Jamaluddin Quthb, imam shalat Jumat Kairo dan guru di Universitas al-Azhar, menyesalkan ketidakmampuan umat Islam dalam menghadapi kekejaman Israel terhadap bangsa Palestina meskipun komunitas Muslim tergolong besar, IRNA melaporkan pada hari Jumat (3/6).
"Muslim mendiami 54 negara di dunia, tapi mereka tidak punya kekuatan, sementara Zionis meskipun populasinya kecil, namun mereka mampu menggertak 1,5 miliar umat Islam," kata Quthb.
Ulama Mesir ini mendesak solidaritas di tengah umat Islam sehingga mereka bisa mencapai kemajuan di berbagai bidang, termasuk ekonomi, politik dan militer.
"Jika kita bisa memperkuat diri dalam segala aspek, maka kita akan mampu membuat Zionisme global menggigit jari," tegasnya.
Quthb lebih lanjut menyoroti era revolusi di Mesir dan Iran dan memuji hubungan dekat antara Republik Islam Iran dan Mesir pasca-revolusi. "Bangsa Iran pada 11 Februari 1979 dan bangsa Mesir pada 11 Februari 2011, memperoleh kemenangan atas penguasa tiran dan kita menilai kesamaan ini sebagai pertanda baik," tambahnya.
Tidak ada kebahagiaan yang lebih besar selain melihat bangsa Mesir dan Iran hidup berdampingan setelah mereka terbebas dari tirani untuk mewujudkan persatuan umat Islam dan kemuliaan Islam, ujarnya.(ian/irb) RIMANEWS -

Post a Comment