Kaum Muslim di Eropa tidak membiarkan saudara mereka di bumi Syam dibantai terus. Setelah di London dan Kopenhagen, Hizbut Tahrir Europa di Belanda menggelar aksi di depan Konsulat Suriah di Den Haag, Belanda, untuk memberikan nushroh kepada penduduk Syam serta melawan musuh Allah, Bashar dan rezimnya yang telah menumpahkan darah.
Setelah dibuka dengan membaca ayat al-Quran, perwakilan media Hizbut Tahrir di Belanda, Okay Pala, berbicara dalam bahasa Inggris yang menyatakan pembantaian telah terjadi atas kaum Muslim di Suriah, serta kekejaman sistem dan kejahatan rezim di negeri Syam itu.
Dia juga berbicara tentang adanya konspirasi Barat atas negeri Syam, serta negeri-negeri Muslim yang lebih suka menjadi mitra dalam konspirasi dan kejahatan itu.
Okay Pala menegaskan bahwa tidak ada solusi untuk masalah negeri Syam ini selain dengan kembalinya Islam dan berlanjutnya kembali kehidupan Islam melalui pembentukan Khilafah Islamiyah.
Kemudian perwakilan media, Abu Hisyam berbicara dalam bahasa Arab, menjelaskan peristiwa di Suriah, kejahatan yang mengerikan, dan bahwa Barat siang hingga malam terus menerus menyerang terhadap Islam dan pemeluknya, dan bahwa Barat tidak menyukai yang terbaik bagi umat Islam, dan memperingatkan bahwa ujungnya perubahan hanya akan mengubah wajah saja.
Ia juga mengingatkan orang-orang atas kewajiban untuk menolong kaum Muslim di Suriah. Ia mengingatkan para pemilik kekuatan dari para perwira dan para anggota tentara bahwa mereka memiliki kewajiban yang harus melakukannya segera untuk membebaskan rasa takut rakyat yang ingin berevolusi.
Perwakilan media Hizbut Tahrir itu juga mengingatkan bahwa rezim Assad hingga berakhir dan siapa pun yang telah melakukan kejahatan terhadap kaum Muslim akan dimintai pertanggungjawaban di pengadilan Daulah Khilafah atas perbuatan mereka sendiri.
Teriakkan takbir dan yel-yel dukungan untuk rakyat Syam pun bergema di sekitar kota.
Di akhir, para peserta berdoa untuk rakyat Syam yang ditindas rezim Assad, serta berdoa agar Allah memungkinkan bagi Hizbut Tahrir untuk menegakkan Khilafah Rasyidah yang kedua sesuai dengan metode kenabian sebagaimana telah dikabarkan oleh Rasulullah Saw yang akan memuliakan Islam dan kaum Muslim.
Beberapa media memberitakan aksi tersebut. Bahkan media televisi sangat jelas menampilkan para pengunjuk rasa dengan kibaran panji-panji Rasuloullah dan seruan Khilafah itu. Opini tentang syariah dan khilafah pun bergema di bumi Eropa. Semoga Allah segera memberikan pertolongan kepada umat Muhammad ini dengan menegakkan Khilafah, amin. [m/f/hizb.nl/htinfo/syabab.com]
Dia juga berbicara tentang adanya konspirasi Barat atas negeri Syam, serta negeri-negeri Muslim yang lebih suka menjadi mitra dalam konspirasi dan kejahatan itu.
Okay Pala menegaskan bahwa tidak ada solusi untuk masalah negeri Syam ini selain dengan kembalinya Islam dan berlanjutnya kembali kehidupan Islam melalui pembentukan Khilafah Islamiyah.
Kemudian perwakilan media, Abu Hisyam berbicara dalam bahasa Arab, menjelaskan peristiwa di Suriah, kejahatan yang mengerikan, dan bahwa Barat siang hingga malam terus menerus menyerang terhadap Islam dan pemeluknya, dan bahwa Barat tidak menyukai yang terbaik bagi umat Islam, dan memperingatkan bahwa ujungnya perubahan hanya akan mengubah wajah saja.
Ia juga mengingatkan orang-orang atas kewajiban untuk menolong kaum Muslim di Suriah. Ia mengingatkan para pemilik kekuatan dari para perwira dan para anggota tentara bahwa mereka memiliki kewajiban yang harus melakukannya segera untuk membebaskan rasa takut rakyat yang ingin berevolusi.
Perwakilan media Hizbut Tahrir itu juga mengingatkan bahwa rezim Assad hingga berakhir dan siapa pun yang telah melakukan kejahatan terhadap kaum Muslim akan dimintai pertanggungjawaban di pengadilan Daulah Khilafah atas perbuatan mereka sendiri.
Teriakkan takbir dan yel-yel dukungan untuk rakyat Syam pun bergema di sekitar kota.
Di akhir, para peserta berdoa untuk rakyat Syam yang ditindas rezim Assad, serta berdoa agar Allah memungkinkan bagi Hizbut Tahrir untuk menegakkan Khilafah Rasyidah yang kedua sesuai dengan metode kenabian sebagaimana telah dikabarkan oleh Rasulullah Saw yang akan memuliakan Islam dan kaum Muslim.
Beberapa media memberitakan aksi tersebut. Bahkan media televisi sangat jelas menampilkan para pengunjuk rasa dengan kibaran panji-panji Rasuloullah dan seruan Khilafah itu. Opini tentang syariah dan khilafah pun bergema di bumi Eropa. Semoga Allah segera memberikan pertolongan kepada umat Muhammad ini dengan menegakkan Khilafah, amin. [m/f/hizb.nl/htinfo/syabab.com]
Lihat Video:
Lihat Foto:

Post a Comment