Israel Sabtu kemarin (2/4) memperingatkan warganya di Semenanjung Sinai Mesir untuk mengungsi segera dari wilayah itu, beberapa jam setelah Israel melancarkan serangan udara yang menewaskan tiga pejuang Hamas yang dituduh berencana untuk menculik warga Israel selama festival Paskah Yahudi.
Gurun Sinai, dengan pantai pastoral, adalah tempat liburan favorit bagi warga Israel walaupun adanya peringatan perjalanan berkala. Pada bulan Oktober 2004, 34 orang, sebagian besar dari mereka warga Israel, tewas di sana ketika pembom bunuh diri meledakkan sebuah hotel.
Sebelumnya Sabtu kemarin, seorang jurubicara militer Israel mengatakan pesawat tempur Israel telah menembaki pasukan dari kelompok Islam Hamas yang "berencana untuk melaksanakan penculikan selama Paskah Yahudi, yang dimulai akhir bulan ini.
Kelompok ini berencana untuk melakukan serangan di Israel dan Sinai, kata Militer Israel.
Saksi mengatakan rudal ditembakkan dari pesawat tempur menghantam mobil pada saat sedang bepergian dekat Gaza City, Jalur Gaza, tepat sebelum pukul 02:00 waktu setempat.
Saksi mengatakan rudal ditembakkan dari pesawat tempur menghantam mobil pada saat sedang bepergian dekat Gaza City, Jalur Gaza, tepat sebelum pukul 02:00 waktu setempat.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza Adham Abu Salmia mengatakan tiga orang tewas dan lainnya terluka.
Hamas kemudian mengeluarkan pernyataan yang mengatakan tiga orang yang tewas adalah pejuang Hamas. Mereka menyebut seranganitu sebagai "kejahatan" dan bersumpah akan membalas dendam.
"Kami mengirim pesan sederhana untuk mereka (Israel): Jangan mencoba untuk menguji kesabaran kami, atau Anda akan membuka pintu pertempuran," kata juru bicara Brigade Al-Qasam, sayap militer Hamas, Abu Ubaidah.(fq/ap)

Post a Comment