JAKARTA- Wakil Ketua DPD yang juga penggerak Posko Penganduan Praktik Mafia Anggaran (P2MA) Laode Ida pada Kamis (13/10) pukul 15.70-17.00 WIB menerima pengaduan seorang pengusaha dari Jakarta yang mengaku dirugikan sebesar Rp2,7 miliar oleh dua orang anggota DPR dari dua partai politik (parpol).
Pengusaha tersebut melaporkan ke Posko P2MA karena dua orang anggota DPR itu belum mengembalikan uang tersebut, padahal telah dijanjikan mendapat dana DPID sebesar Rp40 miliar untuk salah satu wilayah di Sulawesi.
“Kami menerima laporan dari seorang pengusaha di Jakarta korban mafia anggaran dengan nominal dana Rp2,7 miliar. Oknum yang menipu melibatkan dua anggota Senayan dari dua parpol,” tegasnya saat dihubungi di Jakarta, kamis (13/10).
Menurut Laode, pengusaha tersebut sudah memberikan uang muka sebesar Rp2,7 miliar untuk mendapatkan dana DPIP tahun 2010. Namun, setelah uang diserahkan, DPIP tidak kunjung dicairkan.
Pengusaha itu menuturkan kepada Laode, pada 2010 uang Rp2,7 miliar diberikannya kepada dua orang anggota DPR di salah satu rumah makan di kawasan Jakarta. Pengusaha tersebut dijanjikan oleh dua anggota DPR itu mendapatkan anggaran DPID untuk salah satu wilayah di Sulawesi tahun anggaran 2011 sebesar Rp40 miliar.(yus/MI/rima)

Post a Comment