Yang benar menurut Nadir, bahwa sebagian anggota partai memanfaatkan buku-buku National Democratic Institute dan beberapa anggota lainnya ikut serta menghadiri seminar yang diadakan oleh LSM tersebut atas nama pribadi.
Nadir menyampaikan bahwa sikap partainya tetap mendukung penyelidikan terhadap seluruh LSM yang melakukan aktivitas di Mesir dalam rangka mengungkap sumber pendanaan yang mereka peroleh.
Parnyataan itu disampaikan merespon pemberitaan media yang mengutip dari pernyataan Dr. Imad Abdul Ghafur, pendiri partai An Nur, bahwa partainya memperoleh pelatihan dari National Democratic Institute, salah satu LSM Amerika yang dihentikan operasinya karena tidak memiliki izin resmi serta memperoleh pendanaan dari luar secara illegal. (hidayatullah.com, 12/2/2012)

Post a Comment