin tersebut tidak bisa dimintai pertanggungjawaban atas kejahatan perang.
Dan bisa jadi bila robot tersebut dibiarkan otonom di masa depan, suatu saat para robot pun tersebut berbalik dapat melawan tuannya sendiri… (Dz/Alj)
[www.globalmuslim.web.id]

Sebagaimana yang dilansir situs www.france24.com (8/4), menteri Luar Negeri AS John Kerry menekan Turki untuk melanjutkan jalur hubungan normalisasi dengan Israel, saat berbicara di Istanbul hari Minggu kunjungan pertamanya ke Timur Tengah hari Minggu. Dia juga diperkirakan akan membahas masalah Suriah dan Irak.
John Kerry mendesak para pemimpin Turki hari Minggu untuk cepat memulihkan hubungan diplomatik penuh dengan Israel, dua sekutu Amerika , dan melihat stabilitas di Timur Tengah terganggun akibat perang di Suriah, gejolak politik Revolusi Arab dan potensi ancaman yang ditimbulkan oleh program nuklir Iran.
Namun, Turki menuntut agar Israel mengakhiri semua “embargo” terhadap warga Palestina pertama.
Di Istanbul pada sesi pertama perjalanan luar negerinya selama 10 hari, Kerry bertemu dengan Menlu Turki Ahmet Davutoglu yang bertujuan menyatukan kesamaan antara Turki dan Israel yang dimulai saat Presiden Barack berkunjung ke negara Yahudi itu bulan lalu .
Lalu Kerry bertemu hari Minggu dengan Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan sebelum pergi ke Israel.
“Kami ingin melihat hubungan ini sebagai hal penting bagi stabilitas di Timur Tengah dan hal yang kritis terhadap proses perdamaian … untuk kembali ke jalur yang benar dan bekerja penuh,” kata Kerry kepada wartawan pada konferensi pers bersama dengan Davutoglu. Dia mengatakan bahwa hal ini berarti janji untuk “dipenuhinya kompensasi, duta dikembalikannya duta-duta besar dan diperbaikinya hubungan penuh.
Kedua negara sebelumnya adalah mitra dekat, namun hubungan itu anjlok pada tahun  2010 setelah serangan Israel atas armada yang menuju Jalur Gaza. Delapan warga Turki dan seorang Turki-Amerika tewas.
Sebelum meninggalkan Israel dua pekan lalu, Obama mengatur percakapan telepon antara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Erdogan. Netanyahu meminta maaf atas insiden tersebut, dan mengatakan kompensasi diharapkan akan dimulai pada minggu ini.
Namun Davutoglu menyatakan bahwa normalisasi penuh hubungan mungkin akan memakan waktu.
“Ada pelanggaran yang telah dilakukan dan perlu ada pertanggungjawaban,” kata Davutoglu. Dia mengisyaratkan bahwa Turki akan “berhati-hati” untuk menuju pemulihan hubungan penuh, dengan kompensasi dan menuntut diakhirinya pembatasan perdagangan oleh Israel di Jalur Gaza.
“Semua embargo harus dihapuskan seterusnya,” katanya.
Memperbaiki hubungan Turki-Israel telah menjadi tujuan yang lama dicari oleh pemerintahan Obama, dan Amerika Serikat sangat ingin kemajuan yang signifikan saat Erdogan mengunjungi Gedung Putih pada pertengahan Mei.
[www.globalmuslim.web.id]

m_yasin53.jpg (281×179)Pagi ini, Para Hacker dari seluruh Dunia Meretas Situs- situs Israel secara serempak, Entah berapa jumlah mereka yang pasti sampai detik ini di laporkan sudah ada ribuan situs yang terhack, jam 9 pagi ini sbuah data menunjukkan angka 1420. silahkan Klik https://docs.google.com/file/d/0B_j9nHbEe0UUS2xNOGtOWUpqMlU/edit?pli=1
Mereka tidak main- main dengan ancama mereka yang mengatakan “Seraya menunggu hari peringatan peristiwa Holocaust pada 7 April 2013, Israel pun harus bersiap untuk dihapus dari internet tepat pada tanggal tersebut”.
Perang ini sebagai lanjutan dari serangan serupa pada November 2012. Angka ini akan terus bertambah sesuai dengan janji mereka bahwa Israel akan terhapus dari peta internet, Aamiin.[UGT/www.globalmuslim.web.id]


JERUSALEM,  - Panglima militer Israel Let.Jen Benny Gantz akan memutuskan langkah menyusul  gerilyawan Palestina  yang menembakkan rudal anti-tank ke satu jeep militer yang berpatroli di perbatasan Jalur Gaza, Sabtu malam (10/11).
AFP melaporkan empat prajurit Infantri cedera ketika rudal tersebut menghantam satu jeep lapis baja saat kendaraan itu digunakan untuk patroli rutin di sepanjang pagar perbatasan di Jalur Gaza utara, kata militer di dalam satu pernyataan yang dikirim kepada Xinhua.
Satu helikopter militer mengungsikan dua prajurit yang menderita luka serius ke Pusat Medis Soroka di Beersheba. Dua prajurit lagi menderita luka ringan dan sedang dan dibawa ke satu rumah sakit di Kota pantai Ashkelon, kata stasiun TV Israel Channel 2.
Tank Israel menembakkan bom dan senapan mesin berat ke arah tempat yang diduga dijadikan persembunyian gerilyawan di bagian selatan dan timur Jalur Gaza, termasuk sasaran di permukiman Sa`ajiya dan Zeitoun, demikian laporan kantor berita China, Xinhua.
Beberapa roket ditembakkan dari Jalur Gaza ke Kota Sderot, Israel selatan dan Dewan Regional Sha`ar Hanegev tak lama setelah kejadian itu. Suara tanda bahaya udara dibunyikan untuk mengingatkan warga di salah satu permukiman agar berlindung di tempat perlindungan, kata Channel 2. [mam/ant/www.globalmuslim.web.id]

TEL AVIV,  - Kelompok Hak Asasi Manusia (HAM) B'Tselem telah mengunggah sebuah video yang menunjukkan keberutalan polisi Israel yang menganiaya bocah Palestina. Video tersebut menambah bukti kekerasan Israel terhadap anak-anak Palestina.
Relawan mengambil video tersebut di dekat Masjid Ibrahimi di kota Al Khalil (Hebron) bagian selatan Tepi Barat. Salah seorang relawan dari kelompok HAM B'Tselem kemudian mengunggahnya dalam situs Youtube, Senin (2/7) lalu.
Video menunjukan salah seorang polisi perbatasan menangkap seorang bocah sembilan tahun. Bocah bernama Abdul Rahman Burkan tersebut lalu di jatuhkan ke tanah. Sang bocah kontan langsung berteriak saat dijatuhkan. Polisi lain terlihat datang dan langsung mendekati serta menendang Burkan. 
B'Tselem mengatakan dalam sebuah pernyataan, ia telah mengirimkan video tersebut pada para pejabat Israel. Mereka meminta para pejabat menyelidiki petugas tersebut melalui Departemen Investigasi Kepolisian.
Namun, penyelidikan sebelumnya dalam kasus serupa tak berlanjut. Padahal B'Tselem kerap memublikasikan bukti tentara dan polisi Israel yang menyiksa warga Palestina.(yus/rep/www.globalmuslim.web.id]


Negara Zionis Israel pada Minggu (24/6/2012) menyuarakan rasa hormat mereka atas kemenangan Ikhwanul Muslimin dalam pemilihan presiden Mesir dan menyerukan pemerintahan baru di Kairo untuk memelihara perjanjian damai antara kedua negara.

"Israel mengapresiasi proses demokrasi di Mesir dan menghormati hasilnya," sebagaimana dinyatakan secara resmi oleh kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, setelah kandidat Ikhwan, Mohamed Mursi, diumumkan sebagai pengganti antek AS Hosni Mubarak, yang digulingkan tahun lalu.

"Israel berharap bahwa pemerintah Mesir yang baru dapat melanjutkan kerja sama berdasarkan perjanjian perdamaian antara kedua negara, demi kepentingan kedua bangsa dan memberikan kontribusi untuk stabilitas regional," kata pernyataan itu.

Isu kemaslahatan bersama ini telah membuat Israel menahan diri sejak penggulingan Mubarak, yang menjadi jalan bagi munculnya gerakan-gerakan Islam yang sebelumnya ditindas di bawah tiga dekade kekuasaan Mubarak. Gerakan-gerakan ini jelas memperlihatkan permusuhan terhadap negara Yahudi yang justru didukung oleh otoritas Mesir lewat perjanjian damai pada tahun 1979.

Seorang pejabat Israel, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan pemerintah Netanyahu berharap Mursi dan blok parlemen Ikhwanul Muslim akan menempatkan kondisi perekonomian Mesir yang sedang sakit sebagai prioritas utama menjelang dilakukannya revisi dari hubungan bilateral antara negeri muslim tersebut dengan Zionis.

AS pun mendesak Kairo untuk menjaga perdamaian dengan Israel.

"Sepertinya kami benar ketika kami mengatakan bahwa musim semi Arab akan menjadi musim dingin Islam, meskipun negara-negara Barat menertawakan kami pada waktu itu," kata pejabat Israel. Namun dia menambahkan bahwa dia berharap pemerintah baru Mesir akan berusaha untuk menempatkan sikap negarawan dengan bekerja untuk kepentingan negara.

Eli Shaked, seorang mantan duta besar Israel untuk Kairo, mengatakan kepada Radio Tentara Israel bahwa otoritas Morsi kemungkinan akan tercairkan oleh tentara Mesir yang kuat, yang mengandalkan bantuan hibah pertahanan Washington.

Israel Hasson, seorang anggota parlemen dari partai tengah Kadima yang telah menjabat sebagai utusan pemerintah Netanyahu untuk Kairo, mengatakan kemungkinan hubungan bilateral antara kedua negara akan menjadi beku, yang berarti Israel harus menghidupkan kembali kemitraan perdamaian dengan Palestina setelah berbulan-bulan mengalami kebuntuan diplomatik .

Kemenangan Mursi dielu-elukan oleh Hamas, kelompok Islam yang mengatur Gaza.

"Kesimpulan cepat yang bisa ditarik dari pemilu ini adalah bahwa Negara Israel dan Otoritas Palestina memiliki kepentingan bersama dalam membangun koalisi regional," kata Hasson. [arrahmah/www.globalmuslim.web.id]

AL-QUDS  - Ir Amim (organisasi nirlaba Israel untuk konflik Palestina-Israel di Al-Quds) melaporkan bahwa Komite distrik Israel merencanakan dan membangun persetujuan sebuah rencana untuk merampas 1.235 bidang tanah milik Muslim Palestina di desa Waljah selatan di Al-Quds (Yerusalem) yang terjajah untuk membangun "Taman Yahudi".
Pejabat senior dari Ir Amim, Ahmed Sab-Laban mengatakan rencana Israel ini adalah bagian dari skema yang disebut "Taman Emek Refaim" yang merupakan salah satu proyek terbesar Israel terkait taman-taman dan ruang hijau Yahudi di sekitar 5.600 bidang tanah Palestina di Al-Quds.
Sabat Laban menjelaskan bahwa apa yang disebut Otoritas Pengembangan Yerusalem baru-baru ini membuat proposal untuk memperluas skema ini dengan mencaplok 1, 235 bidang tanah Palestina di selatan Al-Quds  untuk membangun apa yang digambarkan sebagai "Taman Nasional Yahudi".
Setelah meneliti masalah ini, pejabat Ir Amim mengatakan, telah menemukan bahwa jalur-jalur lahan yang akan dicaplok adalah wilayah Palestina yang sama yang dipisahkan oleh dinding pemisah Israel di desa Waljah.
"Ratusan pohon dan lahan yang sangat luas dan pertanian hijau sedang dihancurkan di sekitar desa itu dalam rangka memperluas dinding pemisah dan mempersiapkan daerah tersebut untuk pembangunan taman nasional ini," tambah pejabat Ir Amim. (siraaj/arrahmah.com)

Inilah alasan kenapa anak-anak Yahudi yang masih lugu bisa berubah menjadi "monster" terhadap warga Palestina.
Menurut buku terbaru yang akan dirilis akhir bulan ini, penyebabnya adalah karena buku-buku pelajaran sekolah di Israel berisi ajaran-ajaran anti Palestina, dengan pendekatan yang sangat agresif sejak tahun 1990.
Penulis buku, Nurit Peled-Elhanan, seorang profesor di Hebrew University Yerusalem, mengatakan pendekatan ini diajarkan kepada anak sekolah agar mereka memiliki sikap bermusuhan terhadap Palestina setelah mereka bertugas di tentara.
Buku yang berjudul "Palestine in Israeli School Books: Ideology and Propaganda in Education" termasuk penelitian dan bukti-bukti yang menguatkan teori-Peled Elhanan yang melakukan penelitian terhadap puluhan buku sekolah Israel yang diterbitkan sejak tahun sembilan puluhan.
"Saya cari alasan mengapa anak laki-laki Yahudi yang baik-baik bisa berubah menjadi monster ketika mereka bergabung dengan tentara," kata Peled-Elhanan kepada media pekan ini.
"Mereka tidak pernah bertemu secara tatap wajah dengan warga Palestina sewaktu mereka masih anak-anak, selain semua buku teks doktrin kebencian yang mereka kenal," tambah profesor itu.
Di antara teks-teks yang dipelajari, salah satunya menunjukkan bahwa "warga Palestina di Israel menghindari modernisasi dan sedang membangun rumah secara ilegal," sementara yang lain menyatakan bahwa "Palestina telah menjadi masalah demografi mengerikan bagi Israel," lapor media.
Juga, sebuah buku geografi mengatakan "masyarakat Arab ... objek untuk perubahan berdasarkan sifatnya, enggan untuk mengadopsi hal baru dan modernisasi tampaknya berbahaya bagi mereka. "
Peled-Elhanan menyatakan bahwa buku-buku pelajaran sekolah Israel menggambarkan orang Arab sebagai primitif dan kesukuan, surat kabar melaporkan.
Namun studi itu telah memicu kritik dari akademisi Israel yang telah menuduh Peled Elhanan melakukan sentimen anti-Israel, dengan alasan bahwa bias buku tekstu seperti isudah ada di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat.
Namun profesor ini percaya bahwa dirinya telah menggali temuan penting, yang menyatakan pendidikan Israel mengajarkan "kebencian dan xenophobia terhadap Palestina."
Penelitiannya juga mencakup buku teks sekolah umum yang menghilangkan situs Palestina dari peta Yerusalem, yang berjudul "The Historic Capital of the Jewish People" .
"Penelitiannya mengutip salah satu buku teks mengatakan pelarian warga Palestina dari Israel di tengah kekhawatiran hidup mereka setelah pembunuhan Deir Yassin memecahkan masalah demografi mengerikan bagi Israel."
Sementara itu, satu buku teks yang meliputi pembantaian Israel tahun 1953 terhadap warga Palestina di desa Tepi Barat Qibya mengatakan bahwa tindakan itu mengembalikan sedikit kepercayaan dari warga negara Israel dan membangun kembali semangat dan martabat militer.
"Israel menginginkan de-Arabisasi dari seluruh wilayah," katanya. "Pihak berwenang telah sangat berhasil dalam mengajar ini kepada anak-anak dan mereka tahu bahwa mereka tidak akan memiliki prajurit yang baik jika mereka mengubah buku pelajaran sekolah."(fq/aby)



Kendati telah sepakat soal gencatan senjata, pesawat-pesawat tempur Israel melancarkan dua serangan di Gaza utara.
Serangan udara itu dilakukan konon setelah sebuah roket Palestina menghantam kota di Israel selatan, yang mencederai ringan satu orang, kata seorang juru bicara militer.
Beberapa sumber Palestina mengkonfirmasi hanya satu serangan di tempat pemotongan kayu di Kota Gaza utara, yang mengakibatkan kebakaran namun tidak ada korban.
Menurut ketentuan gencatan senjata yang mulai diberlakukan Selasa pagi, baik Israel maupun pejuang Jihad Islam yang bertanggung jawab atas sebagian besar serangan roket setuju menghentikan tembakan mereka. Tidak ada indikasi bahwa serangan-serangan tersebut telah mengakhiri gencatan senjata rapuh yang disponsori Mesir itu.
Pertumpahan darah mulai terjadi Jumat sore ketika serangan udara Israel menewaskan pemimpin Komite Perlawanan Rakyat (PRC), yang menyulut peningkatan tajam kekerasan lintas batas, dimana 15 warga Gaza tewas dan lebih dari 100 roket ditembakkan ke Israel.
Insiden itu merupakan masa 24 jam paling mematikan di dan sekitar Gaza dalam waktu lebih dari tiga tahun.
Sejak itu Israel melancarkan serangan-serangan udara yang menewaskan 25 orang, sebagian besar pejuang Palestina.
Pada Desember 2011, delapan orang tewas dalam serangkaian serangan udara Israel, enam diantaranya gerilyawan. (republika.co.id, 15/3/2012)
Powered by Blogger.