Densus88 Berulah, Australiapun Marah


Laksana "bos" marah pada "anak buahnya", maka berita ini sangat cocok sekali. Pemerintah Australia "marah" dan mengirim pejabatnya untuk menginvestigasi dugaan penyiksaan yang dilakukan oleh Densus 88 terkait kasus penyiksaan pembrontak RMS di Maluku. Seorang juru bicara urusan luar negeri Australia mengatakan pihaknya mengetahui dan prihatin dengan itu. Info ini berasal dari adanya pengaduan yang menyatakan Densus 88 memukuli dan menyiksa tahanan kelompok separatis dan melukai mereka.
Kontan,media cetak Australiapun ramai-ramai menanggapi  hal tersebut, harian The Sydney Morning Herald dalam laporannya mengatakan Densus 88 menerima jutaan dolar dari Australia setiap tahunnya untuk memerangi kelompok teroris di Indonesia.

Polri dan Densus 88 dinilai tergantung pada bantuan Australia. Dan sebagaimana yang di katakan Kepala Bidang Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Marwoto Soeto menegaskan, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror memang dilatih oleh pihak Australia. Tidak hanya menerima pelatihan, Densus juga diberi peralatan canggih oleh polisi Australia. Itulah sebabnya, Polisi Federal Australia bisa leluasa mengintervensi dan berkeinginan memeriksa oknum Densus 88 yang diduga melakukan penyiksaan pada pemberontak separatis di Maluku.[muslimdaily.net/bbs]