JAYAPURA, – Mantan Kepala Badan Intelegensi Nasional Hendro Priyono diduga dalang referendum pemerdekaan Papua. Hal itu disampaikan Ketua Umum Liga Perjuangan Nasional Rakyat Papua Arkilaus Baho.
“Hendro Priyono itu otak di balik pemekaran wilayah Papua. Orang Papua terpecah belah oleh kerjaan dia di masa Megawati dulu. Lah terus apa hubungannya dia dukung referendum? Referendum zaman globalisasi sekarang pemenangnya kapitalisme, bukan rakyat,” ujarnya pada PedomanNEWS, Jumat (5/8).
Menurutnya dukungan Hendro adalah hal aneh. Arki berpendapat isu referendum Papua hanya rekayasa intelejen murahan. “Pak Hendro ini saya duga dialah otak di balik euphoria referendum di Papua. Tujuan dia hanya untuk gertak-gertak rezim yang berkuasa dan memenangkan kapitalisme di Papua,” tambah Arki.
Hendro setuju menggelar referendum membahas Papua, seperti diberitakan VIVAnews.com (5/8). Namun referendum yang dimaksud Hendro dilakukan seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya rakyat di Papua.
Rabu lalu ratusan warga Papua berdemonstrasi menuntut referendum untuk menentukan kemerdekaan. Aksi ini dilakukan seiring dengan Koferensi Internasional Lawyer for West Papua (ILWP) di Universitas Oxford, London, Selasa (2/8). Namun, pemerintah Inggris tampak tak mendukung. [pedomannews]
Post a Comment