Pejabat NATO Sebut Lebih Banyak Rudal Yang Ditembakkan Di Suriah

detSEBUAH rudal balistik jarak pendek ditembakkan di dalam wilayah Suriah pada hari Rabu kemarin, menyusul peluncuran rudal serupa pekan lalu, seorang pejabat NATO mengatakan pada hari Kamis ini (10/1/2013).
Pejabat itu mengecam peluncuran rudal tersebut dengan menyebutnya sebagai tindakan “sembrono”.
“Penggunaan senjata tanpa pandang bulu itu menunjukkan rezim Assad mengabaikan kehidupan rakyat Suriah sendiri,” kata pejabat tersebut.
Pejabat itu mengatakan NATO telah mendeteksi peluncuran rudal, rudal terarah balistik jarak pendek di dalam wilayah Suriah pada hari Rabu kemarin, menyusul peluncuran serupa pada tanggal 2 dan 3 Januari. Semua rudal ditembakkan dari dalam Suriah dan mendarat di utara Suriah, ujarnya.
Deskripsi dari rudal merupakan rudal Scud sesuai dengan yang ada di gudang senjata militer Suriah, namun pejabat itu mengatakan NATO tidak dapat mengkonfirmasi jenis rudal yang digunakan.
Pejabat NATO menanggapi laporan langsung dari aktivis oposisi Suriah dekat pangkalan militer Qaldoun, 50 km (30 mil) utara Damaskus, yang mengatakan empat roket besar, yang memang rudal Scud, ditembakkan dari pangkalan itu semalam sebelumnya.
NATO sendiri telah setuju untuk mengirim rudal Patriot senjata anti-rudal untuk melindungi Turki dari serangan rudal yang mungkin datang dari Suriah.(fq/islampos/reuters/www.globalmuslim.web.id)