Showing posts with label zionisme. Show all posts

10:13 PM
Ratusan metode penyiksaan terhadap para tahanan Palestina selama interogasi yang dilakukan di tahanan-tahanan Israel telah diamati oleh organisasi HAM dan asosiasi hak-hak narapidana.
Sebuah laporan PBB berisi sekitar 200 metode penyiksaan. Kelompok HAM Israel B’Tselem mendaftar sekitar 105 metode penyiksaan. Terlepas dari angka tersebut, semua laporan ini menunjukkan tingkat parahnya pelanggaran yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina setelah mereka ditangkap.
warga palestina ditahan tentara israelFouad Khuffash, Direktur Studi dan HAM Tahanan Ahrar, menyatakan bahwa penyiksaan itu terbagi dalam dua kategori: fisik dan psikologis. Sebagian percaya bahwa penyiksaan psikologis kurang berbahaya daripada penyiksaan fisik, namun luka-luka mental yang ditinggalkan oleh kedua jenis penyiksaan itu meninggalkan trauma yang lama kepada para tahanan setelah mereka dibebaskan.
Khuffash menambahkan:. “Penyiksaan di penjara-penjara Israel dilakukan sistematis mulai dari saat seorang narapidana ditangkap, bukan dari saat mereka mulai diinterogasi. Ini adalah skenario yang terencana dan bertahap yang bisa berubah sesuai dengan kasus tahanan dan sifat mereka. Para penyidik secara bergantian memainkan berbagai peran yang ditetapkan di awal bagi setiap investigator.”
Fahd Abu Al-Hajj, Direktur Pusat Abu Jihad Lembaga Urusan Tahanan di Universitas Yerusalem, mencatat bahwa ada 73 metode interogasi yang dianggap ” paling populer” di penjara-penjara Israel. Metode-metode itu menunjukkan kebiadaban pendudukan dan kurangnya penghormatan terhadap standar dasar HAM, katanya.
Dia menambahkan: “Tidak ada yang menjadi bukti lebih dari kematian yang berulang dari para tahanan yang diinterogasi, yang terbaru merupakan kematian tahanan Raed Al-Jabari.”
Al-Hajj percaya bahwa penggunaan penyiksaan yang sistematis, diadopsi oleh badan intelijen Israel dan bahwa tidak ada para tahanan yang bisa terhindar dari hal ini di dalam penjara-penjara Israel.
Dia juga menjelaskan bahwa metode-metode itu berkisar dari pemukulan, menempatkan tahanan di bawah air dingin lalu diikuti dengan air panas, memborgol atau menahan mereka dengan tangan mereka di belakang dan kemudian mengikat mereka ke pintu atau jendela untuk jangka waktu yang lama, yang sering berlangsung selama berjam-jam. Para tahanan juga diperintahkan untuk duduk di kursi kemudian dipukuli dengan tongkat hingga mereka tidak sadar. Pemukulan ini dapat menargetkan wilayah-wilayah sensitif dari tubuh mereka yang memiliki potensi untuk meninggalkan efek negatif jangka panjang, kadang-kadang menyebabkan penyakit kronis.
Bentuk-bentuk Penyiksaan
Organisasi HAM Israel B’Tselem mengakui dalam laporannya bahwa 105 metode penyiksaan yang digunakan terhadap para tahanan Palestina dianggap merupakan pelanggaran berat HAM. Sebuah komite HAM PBB dijelaskan penyiksaan di penjara-penjara Israel sebagai “melampaui batas “, dan mencatat bahwa metode-metode brutal penyiksaan oleh Israel termasuk mematahkan punggung, menarik jari-jari dan memutar testis.
Intelijen Israel mendasarkan penyiksaan para tahanan itu pada apa yang disebut sebagai pedoman rahasia yang disetujui pada tahun 1987, setelah pecahnya Intifada pertama. Pedoman ini memungkinkan mereka untuk menerapkan tekanan fisik “ringan” dan psikologis terhadap para tahanan. Hal ini memberikan payung hukum untuk penyiksaan-penyiksaan yang dilakukan oleh agen-agen intelijen Israel.
Dalam 10 tahun terakhir, para interogator mengurangi penggunaan penyiksaan, dan mengganti dari penyiksaan fisik kepada penyiksaan psikologis yang keras yang dapat meninggalkan bekas-bekas luka abadi, sambil terus menggunakan penyiksaan fisik langsung dengan berbagai tingkatan.
Mohammed Kilani, yang telah mengalami banyak interogasi, mencatat bahwa sel-sel isolasinya melebihi dua bulan dari masa tahanan adalah tempat di mana dia dipaksa untuk tetap dirantai ke kursi, dan ini adalah metode penyiksaan yang paling keras yang dia alami.
Dia juga menambahkan bahwa seluruh sistem penjara di seluruh dunia, tidak terdapat metode penyiksaan yang belum terpikirkan atau digunakan oleh otoritas Israel dalam beberapa hal.
Menurut statistik, sekitar 72 tahanan tewas akibat penyiksaan di penjara-penjara Israel sejak tahun 1967, dari jumlah total lebih dari 200 tahanan yang tewas di balik jeruji besi.
Tahanan pertama yang mati akibat disiksa adalah Yousef Al-Jabali yang tewas pada tanggal 4 Januari 1968 di penjara Nablus. Sejak itu, banyak tahanan yang bernasib sama, seperti Qassem Abu Akar, Ibrahim Al-Rai, Abdul Samad Harizat, Attia Za’anin, Mustafa Akkawi, dan lain-lain, termasuk yang paling baru adalah Raed Al-Jabari. (middleeastmonitor.com, 30/10/2014)
[www.globalmuslim.web.id]

3:14 PM
Paspor merupakan dokumen wajib bagi warga sebuah negara untuk memasuki negara lain. Paspor merupakan identitas diri meliputi hak dan kewajiban seseorang di tempat baru dia kunjungi. Jika beberapa waktu lalu ada paspor paling sakti mampu diterima hampir sejagat, termasuk paspor bangsa Israel. Namun kali ini ada sekitar 20 negara yang menolak paspor milik Negeri Zionis itu.
Paspor Israel (ilustrasi).  (wikimedia.org)Dari 20 negara menolak izin masuk bangsa Israel, ada lima paling keras mengharamkan paspor milik warga Negeri Bintang Daud tersebut. Dilansir dari pelbagai sumber termasuk situs israelipassport.com, lima negara ini secara tegas bahkan mengatur dalam undang-undang mereka agar kuat secara hukum tak mau menerima paspor dari negara dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu itu.
Negara mana sajakah itu?
1.    Brunei Darussalam
Ini negara Asia pertama yang melarang warga Israel masuk ke negeri mereka. Pemerintahan Sultan Brunei Darussalam Hassanah Bolkiah secara tegas mengatakan Zionis tidak diterima masuk ke Brunei dengan alasan apa pun.
Jika kedapatan ada warga Israel masuk ke Brunei mereka akan dijatuhi sanksi denda dan diekstradisi dengan biaya yang harus ditanggung pihak Negeri Bintang Daud.
2.    Malaysia
Negara tetangga Indonesia ini juga salah satu yang tidak akan pernah mengizinkan warga Israel masuk ke wilayah mereka. Kalaupun ada urusan sangat mendesak, para pengguna paspor berstempel Bintang Daud itu harus memohon persetujuan menteri urusan dalam negeri. Tentunya dengan birokrasi berbelit-belit.
Sama seperti Indonesia, Malaysia hingga kini belum mempunyai hubungan diplomatik dengan Israel. Tidak satu pun agen pariwisata di Negeri Jiran ini mempunyai paket perjalanan ke wilayah Zionis itu.
3.    Libanon
Wilayah Libanon, terutama Libanon Selatan yang dikuasai oleh kelompok Hizbullah, Israel merupakan musuh bebuyutan yang harus dimusnahkan. Hizbullah bahkan membantu Hamas dalam memerangi Zionis dengan melemparkan roket.
Sementara di Libanon Utara, paspor Israel juga tidak diterima dengan baik. Jika ingin masuk ke wilayah ini mereka harus mengurus perizinan berbelit-belit dan menunggu keputusan menteri dalam negeri. Jika belum permisi, jangan harap mereka bisa memasuki Libanon.
Libanon mempunyai tiga posisi penting pemerintahan yakni presiden dari kalangan Sunni, perdana menteri dari kalangan Syiah, dan ketua parlemen dari kalangan Kristen. Tiga kedudukan ini punya hubungan buruk dengan Yahudi.
4.    Aljazair
Menurut hukum Israel, Aljazair masih negara yang boleh dikunjungi. Namun berbeda sikap dengan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, pemerintah Aljazair melarang keras dan menolak izin masuk warga Zionis ke wilayah mereka.
Pemerintah Aljazair bahkan sering mengutuk Israel sebagai bangsa barbar dan tidak punya muka. Dalam setiap intifada di Jalur Gaza, Aljazair bersama-sama dengan Turki dan Qatar menjadi negara berandil besar dalam membantu warga Gaza, terutama makanan dan obat-obatan. Konflik kali ini pun Aljazair aktif memberikan kontribusinya.
5. Iran
Iran, musuh utama dan terbesar Israel. Bagi Negeri Mullah, Israel bangsa yang menjijikan dan tak pantas berada di pergaulan dunia. Tindakan keras mereka pada Negeri Zionis itu mencapai puncaknya saat kepemimpinan mantan Presiden Mahmud Ahmadinejad. Bahkan dalam Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Iran tak segan-segan menampar delegasi Israel lewat pidato Ahmadinejad yang berkobar.
Meski kini adem ayem dan tidak terlalu terang-terangan menggebuk Negeri Bintang Daud itu namun Presiden Hassan Rouhani tetap tidak mencabut larangan paspor warga Israel masuk ke tanah Iran.
Sebelas dua belas dengan Iran. Israel pun memberlakukan hukum melarang warganya pergi ke Iran. Berdasarkan hukum kebangsaan 1952. Iran berada di urutan pertama negara yang tidak boleh dimasuki oleh warga Zionis kecuali mereka ingin dapat sanksi berat.
[www.globalmuslim.web.id]

3:11 PM

294112 Netanyahu: Serangan Israel di Gaza Akan Terus Lanjut Hingga Perundingan Gencatan Senjata Baru
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan hari Ahad (24/08/2014) kemarin bahwa serangan Israel di Gaza akan terus berlanjut selama diperlukan. Dia juga mengatakan bahwa kelanjutan ini akan berhenti hingga sehari setelah panggilan Mesir untuk gencatan senjata dan perundingan gencatan senjata baru.
Serangan udara Israel telah menewaskan 13 warga Palestina di Jalur Gaza yang terkepung pada hari Ahad dan melukai puluhan lainnya. Sehingga total korban wafat menjadi 2.111. PBB mengatakan 70 persen korban adalah warga sipil Palestina, dan di antaranya adalah 478 anak.
“Operasi Pelindung Edge akan berlanjut sampai tujuannya tercapai. Mungkin akan diperlukan waktu,” kata Netanyahu dari serangan yang diluncurkan pada tanggal 8 Juli.
Pada Ahad sore, Israel telah melakukan 27 serangan dan 50 roket ditembakkan dari Gaza, 47 di antaranya menghantam Israel, kata seorang juru bicara militer.
Lima warga Palestina wafat pada Ahad sore itu. Termasuk tiga anak ketika serangan udara Israel menghantam sebuah rumah di lingkungan Tal al-Zaatar di Jalur Gaza utara. Yang membawa total korban wafat sejak tengah malam sampai 13 orang.
Saksi mengatakan kepada wartawan Ma’an bahwa rudal Israel menghantam sebuah rumah tanpa peringatan, hingga menewaskan lima anggota keluarga. [rika/islampos/maannews]
[www.globalmuslim.web.id]

10:00 AM

Mengenal “Iron Dome” Zionis, Rudal Penangkis Rudal
Mengenal “Iron Dome” Zionis, Rudal Penangkis Rudal
Tel Aviv – Israel dengan kejam terus menyerang kasawan Palestina dengan roket dan pesawat tempur .Sampai saat ini sudah Puluhan nyawa yang tidak berdosa ikut menjadi korban termasuk wanita dan anak-anak. Peperangan antara Israel dan Hamas menjadi tidak seimbang, karena Israel memiliki Iron Dome yang merupakan kubah pelindung, dimana dengan iron dome ini israel dapat meminimalisir serangan balasan dari Hamas.
Seperti dikutip dari CNN, Iron Dome pernah menahan lebih dari ratusan roket yang mengarah ke kota penting Israel, seperti Tel Aviv, Ashdod, Ashkelon, Kiryat Gat dan wilayah lainnya. Sehingga Jumlah korban dari pihak Israel bisa diminimalisir dengan adanya perlindungan ini.
Hari Rabu (9/7) waktu setempat, pihak Israel mengklaim sudah berhasil menangkis 56 roket yang ditembakkan dari Gaza. Mereka menyebut itu serangan dari pihak Hamas.
Namun karena tak ingin kalah dengan Israel, Brigade Izzudin Al-Qassam mengklaim telah menciptakan rudal baru dengan sistem pengacau rudal pertahanan Iron Dome milik Israel itu.
Nah, untuk mengetahui Apa itu Iron Dome, mari kita lihat definisi dan cara kerja Iron Dome itu sendiri. Rudal yang mampu menghadang roket-roket dari tentara perlawanan Gaza.
Apa Iron Dome
Iron Dome berfungsi seperti sebuah kubah yang mengelilingi Israel. Fungsinya untuk mencegah roket masuk ke target vital di negeri Yahudi tersebut.
Ada roket yang langsung dihancurkan, ada juga yang dibiarkan bila mengarah ke area terbuka. Kubah itu dilengkapi radar yang bisa mengidentifikasi target. Ada juga peluncur roket yang bisa bergerak bebas. Sistem ini sangat mudah untuk dipindahkan, hanya butuh beberapa jam saja untuk mempersiapkannya.
Sistem Kerja Iron Dome
Bila sebuah roket ditembakkan dari Gaza, maka ada radar yang mendeteksinya. Radar itu kemudian memberikan informasi ke pusat kontrol yang memprediksi lokasi jatuhnya roket.
Seandainya lokasi jatuh mengarah ke objek vital atau tempat padat penduduk, maka misil akan langsung menghancurkannya. Namun bila jatuh ke area terbuka, akan dibiarkan.
Israel mulai mengembangkan sistem kubah ini sejak 2006. Setelah menjalani berbagai tes, akhirnya baru digunakan pada tahun 2011. Mereka mengklaim bisa mengintersep roket hingga 70 persen.
Kementerian Pertahanan Israel memilih Iron Dome sebagai solusi terbaik dalam pertahanan dari berbagai ancaman dalam waktu singkat. Israel memutuskan membangun sistem pertahanan udaranya setelah Perang Lebanon pada 2006 di mana saat itu, sekitar 4.000 roket menghujani Israel utara dan menewaskan 44 orang.
Peran Amerika dalam Iron Dome
Benteng Udara Israel ini dibuat oleh perusahaan senjata bernama Rafael Advanced Defense System. Iron Dome ini diklaim sebagai satu-satunya sistem pertahanan yang dapat menghalau roket, artileri dan mortir. Termasuk sistem pertahanan udara dari serangan pesawat tempur, helikopter.
Iron Dome ini dapat menghentikan ancaman serangan sejauh 70 kilometer dan dapat beroperasi di segala kondisi cuaca. Alat ini memiliki hulu ledak khusus yang dapat meledakkan target apapun di udara dalam hitungan detik. Pengadaan sistem ini tak lepas dari bantuan dana pemerintahan Presiden AS Barack Obama.
Pada tahun 2014, AS menyediakan US$ 235 juta untuk riset Iron Dome. Setiap baterei dome membutuhkan biaya sekitar US$ 50 juta. Misilnya senilai US$ 62.000.
Negara-negara lain tertarik untuk menggunakan sistem ini, seperti Korea Selatan dan beberapa negara bagian NATO di Eropa. (*akp)
Rep: Muhammad Ishaq
Editor: Muhammad Ishaq
[www.globalmuslim.web.id]

9:47 AM

Mendengar alarm roket, Netanyahu ngacir saat konferensi pers

Ilustrasi - Mendengar alarm roket, Netanyahu ngacir saat konferensi pers
TEL AVIV – Perdana Menteri “Israel” Benjamin Netanyahu tiba-tiba mengakhiri konferensi persnya pada Jum’at (11/7/2014) setelah ia mendengar alarm roket, sebagaimana dilansir oleh MEMO.
Palestina mengumumkan bahwa mereka akan menembakkan roket buatan sendiri yang menjangkau Netanyahu menyampaikan konferensi persnya.
Al-Qassam mengumumkan peluncuran dan roket lain di Dimona Shiva Negev.
Sikap Netanyahu mengundang respon dari para pembaca di MEMO yang menganggap bahwa Netanyahu adalah seorang pengecut dan seorang “bapaknya iblis”.
ahkan orang Palestina yang mengumumkan akan menembakkan roket, Anda sudah merasa hampir mati! Tapi lihatlah apa yang telah Anda lakukan? telah membakar anak-anak tak berdosa di tanpa simpati apapun! Semoga Allah menghukum Anda perlahan-lahan seperti apa yang telah A Sharon dapatkan, segera…,” tulis sebuah komentar yang bernama #Tun Teja.
“Tidak akan ada lagi tindakan tidak bermoral rezim fasis Anda yang luput dari hukuman atas kejahatan Anda terhadap kemanusiaan.Orang-orang mengawasi Anda. kemarahan tumbuh hari demi hari. tidak akan lagi mentolerir propaganda dan intimidasi Anda gunakan untuk mendominasi media dan untuk membenarkan kampanye genosida terhadap rakyat Palestina. akan terus memantau untuk memperhitungkan tindakan kriminal Anda,” kata sebuah komentar yang lain.
(ameera/arrahmah.com)
[www.globalmuslim.web.id]

9:44 AM
Kedutaan Besar Israel untuk Indonesia
JAKARTA -- Serangan udara Israel ke Jalur Gaza telah menimbulkan ratusan korban jiwa, sebagian besar perempuan dan anak-anak. Kini, pasukan zionis berupaya untuk melancarkan serangan darat lewat tank dan senjata canggih.

Di tengah serangan membabi-buta tersebut, terdapat upaya justifikasi dari pembela Israel-Indonesia di dunia maya. Lewat Facebook, sebuah akun bernama 'Kedutaan besar Israel untuk Indonesia' membela aksi militer Israel tersebut.

"Berbeda dengan teroris Hamas, IDF melakukan segala cara untuk menghindari adanya korban pihak sipil. Hamas menggunakan anak-anak sebagai 'perisai' mereka dalam rangka ingin membuat dunia memojokkan Israel, IDF justru membatalkan serangan jika ada tanda kemunculan anak-anak di zona target," tulis sebuah status dalam akun tersebut.

"Saat sirine berbunyi, waktu terasa seolah-olah berhenti. Hanya kurang dari 1 menit durasi waktu yang dimiliki oleh warga Israel dari berbagai kalangan dan agama untuk menyelamatkan diri ke tempat yang aman. Personil IDF kami tidak suka menempatkan warga sipil di barisan depan saat serangan datang,"tulis statusnya yang lain.

IDF alias Israel Defense Forces merupakan sayap militer dari pasukan keamanan Israel. Layaknya militer, IDF memiliki kekuatan angkatan udara, angkatan darat, hingga angkatan laut. Untuk menyerang Jalur Gaza, Israel menggunakan IDF sebagai ujung tombak.

Di lamannya, 'Kedutaan besar Israel untuk Indonesia' menulis, akun tersebut ada sejak Israel dan Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik formal, akun itu disebut berfungsi sebagai rumah untuk teman-teman Israel-Indonesia di Facebook.
Pada salah satu komentarnya, akun tersebut menulis, jika mereka memiliki beberapa teman Indonesia untuk menerjemahkan status facebook ke bahasa Indonesia agar dapat dimengerti oleh rakyat Indonesia. Akun tersebut bergabung dengan Facebook pada 27 Juli 2010. Hingga saat ini, akun itu mendapat jempol (like) dari 168.535.
[www.globalmuslim.web.id]

9:44 AM
Al-Qassam mengaku empat tentara Israel terluka setelah disergap di utara Jalur Gaza. “Shayetet 13” adalah elit komando AL “Israel” yang setara dengan US Navy SEAL
Mujahidin Al-Qassam Sergap Elit Komando Israel “Shayetet 13″
Pasukan katak Izzuddin al-Qassam
Hidayatullah.com—Kelompok pejuang Hamas mengabarkan, sayap militernya Izzuddin Al-Qassam dikabarkan telah memukul balik unit Kommando Zionis -Israel dalam serangan darat.
Dalam sebuah video terbarunya yang dirilis melalu akun resmi Al-Qassam,  para mujahidin melakukan serangan tank milik Zionis di dekat instalasi militer Zakim.
Al Qassam juga mengabarkan telah menyergap unit komando Israel “Shayetet 13″ dari empat arah. Namun hingga kini belum jelas berapa korban dari kubu Israel.
Namun al-Qassam mengaku empat tentara Israel terluka setelah disergap di utara Jalur Gaza.
“Shayetet 13” adalah elit komando angkatan laut “Israel” yang konon dikabarkan sedibanding dengan US Navy SEAL. Hanya saja yang membedakan keduanya, para mujahidin mencari mati dan pasukan penjajah Israel dikenal takut mati.*
[www.globalmuslim.web.id]

4:19 PM
israel dan al sisiSebuah laporan yang dimuat surat kabar Israel Yedioth Ahronoth mengatakan bahwa rezim al-Sisi telah mendapat penawaran rahasia dari Israel.
Menurut komentator surat kabar urusan militer Ron Ben-Yishai, Israel mempertahankan “hubungan rahasia” dengan Al-Sisi dan rezim Arab lainnya yang memiliki kepentingan bersama dengan Israel.
Laporan tersebut memuji Al-Sisi karena tidak mengundang Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam upacara pelantikan presiden pada hari Minggu. Hal itu menunjukkan bahwa ketidakstabilan di Mesir dan dunia Arab membutuhkan “tingkat ketenangan” dalam hubungan timbal balik dengan Kairo, dan bahwa kebijakan ini juga harus diperluas bagi para sekutu Arab lainnya untuk mempertahankan hubungan “di bawah meja”.
“Israel harus menangkap peluang yang diperoleh setelah Musim Semi Arab untuk membangun dan mengembangkan hubungan baik dengan negara-negara tetangganya,” kata laporan itu. “Namun, pada saat yang sama, negara itu harus berhati-hati untuk tidak tampak terlalu bersahabat dengan satu negara Arab. Saat ini setiap hubungan antara Israel dan rezim Arab tidak perlu ditampilkan secara terbuka. Yang kita perlu adalah mengembangkan hubungan kita untuk mengalahkan tujuan mereka.”
Laporan itu menambahkan bahwa Mesir harus dianggap sebagai “faktor stabilisasi di kawasan itu” karena komitmennya terhadap perjanjian damai.
Mengenai hubungan dengan Arab Saudi, Israel memiliki kepentingan pemulihan ekonomi Mesir, tambahnya. “Namun, Israel tidak perlu mengungkapkan hubungan dekatnya dengan negara-negara Arab.”
“Dalam praktiknya, sejak terjadinya huru-hara di negara Arab, hubungan semi-kemitraan yang tenang telah muncul antara Israel, Yordania, Arab Saudi dan Mesir. Namun, kita tidak boleh mengumumkannya dengan lantang. Mengapa? Karena ada kemungkinan perekonomian Mesir akan terus memburuk, kemudian kemarahan rakyat Mesir akan beralih ke Israel, dan mungkin tentara Mesir harus bertindak.”
Penulis menyerukan “pola pikir baru atas keamanan Israel” berdasarkan “kemitraan yang tenang” dengan wilayah tersebut.
Dia menyimpulkan bahwa rezim al-Sisi adalah sebuah kasus yang unik. “Ini karena Israel memiliki kunci akses ke AS dan setiap bantuan militer dan ekonomi dari negara itu. Adapun rezim Mesir memiliki kunci untuk menenangkan perbatasan barat Israel.” (middleeastmonitor.com, 9/6/2014 )
[www.globalmuslim.web.id]


end+of.jpg (1280×1024)Oleh, Syaikh Abu Usamah Salim bin Ied al-Hilali

Nubuwat al-Qur’an Tentang Kebinasaan Bangsa Yahudi

Wahai saudara-saudaraku kaum muslimin yang dimuliakan Allah …

Berbesar hatilah, karena Allah Azza wa Jalla berfirman:

وَقَضَيْنَا إِلَى بَنِي إِسْرَائِيلَ فِي الْكِتَابِ لَتُفْسِدُنَّ فِي الأَرْضِ مَرَّتَيْنِ وَلَتَعْلُنَّ عُلُوًّا كَبِيرًا  فَإِذَا جَاء وَعْدُ أُولاهُمَا بَعَثْنَا عَلَيْكُمْ عِبَادًا لَّنَا أُوْلِي بَأْسٍ شَدِيدٍ فَجَاسُواْ خِلاَلَ الدِّيَارِ وَكَانَ وَعْدًا مَّفْعُولاً  ثُمَّ رَدَدْنَا لَكُمُ الْكَرَّةَ عَلَيْهِمْ وَأَمْدَدْنَاكُم بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَجَعَلْنَاكُمْ أَكْثَرَ نَفِيرًا  إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا فَإِذَا جَاء وَعْدُ الآخِرَةِ لِيَسُوؤُواْ وُجُوهَكُمْ وَلِيَدْخُلُواْ الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوهُ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَلِيُتَبِّرُواْ مَا عَلَوْاْ تَتْبِيرًا  عَسَى رَبُّكُمْ أَن يَرْحَمَكُمْ وَإِنْ عُدتُّمْ عُدْنَا وَجَعَلْنَا جَهَنَّمَ لِلْكَافِرِينَ حَصِيرًا

“Dan Telah kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi Ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar”. Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, kami datangkan kepadamu hamba-hamba kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan Itulah ketetapan yang pasti terlaksana. Kemudian kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar. Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai. Mudah-mudahan Tuhanmu akan melimpahkan rahmat(Nya) kepadamu; dan sekiranya kamu kembali kepada (kedurhakaan) niscaya kami kembali (mengazabmu) dan kami jadikan Neraka Jahannam penjara bagi orang-orang yang tidak beriman.” ( QS al-Israa’ 17:4-8)

Pertama : Ayat ini menegaskan terjadinya dua kerusakan yang dilakukan oleh Bani Israil. Sekiranya dua kerusakan yang dimaksud sudah terjadi pada masa lampau, maka sejarah telah mencatat bahwa Bani Israil telah berbuat kerusakan berkali-kali, bukan hanya dua kali saja. Akan tetapi yang dimaksudkan di dalam Al-Qur’an ini merupakan puncak kerusakan yang mereka lakukan. Oleh karena itulah Allah mengirim kepada mereka hamba-hamba-Nya yang akan menimpakan azab yang sangat pedih kepada mereka.

Kedua : Dalam sejarah tidak disebutkan kemenangan kembali Bani Israil atas orang-orang yang menguasai mereka terdahulu. Sedangkan ayat di atas menjelaskan bahwa Bani Israil akan mendapatkan giliran mengalahkan musuh-musuh yang telah menimpakan azab saat mereka berbuat kerusakan yang pertama. Allah mengatakan : “Kemudian kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali.”

Ketiga : Sekiranya yang dimaksudkan dengan dua kerusakan itu adalah sesuatu yang telah terjadi, tentulah tidak akan diberitakan dengan lafazh idza, sebab lafazh tersebut mengandung makna zharfiyah (keterangan waktu) dan syarthiyah (syarat) untuk masa mendatang, bukan masa yang telah lalu. Sekiranya kedua kerusakan itu terjadi di masa lampau, tentulah lafazh yang digunakan adalah lamma bukan idza. Juga katalatufsidunna (Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan), huruf laam dan nuun berfungsi sebagai ta’kid(penegasan) pada masa mendatang.

Keempat : Demikian pula firman Allah : “dan Itulah ketetapan yang pasti terlaksana” menunjukkan sesuatu yang terjadi pada masa mendatang. Sebab tidaklah disebut janji kecuali untuk sesuatu yang belum terlaksana.

Kelima : Para penguasa dan bangsa-bangsa yang menaklukan Bani Israil dahulu adalah orang-orang kafir dan penyembah berhala. Namun bukankah Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengatakan dalam ayat di atas : “Kami datangkan kepadamu hamba-hamba kami yang mempunyai kekuatan yang besar”. Sifat tersebut mengisyaratkan bahwa mereka itu adalah orang-orang yang beriman, bukan orang-orang musyrik atau penyembah berhala. Pernyertaan kata “Kami” dalam kalimat di atas sebagai bentuk tasyrif (penghormatan). Sementara kehormatan dan kemuliaan itu hanyalah milik orang-orang yang beriman.

Keenam : Dalam aksi pengerusakan kedua yang dilakukan oleh Bani Israil terdapat aksi penghancuran bangunan-bangunan yang menjulang tinggi (gedung pencakar langit). Sejarah tidak menyebutkan bahwa pada zaman dahulu Bani Israil memiliki bangunan-bangunan tersebut.
Kesimpulan : Hakikat dan analisa ayat-ayat di atas menegaskan bahwa dua aksi pengerusakan yang dilakukan oleh Bani Israil akan terjadi setelah turunnya surat al-Israa’ di atas.
Realita : Sekarang ini bangsa Yahudi memiliki daulah di Baitul Maqdis. Mereka banyak berbuat kerusakan di muka bumi. Mereka membunuhi kaum wanita, orang tua, anak-anak yang tidak mampu apa-apa dan tidak dapat melarikan diri. Mereka membakar tempat isra’ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam dan merobek-robek kitabullah. Mereka melakukan kejahatan di mana-mana hingga mencapai puncaknya.
Mereka menyebarkan kenistaan, kemaksiatan, kehinaan, pertumpahan darah, pelecehan kehormatan kaum muslimin, penyiksaan dan pelanggaran perjanjian.
Jadi, aksi pengerusakan yang kedua sedang berlangsung sekarang dan telah mencapai titik klimaks dan telah mencapai puncaknya. Sebab tidak ada lagi aksi pengerusakan yang lebih keji daripada yang berlangsung sekarang.
Adakah aksi yang lebih keji daripada membakar rumah Allah?
Adakah aksi pengerusakan yang lebih jahat daripada merobek-robek kitabullah dan menginjak-injaknya?
Adakah aksi pengerusakan yang lebih sadis daripada membunuhi anak-anak, orang tua dan kaum wanita serta mematahkan tulang mereka dengan bebatuan?
Adakah aksi pengerusakan yang lebih besar daripada pernyataan perang secara terang-terangan siang dan malam melawan Islam dan para juru dakwahnya?
Sungguh demi Allah, itu semua merupakan aksi pengerusakan yang tiada tara!!!
Lalu Allah Azza wa Jalla melanjutkan firman-Nya : “dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai”.
Artinya, hamba-hamba Allah kelak akan meruntuhkan apa saja yang dibangun dan dikuasai oleh bangsa Yahudi. Mereka akan menggoyang benteng Yahudi dan meluluhlantakkan serta meratakannya dengan tanah. Sebelumnya, tidak pernah disaksikan bangunan-bangunan menjulang tinggi di tanah Palestina kecuali pada masa kekuasaan Zionis sekarang ini. Gedung-gedung pencakar langit dan rumah-rumah pemukiman dibangun di setiap jengkal tanah Palestina yang diberkahi.
Kami katakan kepada mereka : Dirikanlah terus wahai anak keturunan Zionis, tinggikan bangunan sesukamu! Sesungguhnya kehancuran kalian di situ dengan izin Allah.
Dan tak lama lagi kalian akan luluhlantak dan tertimpa bangunan kalian itu! Dan Allah takkan memungkiri janjinya : “dan Itulah ketetapan yang pasti terlaksana”.
Penguasaan Masjidil Aqsha tidak disebutkan pada kali yang pertama dan disebutkan pada kali yang kedua.
Sebab penguasaan Masjidil Aqsha oleh kaum muslimin akan berakhir. Kalaulah belum berakhir berarti penguasaan yang kedua merupakan lanjutan dari yang pertama. Akan tetapi berhubung penguasaan Masjidil Aqsha yang pertama akan berakhir, maka penguasaan untuk yang kedua kalinya merupakan peristiwa baru.
Dan itulah realita yang terjadi! Penguasaan pertama telah berakhir sesudah bangsa Yahudi menguasai al-Quds serta beberapa wilayah tanah Palestina lainnya dalam satu serangan yang sangat sporadis pada tahun 1967, orang-orang menyebutnya tahun kekalahan. Sebelumnya pada tahun 1948 mereka sebut dengan tahun kemalangan.
Penguasaan yang pertama berakhir disebutkan karena adanya faktor penghalang yang menghalangi kaum muslimin untuk menguasainya. Penghalang itu merupakan musuh bagi Islam dan kaum muslimin. Dan cukuplah Yahudi sebagai musuh bebuyutan yang sangat menentang Islam, kaum muslimin dan para pembela Islam.
Maka kita harus membebaskan tanah kita yang dirampas dan membuat perhitungan dengan mereka serta menyalakan api kebencian terhadap mereka!!! Sudah tergambar pada wajah mereka tanda-tanda kemalangan dan kehinaan.
Kaum muslimin akan kembali menguasai Masjidil Aqsha –insya Allah- sebagaimana kaum salafus shalih menguasainya pertama kali. Sebab kehancuran kedua yang telah dijanjikan oleh Allah dalam firman-Nya : “dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama”.
Kita sedang menanti peristiwa itu sebagai kebenaran janji Allah dan kebenaran berita-berita RasulullahShallallahu ‘alaihi wa Salam. Pada hari itu kaum muslimin bergembira dengan pertolongan dari Allah Azza wa Jalla.[2]
Nubuwat as-Sunnah ash-Shahihah tentang Kebinasaan Bangsa Yahudi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam telah mengabarkan bahwa kaum muslimin akan berperang melawan bangsa Yahudi, beliau Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda :
“Tidak akan tiba hari kiamat sehingga kaum muslimin berperang melawan Yahudi. Sampai-sampai apabila orang Yahudi bersembunyi di balik pepohonan atau bebatuan, maka pohon dan batu itu akan berseru, ‘wahai Muslim, wahai hamba Allah, ini orang Yahudi ada bersembunyi di balikku, kemarilah dan bunuhlah ia.’ Kecuali pohon Ghorqod, karena ia adalah pohon Yahudi.” (Muttafaq ‘alaihi dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu).
Diriwayatkan oleh Syaikhaini (Bukhari dan Muslim) dari Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda : “Kalian benar-benar akan membunuhi kaum Yahudi, sampai-sampai mereka bersembunyi di balik batu, maka batu itupun berkata, ‘wahai hamba Allah, ini ada Yahudi di belakangku, bunuhlah dia!’.”
Hadits-hadits di atas menunjukkan bahwa :
Pertama : Akan datang masa sebelum datangnya hari kiamat bahwa kaum muslimin dan bangsa Yahudi akan mengalami peperangan besar dan ini adalah suatu hal yang pasti akan terjadi.
Kedua : Bangsa Yahudi akan dibantai oleh kaum muslimin, dan hal ini terjadinya di bumi Palestina, dan saat itu seluruh pepohonan dan bebatuan yang dijadikan tempat persembunyian bangsa Yahudi akan berseru memanggil kaum muslimin untuk membunuh mereka, kecuali pohon Ghorqod.
Ketiga : Hal ini menunjukkan bahwa kemenangan berada di tangan Islam dan kehinaan akan meliputi bangsa Yahudi yang terlaknat dan terkutuk.
Keempat : Berkaitan dengan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam yang diriwayatkan oleh Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma di atas, dimana Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda “latuqootilunna” (Kalian benar-benar akan membunuhi kaum Yahudi) yang disertai dengan lam dan nun sebagai ta’kid(penegasan) akan kepastian hal ini. Khithab (seruan) Nabi ini adalah kepada para sahabat, hal ini menunjukkan secara sharih bahwa masa depan adalah milik Islam saja –biidznillahi-, namun haruslah dengan metode para sahabat Nabi dan kaum salaf yang shalih.
Kelima : Berkaitan dengan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu di atas, dimana Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda tentang seruan batu dan pohon : “Wahai muslim, wahai hamba Allah…” yang menunjukkan manhaj tarbawi (pendidikan) ishlahi (pembenahan) yang ditegakkan di atas manifestasi tauhid dan al-‘Ubudiyah (penghambaan) yang merupakan cara di dalam menegakkan syariat Islam di muka bumi dan melanggengkan kehidupan Islami berdasarkan manhaj nabawi.[3]
Tha`ifah al-Manshurah adalah Pembebas Negeri Syam al-Muqoddasah
Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberkahi negeri Syam di dalam kitab-Nya al-Majid (yang terpuji) di dalam 5 ayat, sebagai berikut :
“Dan kami selamatkan Ibrahim dan Luth ke sebuah negeri yang kami Telah memberkahinya untuk sekalian manusia.” (QS al-Anbiyaa’ 21:71)
“Dan (telah kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang Kami telah memberkatinya, dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS al-Anbiyaa’ 21:81)
“Dan kami pusakakan kepada kaum yang telah ditindas itu, negeri-negeri bahagian timur bumi dan bahagian baratnya yang telah Kami beri berkah padanya, dan telah sempurnalah perkataan Tuhanmu yang baik (sebagai janji) untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka, dan kami hancurkan apa yang telah dibuat Fir’aun dan kaumnya dan apa yang telah dibangun mereka.” ( QS al-A’raaf 7:137)
“Dan kami jadikan antara mereka dan antara negeri-negeri yang kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang berdekatan dan kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan, berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan dengan aman.” (QS Sabaa` 34:18)
“Maha Suci Allah, yang Telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya.” ( QS al-Israa` 17:1)
Seluruh ayat di atas menunjukkan akan keutamaan dan keberkahan negeri Syam, tidak diketahui adanya perselisihan para ulama tafsir tentangnya. Negeri Syam adalah negeri yang memiliki fadhilah (keutamaan) dibandingkan negeri-negeri lainnya.
Di negeri inilah risalah-risalah kenabian banyak diturunkan, para rasul banyak diutus dan menjadi tempat hijrah para Nabi Allah. Di dalamnya terdapat kiblat pertama kaum muslimin, di-isra`kannya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam. Di dalamnya Dajjal akan binasa di tangan al-Masih ‘alaihi Salam, demikian pula Ya’juj dan Ma’juj serta bangsa Yahudi akan binasa.
Namun negeri ini kini terampas dan terjajah, dirampas dan dijajah oleh bangsa terburuk di muka bumi ini. Namun penjajahan mereka atas bumi Palestina dan Syam adalah penggalian kuburan bagi mereka sendiri. Karena Nabi yang mulia telah memilih negeri ini sebagai bangkitnya ath-Tha`ifah al-Manshurah (golongan yang mendapat pertolongan) yang akan membinasakan bangsa Yahudi dan membebaskan negeri Syam dari kekuasaan mereka serta menegakkan Islam sebagai agama yang haq.
Berikut ini adalah hadits-hadits yang menjelaskannya:
Pertama : Hadits ‘Imran bin Hushain radhiyallahu ‘anhu : “Akan senantiasa ada segolongan dari umatku, yang berperang di atas kebenaran, yang menampakkan (kebenaran) terhadap orang-orang yang mencela mereka, hingga terbunuhnya orang yang terakhir dari mereka, yaitu al-Masih ad-Dajjal.” (HR Abu Dawud : 2484; Ahmad : IV/329 dan IV/343; ad-Daulabi dalam al-Kuna : II/8; al-Lalika`i dalam Syarh I’tiqod ‘Ushulis Sunnah no. 169; dan al-Hakim : IV/450; dari jalan Hammad bin Salamah, meriwayatkan dari Qotadah, dari Mutharif).
Al-Hakim berkata : “Shahih menurut syarat Muslim” dan Imam adz-Dzahabi menyepakatinya. Syaikh Salim berkata : “Hadits ini sebagaimana yang dikatakan oleh al-Hakim”.
Dan menyertai (tabi’) riwayat ini adalah riwayat dari Abul ‘Alaa` bin asy-Syakhir dari saudaranya Mutharif, dikeluarkan oleh Ahmad (IV/434), dan Syaikh Salim berkomentar : “isnadnya shahih menurut syarat imam yang enam.”
Kedua : Hadits Salamah bin Nufail radhiyallahu ‘anhu : “Saat ini akan tiba masa berperang, akan senantiasa ada segolongan dari umatku yang menampakkan (kebenaran) di hadapan manusia, Allah mengangkat hati-hati suatu kaum, mereka akan memeranginya dan Allah Azza wa Jalla menganugerahkan kepada mereka (kemenangan), dan mereka tetap dalam keadaan demikian, ketahuilah bahwa pusat negeri kaum mukminin itu berada di Syam, dan ikatan tali itu tertambat di punuk kebaikan hingga datangnya hari kiamat.” (HR Ahmad : IV/104; an-Nasa`i : VI/214-215; Ibnu Hibban : 1617-Mawarid; al-Bazzar dalam Kasyful Astaar : 1419; dari jalan al-Walid bin Abdurrahman al-Jarsyi dari Jabir bin Nufair.)
Syaikh Salim berkata : “Dan isnad ini shahih menurut syarat Muslim.”
Ketiga : Hadits Qurrah radhiyallahu ‘anhu : “Apabila penduduk negeri Syam telah rusak, maka tidak ada lagi kebaikan bagi kalian. Akan senantiasa ada segolongan dari umatku yang mendapatkan pertolongan, tidaklah membahayakan mereka orang-orang yang menyelisihi mereka hingga datangnya hari kiamat.” (HR at-Tirmidzi : 2192; Ahmad : V/34; al-Lalika`i : 172; Ibnu Hibban : 61; al-Hakim di dalam Ma’rifatu ‘Ulumul Hadits hal. 2; dari jalan Syu’bah bin Mu’awiyah bin Qurrah, dari ayahnya secara marfu’)
Imam at-Tirmidzi berkata : “hadits hasan shahih.” Syaikh Salim berkomentar : “Hadits ini shahih menurut syarat Syaikhaini (Bukhari dan Muslim).”
Keempat : Hadits Sa’ad bin Abi Waqqosh radhiyallahu ‘anhu yang memiliki dua lafazh yang berbeda, yaitu :
Pertama : Beliau berkata, bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam : “Akan senantiasa ada segolongan dari umatku yang menampakkan (diri) di atas kebenaran, yang senantiasa perkasa hingga hari kiamat.” (HR al-Lalika`i di dalam Syarh Ushul I’tiqod Ahlis Sunnah wal Jama’ah : 170).
Kedua : Beliau berkata, bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam : “Akan senantiasa penduduk Maghrib (barat) menampakkan kebenaran hingga datangnya hari kiamat.” (HR Muslim : XIII/68-Nawawi; Abu Nu’aim di dalam al-Hilyah : III/95-96; as-Sahmi di dalam Tarikh Jurjaan : 467; dan selainnya dari jalan Abu Utsman al-Hindi)
Syaikh Salim berkomentar : “Iya, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam telah menjelaskan negeri al-Firqah an-Najiyah dengan penjelasan yang terang yang tidak ada lagi keraguan padanya, dan beliau mengabarkan bahwa negeri itu adalah Syam yang diberkahi dan penuh kebaikan.”
Dan penjelasan Syaikh Salim al-Hilali di sini ditopang oleh penjelasan berikut :
Hadits Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu yang diriwayatkan oleh ‘Umair dari Malik bin Yakhomir, Mu’adz berkata : “Dan mereka ini (ath-Tha`ifah al-Manshurah) berada di Syam.” Dan ucapan ini dihukumi marfu’ karena tidaklah diucapkan dengan ra’yu (pendapat) dan ijtihad.
Hadits Sa’ad di atas : “Akan senantiasa penduduk Maghrib (barat) menampakkan kebenaran hingga datangnya hari kiamat.” Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullahu menukil dalam kitabnya Manaqib asy-Syam wa Ahluhu (hal. 72-77) ucapan Imam Ahmad bin Hanbal : “Penduduk Maghrib, mereka adalah penduduk Syam.
Syaikh Salim mengomentari : “Saya sepakat dengan dua alasan :
Pertama adalah, bahwa seluruh hadits-hadits di atas menjelaskan bahwa mereka adalah penduduk Syam.
Kedua, bahasa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam dan penduduk Madinah tentang “penduduk Maghrib (barat)” maksudnya adalah penduduk Syam, karena mereka (penduduk Maghrib) berada di barat mereka (Rasulullah dan para sahabatnya), sebagaimana bahasa mereka tentang “penduduk Masyriq (timur)” adalah penduduk Nejed dan Irak. Karena Maghrib (barat) dan Masyriq (timur) adalah perkara yang nisbi (relatif).
Seluruh negeri yang memiliki barat maka bisa jadi merupakan bagian timur bagi negeri lainnya dan sebaliknya. Dan yang menjadi pertimbangan di dalam ucapan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam ini tentang barat dan timur adalah tempat beliau mengucapkan hadits ini, yaitu Madinah.”
Kesimpulan : Negeri Syam adalah negeri ath-Tha`ifah al-Manshurah yang akan menampakkan kebenaran, tidaklah akan membahayakan mereka orang-orang yang menyelisihi dan mencela mereka, mereka akan mendapatkan kemenangan dari Allah dan mereka tetap dalam keadaan demikian sampai datangnya hari kiamat. Ath-Tha’ifah al-Manshurah inilah yang akan memenangkan Islam dan membebaskan negeri Syam dari belenggu penjajahan bangsa Yahudi yang terlaknat, dan merekalah yang akan membinasakan bangsa Yahudi terlaknat ini.
Catatan Kaki

[1] Sengaja kami pilih kata Nubuwat daripada kata ramalan, karena kata nubuwat lebih sesuai dan pantas daripada penggunaan kata ramalan. Kata ramalan seringkali berasosiasi dengan klenik, khurafat, takhayul ataupun metafisika. Sedangkan nubuwat maka asosiasinya adalah dengan wahyu : al-Qur’an atau as-Sunnah yang shahih.
[2] Disarikan dari “Jama’ah-Jama’ah Islamiyah Ditimbang Menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah” (terj. Al-Jama’at al-Islamiyyah fi Dhou’il Kitaabi was Sunnah), karya Syaikh Salim bin Ied al-Hilaly, pent. Ust. Abu Ihsan al-Atsari, Pustaka Imam Bukhari, Jilid I, cet. I, Juni 2003, hal. 90-108.
[3] Dipetik secara ringkas dan bebas dari artikel yang berjudul Haditsu Qitaali al-Yahuudi Riwaayatan

*Disarikan dari artikel yang berjudul ath-Tha`ifah al-Manshurah wal Bilaad al-Muqoddasah, karya Syaikh Abu Usamah Salim bin Ied al-Hilali, dalam Majalah al-Asholah, no. 30, th, V, hal. 17-21.{Pizaro/BringBackIslam/www.globalmuslim.web.id]

3:49 PM
 

KARTASURA (Voa Islam) – Bertempat di gedung Islamic Center Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Wilayah Jawa Tengah di Pabelan , Kartasura semalam (Selasa, 29/04/2014) digelar acara untuk mengupdate berita terkini Suriah. Hadir selaku pembicara adalah Ustadz Ferry Nur, Ustadz Irhamuddin, dan Abah Kasum dengan didampingi langsung oleh Ustadz Aris Munandar selaku pimpinan DDII Jawa Tengah.

Mengawali acara, Ustadz Aris Munandar kembali mengingatkan optimisme akan kembalinya kejayaan Islam. Beliau menyampaikan perkataan Umar bin Khoththob rodhiyallohu ‘anhu saat beliau berada di bumi Syam dan menerima kunci kota Baitul Maqdis. Umar bin Koththob memuji Alloh Azza wa Jalla yang telah memuliakan ummat ini dengan Islam. Dimana tanpa Islam tidak mungkin kemulian berupa kemenangan di bumi Syam itu didapatkan kaum muslimin.

Ustadz Aris Munandar juga menyampaikan perubahan pembicara yang semula adalah Ustadz Andre Kurniawan asal Malang. Ustadz Andre ternyata belum bisa kembali ke tanah air karena belun bisa keluar dan masih berada di Suriah.

Menurut Ustadz Aris, Zionis Yahudi pernah mengupayakan makar buruk berupa serangan kepada Ustadz Andre saat umroh namun –Alhamdulillah- makar tersebut digagalkan Alloh Azza wa Jalla. Ustadz Andre yang diamanahkan memegang Sekolah Tinggi Tahfizhul Qur-an di Malang ini dikenal amat memahami gerakan Yahudi untuk Indonesia yang berpusat di Malang.

Syaikh Abdul Majid Az Zindani dari Yaman telah mengungkapkan bahwa berdirinya Khilafah Islamiyah dengan segala prosesnya sedang dalam perjalanan. Hal ini juga sudah disampaikan Dewan Nasional Intelejen Amerika Serikat kepada Obama. Bahkan mereka menyebut angka tahun 2025 sedangkan Majelis Rakyat Rusia memprediksi bangkitnya peradaban Islam, yakni Khilafah Islamiyah di tahun 2020.

Ustadz Aris juga menuturkan, bahwa pada Selasa (29/04/2014) mulai pagi hingga pukul 13.00 WIB telah berlangsung pertemuan terbatas para Asatidzah, pemerhati bumi Syam dan relawan Suriah. Mereka datang dari Jakarta, Surabaya dan beberapa daerah lain, bertemu di kota Solo ini untuk mendiskusikan tentang situasi terakhir yang berkembang berkenaan Jihad dan Mujahidin serta sikap para Ulama di Suriah.

Fakta Pembentengan Umat Melalui Masjid Al Kautsar


Seperti diketahui, gerakan Zionis Internasional lewat organisasinya yang berkedok sosial seperti Rotary Club, Lions Club tumbuh subur bahkan anehnya banyak diminati oleh kalangan pengusaha Muslim, dosen-dosen Muslim bahkan pejabat-pejabat Muslim. Begitu juga Zionisme Kristiani merupakan pendukung aktif dari orang-orang Kristen bagi gerakan perwujudan Israel Raya.





Pendirian Markaz Zion di Lereng Gunung Kawi penuh dengan cara-cara kotor, mulai dari penipuan berkedok sosial, penyewaan aparat keamanan mulai dari tingkat II sampai tingkat I (Unit anjing Pelacak,Brimob Polda Jatim) untuk meneror masyarakat Muslim yang menolak pendirian Markaz Zion, politik adu domba antar tokoh masyarakat serta penyewaan preman mantan Napi L.P Kalisosok Surabaya Jawa Timur.

Berdirinya markas Zionis Yahudi di lereng Gunung Kawi menjadi keprihatinan kita bersama. Atas pertolongan Allah telah didirikan sebuah masjid kecil di depannya sebagai pusat pembinaan masyarakat, sekaligus laboratorium dakwah. [AbuAmmar/Abu Fatih/Voa Islam/markazdakwah]
[www.globalmuslim.web.id]

2:42 PM 7


YAHUDI MARAH KETIKA MELIHAT KARYA SENI INI..!!!!!
Ada seorang yahudi tidak suka melihat pertujukan seni, ini lalu seorang nasrani bertanya :
"Kenapa anda tidak suka..?? Padahalkan nasrani dan yahudi berada di posisi yang paling atas!!?"
Orang Yahudi itu pun menjawab :
"Kalau umat Islam itu bangkit, pasti kita semua akan runtuh. Itulah filosopi dari seni ini."
Subhanallah..
Muslim WAJIB ketik "Allahu Akbar..!!!!" di komentar, semoga ISLAM segera bangkit dari keterpurukannya. "ALLAHU AKBAR..!!!!"

[www.globalmuslim.web.id]



ariel sharon 2 600 490x326 Fakta dan Kejahatan Sharon (1) Sejak Kecil Sudah Ikut Zionis
Sejak Kecil Sudah Ikut Zionis 

ARIEL Sharon baru saja diberitakan mati pada Sabtu, (11/1/2014) kemarin. Berikut adalah fakta-fakta seputar Sharon dan kejahatannya terhadap bangsa Palestina.
- Ariel Sharon lahir di Kfar Malal, Palestins dengan nama Ariel Scheinermann pada 27 Februari 1928. Sharon lahir ketika ayahnya masih kuliah di bidang agronomi di Universitas Tbilisi, Georgia, sementara ibunya dalam bidang kedokteran.
- Sejak muda, Sharon sudah terlibat dalam gerakan Zionis, tepatnya ketika berusia 10 tahun. Organisasi itu bernama Hassadeh. Pada usia 14 tahun, Sharon masuk Gadna, batalion separuh militer, kemudian Haganah, pasukan militer bawah tanah Yahudi.
- Ketika negara Israel dibentuk, Sharon dilantik menjadi komandan peleton brigade Alexandroni.
- Sharon cedera ketika bertempur dengan tentara Jordan di Latrun, Israel.
- Pada 1949, Sharon dinaikkan pangkat menjadi komandan Brigade Golani dan tahun berikutnya, menjadi pejabat di Central Command, seterusnya Ketua Unit 101, yaitu Unit Khusus pertama tentara Israel (1951).
- Di bawah pimpinannya, Unit 101 melancarkan serangan yang tidak putus-putusnya terhadap Palestina dan negara-negara Arab lain. Unit ini menjadikan orang-orang awam sebagai target sasaran.

- Unit 101 menjadi dalang operasi Qibya pada musim luruh 1953 menyebabkan 69 orang penduduk kampung di Tebing Barat, Palestina meninggal dunia, termasuk anak-anak.

 Dua Istrinya Mati dan Anaknya Ditembak Kawan Masa Kecil
- ISTRI Sharon, Margalit mati dalam kecelakaan kereta pada Mei 1962 dan anak lelakinya Gur mati pada Oktober 1967 karena ditembak senapan api oleh kawannya ketika mereka tengah bermain. Setelah kematian Margalit, Sharon mengahwini adik iparnya, Lily. Lily pula mati pada tahun 2000 akibat kanker.
- Sharon menjadi komandan Brigade 202 Israel dalam perang Terusan Suez pada 1956, dan merampas kawasan timur Sinai dan Genting Mitla. Sharon juga terlibat merancang dan memimpin pasukan tentara Israel dalam Perang Enam Hari di tahun 1967 dan Perang Yom Kippur pada Oktober 1973.
- Dosa Sharon yang tidak akan dilupakan oleh seluruh dunia Islam ialah menjadi dalang pembunuhan keji terhadap pengungsi Palestina di kemah Sabra dan Shatila pada 1982. Sebagai Menteri Pertahanan, Sharon menyulut-nyuluti tentera Kristen Lebanon untuk menyerang pengungsi itu, dan hampir 4,000 orang awam yang tidak bersalah, dibunuh dengan kejam.

- 18 Disember 2005, Sharon diserang stroke dan dokter menyatakan bahwa ada kerusakan pada saraf jantungnya . Pada 8 Januari 2006, Sharon koma sampailah kemudian ia mati Januari 2014. [berbagai sumber]
[www.globalmuslim.web.id]

surat kabar terbesar ketiga di Belanda telah melaporkan kesaksian dari seorang sutradara Yahudi-Belanda yang terkenal, George Sluizer.
Dalam kesaksiannya tersebut Sluizer (yang saat ini berusia 78 tahun) menyatakan bahwa ia menyaksikan dengan mata kepala sendiri dua balita Palestina ditembak mati dengan pistol dari jarak dekat oleh Ariel Sharon pada tahun 1982 di dekat kamp pengungsi Sabra-Shatilla.
“Saya bertemu dengan Sharon dan melihat dia membunuh dua anak dalam jarak hanya 10 meter di depan mata saya,” katanya.
Sluizer mengingat bahwa kejadian ini terjadi pada bulan November tahun 1982, ketika Sharon menjadi menteri pertahanan Israel.
Sebelum menduduki pos menteri, Sharon juga komandan di Angkatan Darat Israel sejak awal negara Yahudi berdiri pada tahun 1948.
Sluizer mengatakan kepada surat kabar Israel Haaretz, bahwa juru kameranya Fred van Kuyk, yang meninggal beberapa tahun yang lalu, juga menyaksikan penembakan sadis yang dilakukan Sharon tersebut.
Pada tahun 1983, Sluizer sempat mengajukan dua gugatan terhadap Sharon, satu gugatan ke Mahkamah Internasional di Den Haag dan yang lainnya ke Pengadilan Eropa tentang Hak Asasi Manusia di Strasbourg.
Yossef Levy, juru bicara senior Kementerian Luar Negeri Israel, menyebut tuduhan Sluizer adalah bohong dan memalukan. “Hal ini sulit untuk dipercaya bahwa setiap orang yang waras akan menganggap tuduhan serius semacam ini hanyalah fitnah modern berdarah, yang tidak didukung oleh bukti yang kuat,” bantah Levy.
Sharon menjadi perdana menteri Israel pada tahun 2001, 18 tahun setelah Sluizer mengatakan dia mengajukan gugatan hukum terhadapnya.
Sluizer telah membuat beberapa dokumenter tentang konflik Israel-Palestina, dan ia terkenal setelah menyutradarai film bertajuk The Vanishing dengan Jeff Bridges dan Kiefer Sutherland pada tahun 1992.
Sebagai akibat kekejaman Sharon pada masa lalu, sebagai hukuman dari Allah, Sharon sebelum.wafatnya alami antara hidup dan mati alias menjadi mayat hidup dan mengalami kondisi koma . (Red/aby/emwww.globalmuslim.web.id)

sharon.jpg (600×450)
Ariel Sharon, mantan perdana menteri dan jenderal “Israel”, yang telah koma selama delapan tahun setelah mengalami stroke pada puncak kekuasaannya, dilaporkan mati pada Sabtu (11/1/2014) ini dalam usia 85 tahun, kata keluarganya dan pihak pemerintah “Israel”, seperti dilansir Reuters.
Putra Sharon, Gilad, mengumumkan berita kematian itu di rumah sakit tempat ayahnya dirawat. Sebelumnya dokter di sana telah memperkirakan kematian Sharon yang semakin dekat setelah kondisi kesehatannya menurun tajam pekan lalu.
Menteri dalam pemerintahan sayap kanan “Israel”, dan pihak oposisi politik “Israel”, mengklaim telah kehilangan seorang pemimpin tangguh dan cerdik yang meninggalkan jejak besar di wilayah mereka melalui invasi militer, pembangunan pemukiman Yahudi di tanah yang diduduki, yang pada hakikatnya dirampas dari rakyat Palestina.
“Bangsa ‘Israel’ hari ini telah kehilangan seorang pria terhormat, seorang pemimpin besar dan seorang prajurit yang berani,” klaim Menteri Urusan Strategi “Israel”  Yuval Steinitz dalam sebuah pernyataan.
Bagi “Israel” mungkin Sharon dinilai berjasa, tapi bagi Umat Islam di seluruh penjuru dunia, Sharon benar-benar dikutuk karena dia bertanggung jawab atas pembantaian ribuan Kaum Muslimin di Shabra dan Shatila Lebanon pada tahun 1982 silam.
Sharon adalah salah satu veteran politik dan militer di kancah penjajah “Israel”. Dia lahir pada 26 Februari 1928 di desa Kfar Malal, Palestina. Orang tuanya adalah Yahudi Ashkenazi yang beremigrasi dari Eropa Timur. Ayahnya lahir di Polandia, sementara ibunya lahir di Rusia.
Sharon mengalami stroke ringan pertama kali pada Desember 2005 lalu dan menggunakan pengencer darah sebelum akhirnya mengalami pendarahan otak yang parah pada tanggal 4 Januari 2006.
Setelah menghabiskan beberapa bulan di rumah sakit Al-Quds di mana dia awalnya diobati, Sharon kemudian dipindahkan ke fasilitas perawatan jangka panjang di Rumah Sakit Tel Hashomer.
Dia sempat dibawa pulang ke rumahnya, namun kemudian dikembalikan lagi ke rumah sakit, di mana dia menghabiskan delapan tahun dalam keadaan sekarat hingga akhirnya menemui ajalnya di sana.
Sharon juga pernah menjadi pemimpin Likud, partai terbesar dalam koalisi pemerintah di parlemen “Israel”, Knesset. Dia kemudian dilaporkan mengundurkan diri dari partai tersebut pada 21 November 2005, dan mendirikan partai baru, Kadima.
Selama tiga puluh tahun, Sharon bertugas sebagai anggota Angkatan Bersenjata “Israel”, dengan pangkat tertingginya sebagai Mayor Jenderal.  Dia menjadi terkenal di “Israel” setelah keterlibatannya dalam Perang Enam Hari pada tahun 1967 dan Perang Yom Kippur pada tahun 1973.
Sharon juga bertanggung jawab atas tragedi pembantaian Qibya pada 13 Oktober 1953 silam, di mana sebanyak 96 orang Palestina dibunuh oleh Unit 101 “Israel” yang dipimpinnya.
Selain itu dia juga mengambil andil besar dalam pembantaian Sabra dan Shatila di Lebanon pada tahun 1982. Dalam pembantaian biadab itu, terdapat antara 3.000 hingga 3.500 Kaum Muslimin yang terbunuh. Sejak saat itu, Sharon pun dijuluki sebagai “Si Tukang Jagal dari Beirut”.
Tak berhenti sampai di situ, pada  tahun 2000-2002, Sharon juga telah membunuh lebih dari 9000 warga Palestina saat perlawanan Intifadha Pertama. Selain itu, dia juga pernah membuat kekacauan di dalam masjid kebanggaan Umat Islam, Masjid Al-Aqsa.
Dengan sederet kejahatan dan kebiadaban yang telah dia lakukan terhadap Kaum Muslimin semasa hidupnya, tidak mengherankan bila di Gaza, rakyat Palestina justru dikabarkan bergembira atas berita kematian Sharon ini.
Seorang juru bicara pejuang Hamas Palestina, Sami Abu Zurhi menyampaikan, “Rakyat kami hari ini merasakan kebahagiaan luar biasa atas kematian dan kepergian penjahat ini, yang tangannya berlumuran darah rakyat kami dan darah para pemimpin kami di sini dan di pengasingan.” (banan/arrahmah.com/[www.globalmuslim.web.id)

031350_arielsharondlm.jpg (285×285)Tel Aviv - Tim dokter Israel menyebutkan kondisi kesehatan Ariel Sharon makin memburuk setelah mengalami koma selama 8 tahun. Hari ini, tim dokter mengungkapkan sejumlah organ vital mantan Perdana Menteri Israel itu mengalami gagal fungsi yang sangat berpengaruh terhadap kelanjutan hidupnya. 

"Dalam beberapa hari terakhir, kami telah melihat penurunan bertahap dalam fungsi organ vital Ariel Sharon, yang penting untuk kelangsungan hidupnya," kata Direktur Rumah Sakit Tel Hashomer, Zeev Rotstein sebagaimana dilansir AFP, Kamis (2/1/2014).


Rotstein mengatakan saat ini hidup Sharon berada dalam situasi yang paling berbahaya. Staf medis rumah sakit dan keluarga Sharon berharap kondisi buruknya segera berakhir. 

Pria 85 tahun itu mengalami gangguan ginjal serius setelah menjalani operasi. Situs berita Ynet yang mengutip sumber-sumber medis menyebutkan Sharon telah dipindahkan ke unit perawatan intensif sejak sebulan lalu. Setelah itu, kesehatan Sharon sempat stabil. Namun beberapa hari terakhir, kondisi makin menburuk. Beberapa organ vital mengalami kerusakan. 

Spesialis AS dan Israel mengatakan tahun lalu, kondisi Sharon juga menujukkan perkembangan yang cukup baik. Aktivitas otaknya berkembang cukup baik ketika di scan MRI. Dia mampu mengenali foto-foto keluarganya setelah mengalami stroke selama tujuh tahun. 

Eks pemimpin kubu nasionalis sayap kanan dalam politik Israel itu mengalami stroke akut pada 4 Januari 2006 silam. Sejak itu, pemimpin politik yang dikenal dengan kebijakan garis kerasnya terhadap rakyat Palestina ini mengalami koma yang tidak pulih-pulih hingga kini. 

Keprihatinan terhadap kondisi Sharon datang dari para sekutunya. Menteri Luar Negeri AS, John Kerry yang tiba di Israel pada awal kunjungan 4 harinya ke Timur Tengah untuk kelanjutan perjanjian Israel-Palestina menyampaikan keprihatinan mendalam.[ detik/www.globalmuslim.web.id]

RAMALLAH,- Rezim Israel berencana untuk membangun 255 unit rumah ilegal baru di Tepi Barat, meskipun menuai kecaman internasional.

Pemukiman baru tersebut direncanakan dibangun di sebuah desa di dekat kota Ramallah, demikian laporan presstv, Selasa 3 Desember.

Rezim Tel Aviv telah merebut tanah itu dari petani Palestina beberapa tahun yang lalu. Israel telah benar-benar menghancurkan lahan pertanian dan mata pencaharian di daerah itu untuk mempersiapkan lahan bagi pembangunan unit pemukiman.

Buldoser-buldoser Israel juga telah disiapkan untuk menghancurkan rumah-rumah milik rakyat Palestina yang masih ada di daerah itu.

Pada tanggal 29 November, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyerukan Israel untuk menghentikan kegiatan pemukiman di wilayah Palestina yang diduduki, mengatakan, " Pemukiman (ilegal Israel) merupakan pelanggaran hukum internasional dan merupakan hambatan bagi perdamaian. "

Pada hari yang sama, sebuah laporan mengatakan rezim Israel telah meningkatkan pembangunan pemukiman hingga 130 persen sejauh ini pada tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu.

"Setidaknya 32.000 unit rumah telah dibangun sejak awal tahun 2013, dengan tujuh persennya dibangun di pemukiman di Yerusalem (Al- Quds)," demikian publikasi Middle East Monitor, mengutip Biro Pusat Statistik Israel.

Menurut laporan itu, Menteri Perumahan Israel, Uri Ariel, mengatakan bahwa pembangunan pemukiman bagi orang Israel akan terus ditingkatkan, menambahkan bahwa mayoritas menteri Israel mendukungnya.
ket gambar: pemukiman ilegal Beit el Jewish juga di dekat Ramallah yang selesai dibangun April 2012
[ muslimdaily.net,/www.globalmuslim.web.id]
Powered by Blogger.