Insiden di depan masjid di pusat kota Sofia beberapa waktu lalu adalah sebuah kemenangan demokrasi, kata Kapka Siderova, istri pemimpin partai kanan jauh Bulgaria, partai nasionalis Ataka.
Pada tanggal 20 Mei lalu pendukung Ataka, yang dipimpin oleh Siderov, membuat kehebohan di Bulgaria pada saat mereka melangsungkan aksi protes penggunaan pengeras suara oleh masjid di pusat kota Sofia dan aktivis Ataka juga menyerang para jamaah Muslim yang sedang shalat di depan masjid.
Dalam wawancara hari Minggu kemarin (5/6) untuk saluran TV BTV, Siderova mengatakan "benturan di depan masjid adalah cara untuk mendapatkan hak agar tidak kembali mendengar 'raungan' para Imam".
Dia menegaskan batas toleransi belum dilanggar karena tidak ada pertempuran, hanya aksi saling mendorong, menambahkan hal-hal seperti ini biasa terjadi mana-mana dan setiap waktu, sembari memberi contoh pada saat kunjungan Presiden AS, George W. Bush, di Brussels ketika demonstran melemparkan telur ke arahnya.(fq/novinite)

Post a Comment