Lagi, Film Baru Menghina Islam dan Nabi Muhammad


Brussel –  Seolah tak pernah ada puas-puasnya menghina Islam dan Nabi Muhammad, sebuah film kontroversial lain berisi cerita fitnah tentang Kehidupan Nabi Muhamamd SAW kembali dirilis.
Film itu diberi judul ‘The Innocent Prophet: Life of Muhammad from the Point of View of an Ex-Muslim’ dan bakal dirilis pada tanggal 14 Desember 2012 di Belgia. Terry Jones, pendeta kristen garis keras yang pernah mencetuskan ide ‘Hari Pembakaran Alquran’, ikut terlibat dalam pembuatan film tersebut.
Film ini disutradarai Imran Firasat, seorang warga Belgia asal Pakistan. Kepada media, eks muslim yang murtad ini mengatakan melalui film ini dirinya mencoba untuk mengungkapkan kehidupan Nabi Muhammad dari pandangan eks-muslim.
“Jika kita ingin mengetahui kebenaran Islam. Kita harus mendalami kehidupan Muhammad untuk mencari tahu apakah ia memang utusan Allah atau dia hanya seorang penganiaya anak, pembunuh dan seorang yang mengklaim dirinya Nabi,” paparnya seperti dikutip rt.com, Ahad (9/12/2012).
Sementara itu, sang pembakar Al-Qur’an, pastor Terry Jones di situs pribadinya menyatakan film tersebut dibuat demi memenuhi harapan banyak pihak untuk memaparkan kehidupan Nabi Muhammad yang belum terungkap di masa lalu.Ini juga akan membantu dunia Barat dan umat Islam untuk lebih memahami Muhammad, hidupnya dan ajarannya.
Kepolisian Belgia telah bersiaga penuh meningkatkan status waspada dari tingkat 2 menjadi 3. Ini sebagai langkah antisipasi menjelang rilis film tersebut.Kementerian Dalam Negeri Belgia mengatakan telah terjadi ancaman serius khususnya di kawasan yang merupakan wilayah domisili imigran asal Timur Tengah dan Afrika Utara.
Untuk itu, pemerintah memerintahkan kepolisian Belgia untuk memonitor aktivitas umat Islam. Melihat perkembangan itu, sutradara Imran Firasat mengatakan ia mungkin menunda rilis filmnya guna memastikan tidak ada hambatan terhadap kebebasan bereskpresi.
“Yang pasti, saya menginginkan film ini tidak akan menimbulkan kerugian apapun bagi kemanusiaan,” ujarnya. Imran Firasat kini menetap di Spanyol.[KbrNet/adl/www.globalmuslim.web.id]