Sekitar 3000 staf rumah sakit al-Aini Qasr turun ke jalan-jalan di Kairo pada hari Kamis ini (10/2) dan menuju ke parlemen bawah untuk bergabung dengan ribuan demonstran yang memblokade gedung legislatif, AFP melaporkan.
Revolusi rakyat telah memasuki hari ke-17 berturut-turut di Mesir yang dilanda krisis, meskipun penggerebekan besar-besaran pada demonstran dalam dua hari terakhir yang sejauh ini telah menewaskan lebih dari seratus orang tewas atau terluka.
Ribuan demonstran pro-demokrasi berkemah semalam di jalan-jalan Kairo ibukota Mesir, di dekat gedung parlemen, tempat demonstrasi besar-besaran pada hari Rabu kemarin.
Dalam perkembangan lain hari Kamis ini, pengunjuk rasa memblokir jalan-jalan dan rel kereta api yang menghubungkan bagian utara negara itu ke selatan.
Laporan-laporan mengatakan demonstran pro-demokrasi membakar ban yang ditempatkan di jalan raya utama yang berlangsung dari Kairo ke Assiut, 350 kilometer selatan Kairo.
Sekitar 8.000 demonstran, terutama petani, turun ke jalan-jalan di Assiut dan menggunakan papan kayu dan batu bata untuk memblokir jalur kereta api.
Juga, lebih dari 3.000 pekerja kereta api melakukan pemogokan dalam upaya untuk menempatkan lebih banyak tekanan terhadap Presiden Mesir Hosni Mubarak untuk mengundurkan diri.(fq/prtv)

Post a Comment