Showing posts with label penghinaan nabi. Show all posts

JAKARTA  - Takut kebejatannya terungkap, pengunggah video animasi yang melecehkan Nabi Muhammad nampak sudah ketakutan bersembunyi. Situs beralamat di http://www.prophetmuhammadillustrated.com ini sudah sempat online dan terakhir di simpan cache 8 Desember 2013 lalu.
Alamat situs yang mengupload video animasi 'Sex Islamiah - Menurut Nabi Muhammad' terendus pada profil akun Youtube-nya dan telah daftar akun sejak 26 April 2010.


Pemilik akun ini awalnya menggunakan nama akun Youtube MAGICWAND1 dan kemudian mengubahnya menjadi Prophet Muhammad Illustrated. 
Ternyata sejak 3 bulan akunnya telah menjadi bulan-bulanan penguna Youtube lain karena dinilai sangat membeci Islam.
 
Lalu Apa isi websitenya?
Sebelum di tutup dan terekam cachenya pada 8 Desember lalu ini berisi menu biografi Nabi Muhammad SAW dalam bahasa inggris dan juga referensi sex dalam Islam juga terdapat 10 judul comic strips.

Dalam website yang sudah di tutup ini ada juga sinopsis komik khusus orang dewasa berukuran 8.5″x10″, berwarna, 86 halaman, ebook (pdf), 63 mb dan tertulis 'Buku komik khusus untuk orang dewasa, jangan download jika belum berumur 18 tahun dan BUKAN UNTUK ANAK-ANAK'
Berikut Sinopsis karangan Abdullah ibn Sa'd ibn Abi Sarh yang kami peroleh pada website tersebut:

q=cache:http://www.prophetmuhammadillustrated.com/sex-islamiah&strip=1

--------------------
Lalu siapa Abdullah ibn Sa'd ibn Abi Sarh?Tak banyak yang bisa di peroleh, kami menelusuri dari Youtube dan forum Faith Freedom pada thread 6 November 2011 yang lalu. Berikut sumbernya:
http://forum.faithfreedompedia.com/komik-siapakah-abdullah-ibn-abi-sarh-t46638.html
Kami pun menemukan video tentang Abdullah ibn Sa'd ibn Abi Sarh dari halaman Youtube.
http://www.youtube.com/watch?v=P-3iSi2V3UE
Wikipedia melansir informasi sedikiti tentang Abdullah bin Sa'd bin Abi Sarh bin Al-Harits bin Habib bin Judzaimah bin Malik bin Hasl bin 'Amir bin Luai Al-Qurasyi Al-'Amiri (bahasa Arab: Ø¹Ø¨Ø¯Ø§Ù„له بن سعد بن أبي السرح) merupakan saudara angkat Utsman.
Ayahnya adalah Saad ibn Abi Sarh. Ia bahkan menjadi komandan angkatan laut Islam pada zaman khalifah Utsman bin Affan dan Mu'awiyah bin Abi Sufyan dan berperan besar dalam jihad di benua Afrika dan Laut Mediterania. [hudzaifah/voa-islam/www.globalmuslim.web.id]


 botol vodka bertulis 'Lailahaillallah'/ilustrasi
botol vodka bertulis 'Lailahaillallah'/ilustrasi
Produsen pembuat botol minuman asal Kazaskhtan merilis tutup botol Vodka dengan motif kata 'Allah Adalah Pelindung Seluruh Manusia'.

Produksi itu telah dilakukan sejak April 2012 di sebuah kota kecil, Aktobe.Pemerintah Kazakstan mengaku kecolongan terkait masalah tersebut.

Namun, gerak cepat dilakukan aparat kepolisian Kazakstan. Tiga orang yang diketahui terlibat dalam proses pengemasan botol  tersebut ditangkap dan diajukan ke meja hijau.

Pengadilan memvonis ketiga terdakwa itu, yakni Salamat Akhet (17 tahun) pidana 3 tahun penjara,  Nursultan Tenizbayev (18 tahun) pidana 5 tahun penjara dan Arslan Zhakabayev (18 tahun) yang dijatuhi hukuman pidana 5 tahun penjara.

Media Kazakstan dalam laporannya tidak menyebut siapa pemilik pabrik itu.Mereka hanya menuliskan pemilik pabrik itu berasal dari Kazakhstan. Secara terpisah, ibunda Akhet, menyebut anaknya hanyalah korban dari aparat keamanan. [republika/www.globalmuslim.web.id]


Lars Felix, Kartunis dari Swedia mengatakan bahwa ia akan membuat karikatur baru yang melecehkan Nabi Muhammad SAW, dalam galeri di daerah Malmo yang sebagian besar dihuni olah imigran Muslim. Lars mengatakan, “Ia bertekad untuk melanjutka tindakan ini meskipun akan menerima anacaman kematian setelah karikatur yang menghina Nabi pada tahun 2007 di sebuah koran lokal.”
Ia menambahkan, sulit untuk mengetahui apakah pameran yang akan digelar pada bulan Juli di galeri di daerah Malmo, yang merupakan kota terbesar ketiga di Swedia, akan menimbulkan protes lagi.”
Felix telah menghadapi banyak ancaman pembunuhan sejak mempublikasikan karikatur yang menghina Nabi di koran Swedia “Narkis Allehanda” pada tahun 2007.
Islamic Center di kota Malmo memperkirakan jumlah Muslim di wilayah tersebut sekitar 100 ribu orang.
Pada tahun 2009, Colleen larose dan tujuh orang lainnya di tangkap karena diduga merencanakan pembunuhan terhadap Felix.
Pada bukan Januari pengadilan Swedia membebaskan tiga orang lainnya yang dituduh merencanakan membunuh Felix dalam sebuah Galeri Seni, tetapi mereka telah membayar denda akibat kepemilikan senjata. (hr/IT)
[www.globalmuslim.web.id]

BANDUNG,  - Sebastian Joe, terdakwa kasus penodaan agama di jejaring Facebook diperberat hukuman penjaranya menjadi 5 tahun oleh Pengadilan Tinggi Bandung. Sebelumnya, Joe sudah divonis 4 tahun oleh Pengadilan Negeri Ciamis.

Pengacara Joe, Anang Fitriana menjelaskan hukuman terhadap kliennya ditambah karena majelis hakim Pengadilan Tinggi Bandung menggunakan undang-undang berbeda dengan Pengadilan Negeri Ciamis saat memutuskan hukuman 5 tahun penjara. 

"Pengadilan negeri menggunakan pasal dalam KUHP, sementara Pengadilan Tinggi menerapkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik," ujar Anang, Selasa, 22 Januari 2013 seperti dikutip Tempo.co.

Dilaporkan FPI
Pada pertengahan 2012, Sebastian dilaporkan Front Pembela Islam Ciamis ke polisi karena dituduh mengajarkan aliran sesat dan menodai agama lewat Facebook. Atas laporan itu, polisi menggerebek rumah Sebastian di Jalan Stasiun, Ciamis.

Rencananya pengacara Sebastian Joe akan mengajukan upaya kasasi ke Mahkamah Agung.
[muslimdaily.net/www.globalmuslim.web.id]

Paris – Majalah mingguan Prancis, Charlie Hebdo, membuka tahun baru 2013 dengan menerbitkan komik biografi. Pada tanggal 2 Januari atau Rabu ini, Charlie Hebdo meluncurkan buku komik tentang biografi Nabi Muhammad SAW.
Biadab! Charlie Hebdo, mengklaim isi komik tersebut sepenuhnya ‘halal’ karena dikompilasikan dari sejarawan dan ilmuwan Muslim. Yang jelas, majalah satir asal Negeri Mode ini beberapa kali menurunkan gambar kartun serupa dengan alasan kebebasan berekspresi. Yang pasti, halal juga darahnya bagi siapapun yang terlibat dalam pembuatan komik nabi tersebut.
‘’Kami sudah memiliki gambaran tentang kehidupan Muhammad seperti yang diceritakan oleh sejarawan Muslim. Tidak ada tambahan humor,’’ bunyi pernyataan Charlie Hebdo seperti dikutipDailybhaskar dari Aljazeera. ‘’Jika bentuknya memunculkan sejumlah hujatan, latar belakangnya sepenuhnya halal.’’
Editor Charlie Hebdo, Stephane Charbonnier, mengatakan kepada AFP bahwa isi komik biografi Nabi Muhammad sepenuhnya ‘halal’. Karena, komik tersebut ditulis berdasarkan kompilasi tulisan tentang Nabi yang ditulis oleh ilmuwan-ilmuwan Muslim.
Charlie Hebdo mengklaim komik yang akan diterbitkannya memiliki legitimasi karena sudah dikonsultasikan dengan ilmuwan Islam. ‘’Beberapa lainnya menyalahkan Charlie Hebdo yang sengaja memicu aksi protes dengan menerbitkan serial komik,’’ tulis Dailybh
Komik Kartun Nabi Diedit Orang Islam
Stephane Charbonnier, penerbit Charlie Hebdo sekaligus ilustrator komik, mengklaim komik tersebut telah mendapat ‘restu' umat Islam. ‘’Ini adalah sebuah biografi yang diresmikan oleh Islam karena diedit oleh Umat Muslim,’’ kata Charbonnier seperti dikutip Alarabiya dari AFP.
Charbonnier mengatakan komik biografi tentang Nabi Muhammad itu diluncurkan pada Rabu dan disatukan dengan biografi peneliti Francis-Tunisia yang dikenal dengan nama samaran Zineb.
Charbonnier yang dikenal dengan nama Charb itu mengaku dirinya mendapat ide meluncurkan komik biografi tentang Nabi Muhammad sejak enam tahun silam. Dia terinspirasi oleh surat kabar Denmark, Jyllands-Posten, yang mempublikasi 12 kartun Nabi Muhammad pada September 2005.
Ulah surat kabar Jyllands-Posten tersebut memicu gelombang demonstrasi umat Islam di Denmark. Pada awal 2006, gelombang demonstrasi menentang penerbitan kartun Nabi itu menyebar hampir ke seluruh dunia.
Charlie Hebdo sendiri semakin memanaskan suasana. Majalah yang mengklaim beraliran satir (olok-olok) tersebut justru menerbitkan ulang kartun Nabi surat kabar Jyllands-Posten.
Halal Darahnya
Majalah Prancis beraliran satir itu pernah mematik amarah umat Islam karena menerbitkan gambar kartun yang diasosiasikan sebagai Nabi Muhammad SAW.Pada September 2012 lalu, Charlie Hebdo menerbitkan kartun yang diasosiasikan sebagai Nabi Muhammad. Hal tersebut membuat suasana saat itu semakin panas. Karena, aksi demonstrasi kala itu sedang merebak di sejumlah negara menentang penayangan film anti-Islam ‘Innocence of Muslims’.
‘’Pada 2011, kantor Charlie Hebdo pernah dilempar bom api dan situsnya dibajak setelah menerbitkan edisi ‘Charia Hebdo’ yang memuat beberapa gambar kartun Muhammad,’’ tulis Alarabiyamengutip AFP.
Stephane Charbonnier mendapat sejumlah ancaman pembunuhan. Penanggung jawab penerbitan Charlie Hebdo yang dikenal dengan nama Charb itu hidup dalam perlindungan pihak kepolisian.
Ketua MUI Sumbar, Buya Syamsul Bahri Khatib, memprotes peluncuran komik Nabi Muhammad SAW, yang menurut rencana dilakukan Rabu (2/1/2013). Buya mengatakan, ini benar-benar penghinaan bagi Nabi dan juga umat Islam di seluruh dunia. Penerbit koran mingguan Prancis harus bertanggung jawab.

"Sungguh sangat keji pembuat  komik Nabi Muhammad SAW. Belum puas dengan muat ulang kartun, sekarang dengan komik. Ini satu penghinaan besar," kata Buya Syamsul Bahri, Selasa (1/1/2013).

Selanjutnya, Ketua MUI Sumbar menyampaikan, secara pribadi sepakat jika yang diceritakan mengenai sejarah Nabi Muhammad SAW, tetapi harus objektif. Akan tetapi ia tidak menyetujui jika berbentuk gambar.

"Sejarah Nabi secara objektif bisa dibuat, tapi jika berbentuk gambar sangat menghinakan Nabi, karena Nabi insan kamil (sempurna), bukan boneka dan manusia perseorangan," ucapnya, dalam berita Padang Today.

Buya Syamsul Bahri Khatib menambahkan, ini hinaan bagi umat Islam dan bisa berdampak buruk bagi umat Islam di Indonesia secara khusus, dunia pada umumnya. Pemerintah, perwakilan umat Islam, dan masyarakat harus bersama-sama melindungi citra Nabi Muhammad SAW. Diharapkan pemerintah Indonesia dapat mengambil sikap mengenai hal ini,” katanya. Desastian/hidcom/RoL[www.globalmuslim.web.id]


Brussel –  Seolah tak pernah ada puas-puasnya menghina Islam dan Nabi Muhammad, sebuah film kontroversial lain berisi cerita fitnah tentang Kehidupan Nabi Muhamamd SAW kembali dirilis.
Film itu diberi judul ‘The Innocent Prophet: Life of Muhammad from the Point of View of an Ex-Muslim’ dan bakal dirilis pada tanggal 14 Desember 2012 di Belgia. Terry Jones, pendeta kristen garis keras yang pernah mencetuskan ide ‘Hari Pembakaran Alquran’, ikut terlibat dalam pembuatan film tersebut.
Film ini disutradarai Imran Firasat, seorang warga Belgia asal Pakistan. Kepada media, eks muslim yang murtad ini mengatakan melalui film ini dirinya mencoba untuk mengungkapkan kehidupan Nabi Muhammad dari pandangan eks-muslim.
“Jika kita ingin mengetahui kebenaran Islam. Kita harus mendalami kehidupan Muhammad untuk mencari tahu apakah ia memang utusan Allah atau dia hanya seorang penganiaya anak, pembunuh dan seorang yang mengklaim dirinya Nabi,” paparnya seperti dikutip rt.com, Ahad (9/12/2012).
Sementara itu, sang pembakar Al-Qur’an, pastor Terry Jones di situs pribadinya menyatakan film tersebut dibuat demi memenuhi harapan banyak pihak untuk memaparkan kehidupan Nabi Muhammad yang belum terungkap di masa lalu.Ini juga akan membantu dunia Barat dan umat Islam untuk lebih memahami Muhammad, hidupnya dan ajarannya.
Kepolisian Belgia telah bersiaga penuh meningkatkan status waspada dari tingkat 2 menjadi 3. Ini sebagai langkah antisipasi menjelang rilis film tersebut.Kementerian Dalam Negeri Belgia mengatakan telah terjadi ancaman serius khususnya di kawasan yang merupakan wilayah domisili imigran asal Timur Tengah dan Afrika Utara.
Untuk itu, pemerintah memerintahkan kepolisian Belgia untuk memonitor aktivitas umat Islam. Melihat perkembangan itu, sutradara Imran Firasat mengatakan ia mungkin menunda rilis filmnya guna memastikan tidak ada hambatan terhadap kebebasan bereskpresi.
“Yang pasti, saya menginginkan film ini tidak akan menimbulkan kerugian apapun bagi kemanusiaan,” ujarnya. Imran Firasat kini menetap di Spanyol.[KbrNet/adl/www.globalmuslim.web.id]

MASIH ingat dengan Kurt Westergaard? Itu, pembuat kartun asal Denmark yang pada tahun 2006 membuat sebuah karya yang sangat menghina Rasulullah Muhammad Saw.
Dalam kartun buatannya yang dimuat di Jylliands-Posten, sekadar mengingatkan kembali, Westergaard menggambarkan Rasulullah sebagai seorang Arab yang maniak seks dan gila perang.
Nah, ternyata, di negaranya saja sender, Westergaard tidak pernah bisa lagi hidup dengan nyaman. Hanya sehari setelah tahun baru 2010 misalnya, Westergaard diberitakan diburu oleh seorang laki-laki di rumahnya sendiri dengan memakai palu.
Lelaki itu sendiri kemudian langsung dibunuh di tempat oleh polisi Denmark.
Media memberitakan bahwa saat itu Westergaard tengah bersama istri dan cucunya ketika seorang laki-laki masuk mengancamnya dengan memakai sebuah palu.
Panik, Westergaard langsung menghubungi polisi. Sejak menerbitkan kartun-kartun itu, diberitakan bahwa sering kali terjadi kericuhan mengenai hal itu. Westergaard terus bersembunyi, dan ia mengatakan ingin hidup normal.
Westergaard, 74, satu dari 12 kartunis penghina Rasulullah Muhammad yang terus-menerus mendapatkan ancaman kematian yang serius. (sa/telegraph/www.globalmuslim.web.id)

ATHENA : Kerusuhan meletus di satu penjara Athena, Yunani, minggu malam (23/9/2012) waktu setempat, ketika puluhan tahanan menolak kembali ke sel mereka setelah protes umat Islam terhadap satu film Amerika yang menghina Nabi Muhammad Shallallau ‘Alaihi wa Sallam. Demikian laporan media setempat.
Tak ada laporan mengenai mengenai orang yang cedera atau kerusakan materil dalam protes tersebut.
Beberapa sumber polisi mengonfirmasi gangguan di Penjara Korydallos berawal ketika sekelompok tahanan Muslim melancarkan protes. Mereka membakar selimut di halaman sambil meneriakkan slogan anti-Amerika.
Beberapa jam sebelumnya sebanyak 800 orang Muslim berpawai di pusat kota Athena guna memprotes film anti-Islam, dan sempat bentrok dengan polisi.
Menurut laporan media Yunani, sebagaimana dikutip Xinhua pagi ini, tahanan yang bergabung dengan tahanan Muslim memprotes kondisi penjara yang kelebihan penghuni dan pemotongan anggaran di penjara itu di Yunani, yang dirongrong utang.
Pasukan polisi anti-huru-hara telah dikerahkan ke daerah tersebut untuk membantu penjaga-penjara jika tahanan tetap melancarkan protes hingga malam hari.
Film kontroversial buatan AS “Innocence of Muslims”, yang menghujat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, memicu protes luas di berbagai negara Muslim. (antara/www.globalmuslim.web.id)


Unjuk rasa ribuan Muslim di Hong Kong di depan kedubes AS (presstv)
HONG KONG : Ribuan umat Islam di Hong Kong memprotes film anti Islam dan kartun dari Prancis, Minggu (23/9/2012) di depan kantor kedutaan Amerika Serikat. Para demonstran kemudian terlibat bentrok dengan aparat kepolisian yang menjaga kedutaan tersebut.
Menurut polisi, kurang lebih 3000 pengunjuk rasa berkumpul di depan kantor kedutaan AS dengan membawa spanduk yang isinya mengecam peredaran film dan kartun yang dianggap melecehkan Islam dan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
Kelompok demonstran yang terdiri dari perempuan berjilbab dan anak-anak terlibat bentrok dengan polisi saat mereka mencoba menerobos penjagaan di luar kantor kedutaan untuk memberikan petisi protes mereka.
“Kebebasan berbicara tidak boleh digunakan untuk menghina agama apapun,” ujar Saeed Uddin yang tergabung dalam perkumpulan Incorporated Trusted of the Islamic Community Fund di Hong Kong.
“Ini bukan pertama kalinya Nabi umat Islam dihina dan diserang,” katanya terkait peredaran kartun dan film yang dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap Islam.
Uddin yang memiliki darah Pakistan tersebut mendesak pemerintah Amerika Serikat dan Prancis untuk mengambil tindakan terhadap orang-orang di balik pembuatan kartun dan film yang menjijikkan tersebut.(presstv/salam-online/www.globalmuslim.web.id)

Majalah Titanic yang terbit di Jerman mengaku mendukung majalan terbitan Prancis, Charlie Hebdo yang memuat kartun Nabi Muhammad SAW. Dukungan tersebut tergambar lantaran Titanic juga memuat gambar provokatif anti-Islam.
Editor Titanic, Leo Fischer mengatakan edisi itu merupakan sikap dari Titanic terkait Nabi Muhammmad SAW. “Kami mendukung sindiran Charlie Hebdo, tapi kami tidak akan memuat karikatur tersebut,” sebut dia seperti dikutip der spiegel, Jumat (21/9).
Pada edisi Oktober 2012, Titanic mengulas film anti-Islam ‘Innocence of Muslim’ dan pemuatan kartun Nabi Muhammad SAW yang membuat umat muslim dunia naik pitam. Bedanya Titanic menjadikan istri mantan Presiden Jerman, Bettina Wulf sebagai sampul halaman depan.
Digambarkan, Bettine merupakan tokoh yang dilindungi seorang Muslim yang mengenakan sorban dan mengacungkan belati. Di bawah foto tersebut ada tulisan berbunyi, ‘Waspada: Bettina Wulff Membuat Film Tentang Muhammad’.
Bettina Wilff dipilih, karena otobiografinya yang dipublikasikan baru-baru ini. Dalam bukunya itu, Bettina menyangkal soal profesi dirinya sebagai ‘perempuan panggilan’ dengan nama samaran ‘Lady Victoria’.
Sementara itu kepolisian federal tengah fokus menjaga keamanan jelang aksi unjuk rasa yang dikuti 800 orang di Freiburg, Hanover dan Cuxhaven. Aksi itu merupakan bentuk protes terhadap film ‘Innocence of Muslim’.
Rencanannya, aksi tersebut bakal digelar Jumat waktu setempat. Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh N24-Emnid menyatakan sekitar 72 persen warga Jerman menentang film anti-Islam ditampilkan di depan umum. Hanya 21 persen yang setuju. Jajak pendapat ini melibatkan seribu orang. (republika.co.iD/www.globalmuslim.web.id)

PARIS, -Prancis mengatakan akan menutup sementara kedutaan dan sekolahnya di 20 negara pada Jumat setelah kartun Nabi Muhammad SAW diterbitkan di majalah negara itu, yang menggerakkan kekhawatiran akan semakin berkobarnya ketegangan film menghina Nabi.
"Sesungguhnya kami telah memutuskan untuk menutup tempat-tempat kami, kedutaan, konsulat, pusat kebudayaan dan sekolah-sekolah sebagai langkah pencegahan" pada Jumat di mana di seluruh dunia Muslim menyelenggarakan shalat Jumat, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri.
Mingguan satir Prancis "Charlie Hebdo" pada Rabu menerbitkan kartun Nabi Muhammad SAW, yang dikritik pemerintah Prancis, yang mengirim pasukan huru-hara untuk melindungi kantor majalah itu.
Sampul depan majalah tersebut menunjukkan seorang Yahudi Ortodoks mendorong sosok bersorban di kursi roda dan beberapa karikatur
Nabi dimasukkan pada halaman isinya, termasuk beberapa digambarkan dalam keadaan telanjang.
Publikasi itu terjadi di tengah-tengah kemarahan meluas umat Muslim di seluruh dunia berkaitan dengan beredarnya film anti-Islam "Innocence of Muslims" di Internet.
Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius mengecam keputusan "Charlie Hebdo" sebagai provokasi, dan mengatakan ia telah memerintahkan keamanan ditingkatkan di kantor-kantor perwakilan diplomat Prancis di dunia Muslim.
Kantor "Charlie Hebdo" di Paris dibom pada November lalu setelah mingguan itu menerbitkan karikatur yang mengejek Nabi Muhammad SAW.
Pada tahun 2005, kartun Nabi Muhammad yang diterbitkan di Denmark juga memicu gelombang protes kekerasan di seluruh dunia Muslim yang menewaskan sedikitnya 50 orang, demikian Reuters melaporkan.[ach/ant/www.globalmuslim.web.id]

http://images.detik.com/content/2012/09/19/1148/prancisdlm.jpgParis, Di tengah maraknya aksi protes atas film "Innocence of Muslims", majalah satir Prancis mempublikasikan kartun bugil Nabi Muhammad. Langkah yang akan semakin memperkeruh situasi.

Dalam sampul majalah mingguan Charlie Hebdo tersebut seperti dilansir AFP, Rabu (19/9/2012), terlihat seorang muslim berkursi roda tengah didorong oleh seorang Yahudi ortodoks di bawah judul bertuliskan "Intouchables 2", film Prancis peraih penghargaan yang berkisah tentang seorang pria miskin berkulit hitam yang menolong seorang aristokrat tuna daksa.

Kartun lain di halaman belakang majalah mingguan itu memperlihatkan Muhammad yang bersorban tanpa busana dan sedang menunjukkan bagian belakangnya kepada seorang sutradara film. Sebuah adegan yang terinspirasi oleh film 1963 yang dibintangi bintang film Prancis Brigitte Bardot.

Situs Charlie Hebdo tak bisa diakses pada Rabu ini setelah dibombardir dengan berbagai komentar atas pemuatan kartun tersebut.

Perdana Menteri (PM) Prancis Jean-Marc Ayrault mengatakan, siapapun yang merasa tersinggung dengan kartun tersebut bisa membawa kasus ini ke pengadilan. Namun Ayrault menekankan adanya kebebasan berekspresi di Prancis.

"Kita ada di negara yang kebebasan berekspresi dijamin, termasuk kebebasan karikatur," kata Ayrault di radio RTL.

"Jika orang-orang merasa dihina keyakinan mereka dan menganggap ada pelanggaran hukum -- dan kita ada di negara di mana hukum benar-benar dihormati -- mereka bisa pergi ke pengadilan," tandas PM Prancis itu.

Majalah Charlie Hebdo sudah tak asing lagi dengan kontroversi. Pada tahun 2011 lalu, kantor majalah mingguan itu dibom karena mempublikasikan edisi tentang pergolakan politik di sejumlah negara Arab dengan memajang gambar Nabi Muhammad di sampul.

Sebelumnya pada tahun 2005, kartun Nabi Muhammad juga pernah dipasang di sebuah media cetak di Denmark dan dipublikasikan ke seluruh Eropa. Akibatnya, protes besar merebak di Timur Tengah dan Afrika hingga mengakibatkan gereja dan kedutaan besar asing diserang.

[www.globalmuslim.web.id]

LOS ANGELES : Nakoula Besseley, yang diduga terlibat pembuatan film anti-Islam,Innocence of Muslims, kini telah kembali ke kediamannya di California Selatan.
Polisi urung menahan Besseley. Juru bicara Departemen Los Angeles County, Sheriff Steve Whitmore, mengatakan Besseley bukanlah orang yang mereka cari, tapi sutradara film, Sam Bacile. Duh!
Kepada media massa dan polisi, Besseley mengaku sebagai manajer logistik.
Dengan mengunggah video Innocence of Muslims ke YouTube, petugas pun mengulik kemungkinan pria 55 tahun itu melanggar ketentuan lima tahun masa percobaannya.
“Dia juga terbukti bersalah memiliki dan akan memproduksi sabu-sabu pada 1997,” kata juru bicara Los Angeles County District Attorney, Sandi Gibbons, diNBC NEWS.
Nakoula Besseley pernah dihukum penjara selama 21 bulan. Ia terlibat konspirasi penipuan perbankan pada 2009. Dalam perkara itu, Besseley dan pelaku lainnya menggunakan identitas dan nomor jaminan sosial nasabah bank di Welss Fagro.
Dengan identitas itu, Besseley menarik duit sebesar USD 860 atau Rp 8,1 juta dari cabang bank di Cerritos, Artesia, dan Norwalk. Menurut jaksa, Besseley terbukti menggunakan identitas kerabatnya untuk membuka 600 rekening kredit.
Nakoula Besseley Nakoula alias Sam Bacile?
Meski jaksa meminta Besseley dihukum lama, nyatanya ia dibebaskan lebih awal. Besseley kembali ke masyarakat dengan ketentuan bebas bersyarat selama lima tahun.
Dalam masa itu, Besseley dilarang menggunakan komputer ataupun internet. Bila ia terbukti bersalah, pengadilan bisa kembali menyeret Besseley ke penjara.
Tapi polisi juga mengaku sulit menjerat Besseley. Sebab, menurut Reuters, sejumlah pejabat Amerika menyatakan, polisi tak bakal menyelidiki proyek film Innocence of Muslims, meski film anti-Islam itu telah menimbulkan kekerasan di beberapa negara. Parah!
Alasan mereka, memproduksi sebuah film bukanlah kejahatan di Amerika. Negeri Abang Sam itu memiliki undang-undang kebebasan berbicara dan berpendapat.
Di negara berpenduduk mayoritas Islam, film Innocence of Muslims telah memicu protes keras. Penyebabnya, film itu mendiskreditkan Nabi Muhammad saw.
Di Libya, masyarakat menentang keras film Bacile ini. Mereka menembakkan peluncur granat ke gedung Kedutaan Amerika di Libya, dari lahan pertanian.
Duta Besar Amerika Serikat untuk Libya, Chris Stevens, dan tiga anggota kedutaan tewas akibat serangan roket ke konsulat AS di Kota Benghazi, pada Selasa malam, 11 September 2012.
Jika polisi melepas kembali Nakoula, dengan dalih dia bukan Sam Balice yang dicari, lha, bukankah si Sam Balice itu memang nama samaran? Jadi, ini dalih saja.
Sampai kapan pun tak ketemu sosok Sam Balice yang dimaksud, lantaran itu adalah nama palsu. Nama palsunya si Nakoula?
Dengan begini, kemarahan umat Islam di berbagai penjuru dunia terus berlangsung sampai si penista Islam dan Rasulullah itu ditangkap dan diadili!
Benarkah si Nakoula alias Sam Bacile ini memang diplot untuk sebuah “proyek”? Atau sebenarnya memang bukan si Nakoula ini pelakunya? Dan, yang sesungguhnya tetap ditutupi untuk tujuan tertentu, sebagaimana dugaan sejumlah analis?  (tempo.co/salam-online.comwww.globalmuslim.web.id)

CALIFORNIA- Pria yang tinggal di California Selatan yang berada di balik film "Innocence of Muslims" yang telah membuat marah jutaan Muslim di seluruh dunia, dipengaruhi oleh seorang pendeta Koptik yang memiliki sebuah rumah di Huntington Beach dan dikenal di seluruh dunia atas penghinaannya terhadap Nabi Muhammad Salallahu alaihi wa sallam.
Meskipun pendeta Zakaria Botros Henein belum dikaitkan dengan film anti-Islam, namun pandangan-pandangannya sangat mirip dengan yang terdapat di dalam film.  Dia sering menyebut Islam adalah musuh nomor satu publik dan mengajarkan hal-hal yang menghina Nabi Muhammad.
Tiga figur yang muncul sebagai kekuatan kunci di balik film, bagaimanapun, semuanya mendukung pandangan Henein.
Steve Klein, seorang militan Kristen, yang membuat script film, secara terbuka memuji Henein sebagai teman dekat dan membandingkan dia dengan Pendeta Martin Luther King Jr.
Joseph Nassaralla, operator dari organisasi amal Kristen yang kantornya digunakan untuk membuat film, mengarahkan pengunjung dari websitenya ke website Botros Henein.
Dan Nakoula Basseley Nakoula, yang membayar aktor dan mengorganisir setiap detil produksi, berbicara secara terbuka tentang pengabdiannya kepada Pendeta Botros di penjara federal setahun sebelum memproduksi film pada Agustus 2011.
Botros (77), tidak bisa dihubungi untuk memberikan komentar, anaknya, Benyamin mengatakan bahwa ayahnya tengah bepergiaan.
"Saya tidak bisa mengatakan di mana dia karena hidupnya dalam bahaya," ujar Benyamin.  Dia menambahkan bahwa ia tidak berpikir ayahnya telah memainkan peran dalam film.
Pendeta Botros selama beberapa dekade berada di antara tokoh yang paling kontroversial bagi ummat Islam.  Dipenjara dua kali dan diasingkan oleh pemerintah Mesir pada awal 1990-an.  Ia melarikan diri ke Australia dan berselisih dengan Paus Koptik atas gaya otoriternya.
Di Australia, ia memulai pelayanan online yang akhirnya pindah ke televisi kabel.  Menjangkau pemirsa di seluruh dunia dan ia berkhutbah bahwa Islam adalah agama sesat dan Nabi Muhammad seorang pria yang tidak "memiliki moral" yang terlibat dalam tindakan "homoseksual".
Ajaran tersebut membuatnya mendapatkan kemarahan dari pemerintah Mesir dan Arab Saudi.  Al Qaeda diduga mengeluarkan seruan untuk membunuhnya.
 (haninmazaya/www.globalmuslim.web.id)

ANTWERP ( Protes film anti-Islam yang menghina Nabi Muhammad (shalallahu 'alaihi wa sallam) terus meluas, termasuk di negara-negara Eropa. Muslim Belgia juga ikut andil dalam demonstrasi demi membela kehormatan Rasulullah.
Pada hari Sabtu (15/9/2012), ratusan Muslim berkumpul, termasuk wanita dan anak-anak, di pusat kota Antwerp untuk memprotes film "Innocence of Muslims", mereka meneriakkan tahlil dan takbir sambil mengangkat bendera Islam.
Demonstrasi damai berubah menjadi rusuh setelah polisi melakukan tindak kekerasan. Menurut laporan dari seorang ikhwan yang turut dalam demonstrasi, awalnya tidak ada masalah saat demonstrasi digelar, mereka mendengarkan ceramah dari seorang ustadz dari organisasi Sharia4Belgium, Abu Hanifa, tentang sifat-sifat mulai Nabi Muhammad (shalalalallahu 'alaihi wa sallam) dan seberapa besar berharganya Rasulullah bagi umat Islam. Demonstrasi berjalan normal sebelum polisi melakukan kekerasan.
Awalnya dipicu oleh pasukan polisi yang mendekati para wanita Muslimah, dan para pria Muslim berusaha untuk melindungi saudari mereka. Kemudian polisi berusaha menyerang mereka, dan bentrokan pun terjadi. Polisi mulai brutal dengan menyemprotkan gas air mata ke arah demonstran yang di antaranya ada anak-anak. Kemudian polisi mulai menangkap para demonstran dan memasukkan mereka ke dalam bus, termasuk beberapa anak-anak, mereka juga mendapatkan pukulan dari polisi. Para demonstran Muslim yang dikepung hanya bisa membalas polisi dengan teriakan takbir dan bacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an. 
Lebih lanjut sumber mengatakan bahwa sekitar 230 Muslim ditahan selama beberapa jam, saat di bus beberapa dari mereka juga mendapatkan kekerasan dari polisi, tetapi mereka tidak pernah menyesal atas kejadian tersebut karena mereka melakukan itu demi mencari ridho Allah. (siraaj/arrahmah/www.globalmuslim.web.id)

PARIS  – Kepolisian Prancis menangkap lebih dari 100 warga muslim saat melakukan demonstrasi memprotes film anti-Islam di depan gedung Kedubes AS untuk Prancis di ibukota Paris, Sabtu (15/9/2012).
Kepolisian negara penjajah salibis Prancis menangkap para demonstran muslim tersebut dengan tuduhan tidak mendapat izin untuk melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Kedubes AS, yang berdekatan dengan Istana Kepresidenan Prancis.
Sumber di kepolisian Pransis menyebutkan aparat kepolisian telah membuat barikade sekitar  300 meter di depan gedung Kedubes AS. Sumber itu menegaskan para demonstran tidak bisa mendekati gedung Kedubes AS dan Istana Kepresidenan Prancis.
"Berdasar penyelidikan awal, puluhan laki-laki, perempuan dan anak-anak termasuk kelompok salafi, melakukan aksi demonstrasi ilegal di sekitar gedung Kedubes AS. Mereka terlibat keributan dengan aparat kepolisian yang membubarkan mereka." ujar sumber di kepolisian Prancis.
Selama beberapa hari terakhir, seluruh dunia Islam dari Kairawan, Tunisia di ujung barat benua Afrika sampai Sidney, Australia di ujung timur dunia dilanda demonstrasi kaum muslimin. Mereka memprotes film "Innocence of Muslims" karya Yahudi-Kristen AS yang berisi pelecehan dan penghinaan terhadap Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa salam.
Atas nama kebebasan seni, kebebasan berekspresi, HAM dan demokrasi, negara salibis AS dan Barat memberi peluang selebar-lebarnya bagi kelompok Yahudi, Kristen dan paganis untuk melecehkan Islam. Namun jika umat Islam melakukan aksi protes karena membela kehormatan agamanya, aparat keamanan AS dan Barat menangkap dan menyiksa mereka. Inilah wajah demokrasi yang sesungguhnya. (muhib almajdi/arrahmah/www.globalmuslim.web.id)
Powered by Blogger.