Showing posts with label Jokowi. Show all posts

7:35 PM
Jelang pertemuan negara anggota G-20, Sabtu (15/11/2014) besok media lokal di Brisbane, Australia, yakni The Courier Mail memasang foto 20 kepala negara dengan menggunakan kostum unik di halaman depan koran mereka.

Dalam foto yang berjudul "Welcome Paradise" tersebut Presiden Indonesia, Joko Widodo digambarkan tengah memanggang sosis seperti sedang pesta barbeque lengkap dengan celemek ala koki. Dalam foto yang telah diedit itu Jokowi tetap mengenakan topi seperti peci hitam.

Sementara pemimpin negara lainnya seperti Presiden Amerika serikat (AS) Barack Obama, ditampilkan bertelanjang dada dan hanya mengenakan celana
'kolor' motif kembang seperti turis yang sedang berada di pantai.

Sesuai judul foto, 20 kepala negara itu tampak sedang berada di tempat yang sangat nyaman untuk berlibur. Vladimir Putin mengenakan topi panjang yang tebuat dari kardus bir. Adapula pemimpin negara yang memegang papan selancar, stik pancing lengkap dengan ikan raksasa yang didapat. Beberapa lainnya memegang gelas minuman.

G-20 sendiri merupakan pertemuan forum ekonomi, G-20 lebih banyak menjadi ajang konsultasi dan kerja sama hal-hal yang berkaitan dengan sistem moneter internasional. Apakah pertemuan pemimpin ini menghasilkan kebijakan-kebijakan yang mengarah pada stabilitas keuangan internasional serta pemecahan masalah yang tidak dapat diatasi oleh satu negara tertentu saja atau hanya menjadi ajang liburan seperti yang digambarkan The Courier Mail, so, kita tunggu saja hasilnya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan resmi dari pihak Joko Widodo maupun para pendukung Joko Widodo.(CNN)[www.globalmuslim.web.id]

10:09 PM
Nama-nama menteri yang diumumkan Jokowi di kompleks Istana Negara minggu lalu (26/10), tidak luput dari perhatian banyak pihak. Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto juga memberikan tanggapan terhadap susunan kabinet Jokowi tersebut.
jubir-hti-ismail-yusantoKepada Mediaumat.com (28/10), Ismail mengungkapkan, “Pertama, dikatakan bahwa menteri-menteri Jokowi dipilih dengan cermat dari orang-orang yang bersih. Akan tetapi, saat ini ternyata di luar beredar bahwa kabinet sekarang diisi oleh orang-orang yang punya masalah. Rini M. Sumarno misalnya, dia mendapatkan raport merah dari KPK terkait kasus BLBI dan mark up Sukhoi.Kedua, revolusi mental yang dimaksud itu bagaimana kan tidak jelas? Dikatakan pro rakyat tapi menterinya pro kepentingan pengusaha.”
Ismail menyatakan bahwa kabinet baru ini tidak akan membawa Indonesia ke arah perubahan yang lebih baik, “Tidak ada perubahan, yang baru paling hanya orangnya saja.”
Ismail juga menambahkan bahwa sikap HTI akan tetap konsisten dalam perjuangan syariah dan Khilafah, tidak akan sekalipun mendukung sistem yang bertentangan dengan Islam. “HT konsisten bahwa kalau bukan syariah, kita nggak mendukung,” pungkasnya. (mediaumat.com, 28/10/2014)
[www.globalmuslim.web.id]

7:11 AM

KOMPAS.COM/FABIAN JANUARIUS KUWADO Presiden Joko Widodo memberi sambutan dalam Syukuran Rakyat di Monas, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2014) 
 
JAKARTA, — Di tengah penyusunan kabinet, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memastikan akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada tanggal 31 Oktober 2014. Dengan begitu, harga baru BBM berlaku mulai 1 November.

Jelas ini "kado" pahit dari pemerintah baru pimpinan Jokowi-Kalla. Sumber Kontan yang mengetahui rencana tersebut mengatakan, Jokowi-JK akan menaikkan harga BBM bersubsidi sebesar Rp 3.000 per liter. "Ini seperti rencana semula, naik Rp 3.000 per liter," ujar sumber tersebut, Kamis (23/10/2014). Ini artinya, BBM bersubsidi akan naik 46,1 persen, dari Rp 6.500 menjadi Rp 9.500 per liter. Kenaikan ini akan menghemat anggaran tahun ini sebesar Rp 20 triliun.

Bersamaan dengan kenaikan harga BBM, pemerintah akan memberikan bantuan ke masyarakat miskin. Ada 20 juta keluarga miskin yang akan mendapatkan "guyuran" dana dari pemerintah. Jumlah ini naik dari jumlah orang miskin penerima kompensasi kenaikan harga BBM dua tahun lalu yang hanya 15,5 juta kepala keluarga.

Berkaca pada masa itu, pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan bantuan langsung sementara sebesar Rp 150.000 per bulan per rumah tangga miskin. Dengan kenaikan harga BBM sebesar Rp 2.000 per liter, bantuan berlangsung selama empat bulan kepada 15,5 juta orang. Dengan skema sama, pemerintah baru harus menyediakan dana bantuan sosial Rp 9,3 triliun. Padahal, APBN-P 2014 cuma mengalokasikan dana Rp 5 triliun untuk cadangan sebagai antisipasi kenaikan BBM.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani mengatakan, APBN-P 2014 tak bisa memberikan bantuan seperti 2013 jika harga BBM naik Rp 3.000 per liter. "Dana yang ada hanya bisa memberikan kompensasi 2-3 bulan saja," kata Askolani, Rabu (22/10/2014).

Dengan penerima bantuan lebih besar, dapat dipastikan dana kompensasi harus bertambah. Pemerintah Jokowi harus meminta tambahan anggaran baru ke parlemen. Ini belum tentu mulus, mengingat kubu oposisi menguasai parlemen. Di DPR, Koalisi Merah Putih menguasai 353 kursi atau 63 persen suara, sedangkan Jokowi-JK yang didukung Koalisi Indonesia Hebat hanya 207 kursi atau 37 persen. KIH pasti harus menyerah jika harus voting untuk menambah dana kompensasi.

Ecky Awal Mucharam, anggota DPR dari Fraksi PKS (anggota KMP) menegaskan, partainya sejak awal menolak kenaikan harga BBM karena ini akan mendorong inflasi dan menekan pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu,  Satya Yudha, anggota DPR dari Partai Golkar, mengatakan, kenaikan harga BBM hak pemerintah. Namun, pemerintahan Jokowi harus cermat menghitung penghematan anggaran dan alokasinya untuk kegiatan produktif. (Asep Munazat Zatnika, Jane Aprilyani, Margareta Engge Kharismawati, Umar Idris)

1:56 PM
KLATEN – Kiat Esemka mendapatkan beragam kendala dalam mengkampanyekan diri sebagai mobil nasional. Mulai dari masalah uji kelayakan, emisi gas buang dan terakhir diklaim meniru desain mobil China, Foday.

Kendati demikian, Sukiyat sebagai pengelola Kiat Motor Klaten penggagas kerja sama dengan SMK dalam merakit Kiat Esemka, mengakui bahwa sebagian komponen masih mengadopso desain mobil dari Korea, Australia dan juga China. Sukiyat menjelaskan masih sulit mencari komponen lokal hingga terpaksa harus mengadopsi dari luar.

Namun, Sukiyat berani menjamin bahwa Kiat Esemka Rajawali yang digunakan oleh Wali Kota Solo Joko Widodo, adalah murni hasil karya produk lokal. Pasalnya, sejak proses pembuatan sasis hingga karoseri body dan mesin hasil buatan rakitan lokal. Sementara suku cadang dikerjakan manual oleh siswa SMK.

Yang terpenting bagi Sukiyat dalam proses perakitan mobil Kiat Esemka ini, bukan persoalan darimana komponen didatangkan. Menurutnya, yang terpenting adalah memberikan pendidikan kepada pelajar sebagai generasi bangsa.

Sukiyat menjelaskan dia mengilhami Kiat Esemka dari Foday, sebuah industri mobil China yang dibuat home indusri di provinsi Guangdong. Foday sendiri sudah menyisir penjualan di seluruh dunia, namun belum sampai ke Indonesia baru sampai di Malaysia.


Maaf2 kata sebelumnya ya…. pemberitaan tipi sekarang ini lebay mode on……dan sepertinya sudah jamak lumrah hal2 semacam ini menjadi sebuah komoditas tertentu bagi pihak2 tertentu pula………..
anak2 SMK sekarang ini canggih..bisa bikin mobil!! Hebat banget pokoknya deh, dari pak RT, tukang sapu, pengemis…semu bilang kalo anak2 Indonesia sekarang jempolan….saya sebagai masyarakat indonesia juga bangga….berarti orang indonesia pada melek teknologi…maklum, anggaran pendidikan cukuplah besar akhir2 ini secara jumlah….
hasilnya dapat dilihat pada gambar2 berikut
apik yo...
karya anak SMK
Indonesia memang TOP
Kata diberita mobil diatas adalah modifikasi sebuah Toyota Crown yang disulap anak2 sekolah SMK dan dijadikan sebuah SUV.
Tapi dibelahan dunia lain….sebuah Perusahaan otomotif  telah membuat hal yang serupa!! Dialah Guangdong-Foday…….sebuah mobil mereka juga memiliki wajah serupa!! cek this gan!!
ini bikinan cina KW 37
sudah ngglinding di negara 5osialis
emang cina negara penjiplak no 1...bahkan yang baru dibikin anak SMK dah ada disana
nah bagaimana tanggapan pembaca semua??? pokoknya bikin bingung…..galau….kok iso????
nah..karna artikel ini dah njelehi dan banyak pro-kontra : akhirnya ada yang penasaran wawancara dengan pak-dhe kiat!

[www.globalmuslim.web.id]

1:50 PM

Sukiyat. JIBI/SOLOPOS/DokSOLO – Pengusaha bengkel mobil dari Trucuk, Klaten, H Sukiyat mengaku sepanjang hari Minggu (4/3/2012), dirinya mendapat sejumlah ancaman dari berbagai pihak.
“Saya kan membeberkan masalah teknis apa adanya, seperti yang saya ketahui, tetapi rupanya ada sejumlah pihak yang tidak senang dengan apa yang saya beberkan,” ujar Kiyat melalui telepon kepada Espos.
Kiyat mengaku dirinya pasrah saja, tapi dirinya merasa lega telah membeberkan masalah mobil Esemka sesuai apa adanya. “Prinsipnya, saya bukan orang politik, saya orang teknik. Jadi yang saya ungkapkan masalah teknis sesuai dengan pengetahuan saya,” ujar Kiyat.
Dia enggan membeberkan siapa yang mengancam dirinya, tapi bila nanti terjadi sesuatu terhadap dirinya, masyarakat tahu bahwa memang ada sejumlah pihak yang ingin menyingkirkannya.
Terkait bantahan Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK), Sulistyo Rabono soal comot-comot komponen mobil lain, Kiat menyatakan silahkan aja pihak hal itu dibantah. “Toh ada saksinya Kepala SMK Trucuk yang tahu persis dimana membeli komponen yang comotan itu,” tutur Kiat.
“Saya ini hanya orang cacat yang ingin membagikan ilmu saya dalam memperbaiki body mobil, tidak ada sedikitpun keinginan saya untuk mencari ketenaran atau yang lain-lain,” ujar Kiat.
Lebih lanjut Sukiyat mengatakan, jika Jokowi dkk membantah apa yang dia katakan, maka dia mempersilakan mereka menyebutkan darimana asal komponen-komponen mobil Esemka itu. “Tanyakan kepada Jokowi, dimana di Indonesia yang membuat gardan mobil, transmisi box, axle dll,” sambung Kiat, seraya menambahkan kalau memang ada pabrik yang memproduksi komponen tiruan maka itu namanya pembohongan kepada publik.  Danie H Soe’oed/solopos



[www.globalmuslim.web.id]

3:35 PM
Kedustaan Jokowi Terungkap


SOLO - Masyarakat Indonesia patut kecewa dan kaget dengan beberapa fakta yang terungkap bahwa ternyata Mobil ESEMKA yang sempat mengangkat nama mantan Wali Kota Solo, Joko Widodo. Pasalnya, Jokowi sering berkampanye ESEMKA adalah mobil karya anak bangsa. Namuna ternyata, ESEMKA hasil buatan perusahaan China yang bernama Foday, berikut pemaparan lengkapnya:
Anda masih ingat dengan mobil ESEMKA? Mobil yang telah melejitkan nama Jokowi sampai setinggi langit. Mobil yang diakui mobil nasional murni buatan anak negeri, buatan anak-anak SMK yang dirakit di bengkel bapak Sukiyat Solo. 

Kami yakin Anda dan mayoritas penduduk republik ini masih ingat betul. Maklum saja, Media massa kala itu memberitakan dengan gegap gempita luar biasa. Hampir setiap hari mobil Esemka dan Jokowi muncul di layar berita.

Publikpun dibuat terpesona, Seolah terharu dan sulit dipercaya, Ternyata ada putra bangsa yang punya prestasi luar biasa. Sesuatu yang tidak pernah terpikir sebelumnya, yaitu membuat mobil sendiri. Luar biasa.

Jokowi sebagai walikota Solo yang memperkenalkan dan mendukung kelahiran mobil itu, Namanya dipuja-puja bak seorang dewa. Namanya menjadi buah bibir dimana-mana. Terkenal luar biasa. 

Tapi yakinkah Anda bahwa mobil itu benar-benar dirancang, dirakit dan diproduksi murni oleh anak-anak SMK? sebagaimana yang diberitakan media.

Tahukah Anda bahwa semua itu adalah PENIPUAN BESAR-BESARAN? Kami akan membuktikan kepada Anda bahwa informasi yang kita terima selama ini adalah BOHONG BESAR. 

Ternyata body dan spare part mobil Esemka diambil dari Cina. Desain rancangannya pun dari Cina, tepatnya dari perusahaan mobil Foday. Berikut nama lengkap dan alamat perusahaannya di Cina: Guangdong Foday Automobile Co.,Ltd. Alamat: BOAI ROAD EAST,SHISHAN TECHNOLOGICAL & INDUSTRIAL PARK B, NANHAI DISTRICT, FOSHAN CITY, GUANGDONG

Anda bisa melihat dalam foto-foto berikut ini desain mobil Esemka dengan mobil Foday Produksi Cina. 99 persen mirip, hanya logo mereknya saja yang berbeda.

Perakitnya, bapak Sukiyat juga sudah mengakui bahwa itu bukan murni buatan anak negeri, melainkan dari negara luar. Namun rupanya ia mendapat tekanan dan ancaman untuk tutup mulut, tidak membuka yang sebenarnya kepada masyarakat.

Berikut pengakuan bapak Sukiyat kepada Solopos: “Saya kan membeberkan masalah teknis apa adanya, seperti yang saya ketahui, tetapi rupanya ada sejumlah pihak yang tidak senang dengan apa yang saya beberkan,”

Sukiyat mengaku dirinya pasrah saja, tapi dirinya merasa lega telah membeberkan masalah mobil ESEMKA sesuai apa adanya. “Prinsipnya, saya bukan orang politik, saya orang teknik. Jadi yang saya ungkapkan masalah teknis sesuai dengan pengetahuan saya,” ujar Sukiyat.

Dia enggan membeberkan siapa yang mengancam dirinya, tapi bila nanti terjadi sesuatu terhadap dirinya, masyarakat tahu bahwa memang ada sejumlah pihak yang ingin menyingkirkannya.

Perlu Anda ketaahui bahwa beberapa bulan setelah pengakuannya di media, bengkel miliknya mengalami kebakaran. Entah murni kebakaran atau memang sengaja dibakar. (Islamedia/Voa Islam)

----
Tambahan bukti link :
INI MOBIL FODAY BUATAN CINA YANG DIAKU SBG MOBIL ESEMKA
1. http://fodayauto.gmc.globalmarket.com/products/details/explorer-vi-suv-6492f9y-632406.html
2. http://fodayauto.gmc.globalmarket.com/
3. http://product.auto.163.com/series/16115.html

LIHAT VIDEONYA DI YOUTUBE:
http://www.youtube.com/watch?v=a4f50gMOHhc

PENGAKUAN BPK. SUKIYAT KEPADA MEDIA:
http://www.solopos.com/2012/03/04/beberkan-esemka-sukiyat-mengaku-diancam-167601

BENGKEL BPK. SUKIYAT KEBAKARAN:
http://www.merdeka.com/peristiwa/bengkel-milik-penggagas-mobil-esemka-terbakar.html
 (voa-islam.com)


[www.globalmuslim.web.id]

2:52 PM
 

JAKARTA (voa-islam.com) - Sebuah rekayasa yang sangat berlebihan dilakukan oleh para pendukung calon presiden (Capres) PDIP Jokowi di dunia maya. Penggiringan opini itu mereka lakukan agar Jokowi tidak pernah salah di mata publik. Jokowi sebagai manusia 'super', tanpa cacad.

Kemudian, para pendukung fanatik Jokowi yang membuat istilah baru yaitu pasukan nasi bungkus (panasbung), dinilai tidak mengedepankan aspek moral dalam berpolitik. Langkah itu, sudah keluar dari kaidah moral politik, alias menghalalkan segala cara. 

Pakar komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing mengatakan adanya akun bayaran pendukung Jokowi di media sosial sebagai bentuk penggiringan opini publik untuk tujuan tertentu.

"Kalau memang akun-akun di media sosial seperti di Twitter itu dikendalikan, berarti ada maksud tertentu menggiring opini publik. Harusnya ketika berpolitik, tidak boleh lepas dari moral. Seharusnya dalam memperoleh kekuasaan itu netral, tidak ada penggiringan," kata Emrus, Senin (28/4/2014).

"Satu orang membawahi banyak akun di media sosial, itu sama saja dengan kebohongan publik. Sepertinya banyak orang yang berkomentar, padahal hanya dikendalikan satu orang supaya terbentuk opini," lanjutnya.

Direktur Lembaga Emrus Corner itu memaparkan penggiringan opini publik yang dilakukan akun bayaran pendukung Jokowi tak jauh beda dengan money politics. Apalagi setelah beredar informasi, akun yang biasa berkomentar untuk mendukung Jokowi dan menjelek-jelekkan capres lain itu ternyata menerima gaji.

"Apalagi seperti itu (pendukungnya menerima gaji). Itu tidak jauh beda dengan menghalalkan money politics. Seharusnya gerakan masyarakat itu natural, tidak ada penggiringan. Ini sama saja dengan politik mobilisasi Hitler. Bedanya, mobilisasi Hitler saat itu dilakukan dengan ancaman. Pergerakan lewat media sosial seperti itu (akun bayaran), menghalalkan money politics," imbuhnya.
Ini sebuah tindakan yang tidak bermoral. Di mana dengan menggunakan opini, tujuan menggiring rakyat dan memanipulasi pikiran rakyat, seakan-akan Jokowi itu, manusia yang tidak ada lagi tandingannya.
Padahal, Jokowi itu hanyalah tokoh 'abal-abal' alias 'jadi-jadian', produk dari media yang dibayar, dan menggelembungkan Jokowi, dan rakyat tertipu. Siapa dibalik semua itu. Tak lain, 'konglomerat' Cina, dan para penjajah barat. (jj/dbs/voa-islam.com)
Powered by Blogger.