Gerakan kanan Yahudi Israel, Kahane mengumumkan rencana mereka Rabu lalu untuk menandai perayaan hari Tu Bishvat dengan secara acak melakukan penanaman 20.000 pohon di sekitar pemukiman di Tepi Barat. Satu-satunya aturan adalah bahwa pohon harus ditanam setidaknya seratus meter di luar permukiman dan dengan minimal 150 cm jarak antara setiap pohon.
Media Perancis mengutip sumber anti-pemukiman mengatakan: "Mereka tidak hanya menanam pohon tetapi berusaha mendapatkan tanah."
Meir Bertlar, yang juga penyelenggara rencana tersebut, berkata: "Idenya tidak menanam di dalam permukiman atau diluar pos-pos tetapi di luar itu. Kami akan merampas tanah terpencil dan memperketat cengkeraman Yahudi di atasnya dan menghentikan warga Arab dari mengambil alih. Kami tidak akan memberikan tanah kepada musuh-musuh kami berdasarkan berbagai perjanjian."
Media Perancis juga mengutip Livi Shazin, seorang tokoh terkemuka dalam gerakan Meir yang berpartisipasi dalam gerakan Chassidai Meir, yang mengatakan: "Ada banyak tujuan. Salah satunya adalah untuk memperluas pemukiman di Tepi Barat"
"Jika kami menanam lebih banyak pohon maka kami mengambil tanah lebih banyak lagi bagi orang Yahudi," katanya.(fq/pic)

Post a Comment