Lagi, Penasihan Ekonomi Obama Mundur, Ada Apa?

Lagi, Penasihan Ekonomi Obama Mundur, Ada Apa?

Larry Summers

Penasihat ekonomi Gedung Putih, Larry Summers pada hari Selasa mengumumkan rencana meninggalkan pekerjaannya pada akhir tahun ini. Mundurnya Summers menambah goncangan baru dalam pemerintahan Presiden Barack Obama yang berjuang untuk memulihkan perekonomian negeri itu.

Setelah beberapa orang keluar sebelumnya, maka kini tinggal Timothy Geithner, menteri keuangan sebagai anggota senior satu-satunya dalam tim itu. Direktur anggaran Gedung Putih Petrus Orszag mengundurkan diri pada bulan Juli dan Ketua Dewan Penasihat Ekonomi Gedung Putih, Christina Romer, meninggalkan pekerjaannya di awal bulan ini.

Summers mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Gedung Putih bahwa ia sudah tak sabar untuk kembali ke pekerjaannya, mengajar di Harvard University. Pernyataan itu juga menyebut, Obama mengatakan dia akan terus meminta nasihat Summers secara informal.

Summers dikenal sebagai sosok yang "tanpa basa-basi" dalam berbicara. Pada tahun 2006, ia mengundurkan diri sebagai presiden Universitas Harvard karena terlibat sejumlah persoalan dengan pihak fakultas dan mahasiswanya. Pernyataannya bahwa laki-laki lebih pandai dalam bidang matematik dan ilmu pengetahuan dibandingkan perempuan, juga sempat memicu kontroversi.

Summers membawa pengalaman dalam pembuatan kebijakan ekonomi untuk pekerjaannya sebagai direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih . Tapi dia dikritik oleh beberapa Partai Demokrat liberal sebagai terlalu dekat dengan Wall Street dan ada laporan-laporan yang menyebut terjadi gesekan di antara tim ekonomi Obama.

Mundurnya Summers juga diduga dikompori oleh Partai Republik. Perekonomian Amerika Serikat (AS) yang tidak kunjung membaik membuat salah satu petinggi Partai Republik John Boehner menyerukan pengunduran diri tim ekonomi pilihan Presiden Barack Obama, termasuk Menteri Keuangan Timothy Geithner dan penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Summers.

"Ini saatnya untuk menempatkan orang-orang dewasa yang bertanggung jawab. Ini saatnya bagi orang-orang bersedia menerima tanggung jawab, "kata Boehner dalam sambutannya, Selasa (24/8), sebelum tampil dalam pidato di Cleveland.

Boehner memulai kampanye dengan membidik sektor ekonomi kepemimpinan Obama, 10 pekan sebelum dilangsungkannya pemilihan DPR dan Senat AS pada 2 November mendatang. Perekonomian AS belum menggembirakan karena angka pengangguran yang kini mendekati dua digit, kondisi yang bisa dimanfaatkan Republik untuk menjungkalkan dominasi Demokrat, partai yang mengusung Obama menjadi Presiden Kulit Hitam pertama di 'Negeri Paman Sam'.

"Presiden Obama harus meminta, serta harus menerima, pengunduran diri anggota tim ekonomi. Dimulai dengan Menteri Keuangan Geithner, dan Larry Summers, Kepala Dewan Ekonomi Nasional," kata Boehner.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON--