Situs itu mengatakan bahwa Hizbut Tahrir mendesak kaum Muslim untuk tidak menerima tawaran bertemu atau berbicara tentang sesuatu apapun dengan intelijen Australia, kecuali mereka dipaksa untuk melakukan itu dari aspek hukum. Situs tersebut mengutip pernyataan Hizbut Tahrir di Australia yang mengatakan, pada saat di mana laporan pers baru-baru ini menyorot tentang cara-cara yang digunakan intelijen Australia terhadap komunitas Muslim. Hanya saja cara-cara ini bukan cara yang baru. Cara-cara seperti “membuat cemas, melakukan pelecehan dan menakuti masyarakat agar menerima diskusi dengan ramah, penyuapan dan penyadapan alat komunikasi pribadi”, maka semua ini sudah terjadi sejak lama. Sesungguhnya intelijen Australia telah mengambil pelajaran dari badan intelijen di negeri-negeri Islam, yang sejauh ini belum mampu membungkam masyarakat dengan semua cara yang dilakukannya. Situs menambahkan tentang sindiran Hizbut Tahrir terkait penambahan aggaran untuk dinas intelijen Australia selama sepuluh tahun terakhir, bahwa meskipun ada penambahan dana dengan jumlah besar, namun ancaman terhadap keamanan di Australia terus tumbuh dan meningkat. Sehingga semua ini memperlihatkan kegagalan kebijakan yang diterapkan oleh intelijen Australia []htpal |

Post a Comment