Demikian dikatakan Umm Khalid perwakilan Muslimah Hizbut Tahrir asal Turki saat membawakan materi ‘Kegagalan Model Islam Moderat dalam menjamin Hak Ekonomi Perempuan’ dalam konferensi perempuan Internasional di Jakarta, (Sabtu 22/12/2012).
“Sangat memalukan bahwa pemerintah Turki (saat ini) telah menggunakan Islam untuk menamai model mereka yaitu pemerintahan yang sekuler secara terus menerus,” tegasnya.
Menurutnya kondisi ini sama memalukannya ketika negara Turki terus mendukung sistem buatan manusia sebagai cara terbaik guna menlindungi hak-hak perempuan dari ketidakadilan, kemiskinan, dan penindasan. Padahal, perempuan telah menderita di bawah sistem kapitalisme ini.
“Sebagai contoh, universitas menolak seorang mahasiswa kedokteran hanya karena jilbabnya,” jelas Umm Khalid.
Hal ini menggambarkan bagaimana model ‘Islam moderat’ dari pencampuran beberapa tradisi Islam dengan sistem sekuler dan demokrasi telah benar-benar gagal.
“Sistem ini gagal dalam menjaga hak-hak ekonomi, kesejahteraan dan martabat perempuan,” terangnya.
Hal inipun dijelaskan dalam Al Qur’an surah 42 dan At Taubah ayat 109.
“Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui ” [Al Baqarah: 42].
“Maka manakah yang lebih baik? Orang-orang yang menaruh pondasi bangunan atas dasar takwa kepada Allah dan keridhaan-(Nya) itu yang baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh” [At-Taubah: 109].
Satu-satunya kemungkinan yang benar supaya perempuan dan anak-anak serta seluruh umat manusia hidup bermartabat dan damai yaitu hanya dengan pendirian negara Khilafah. Di pengadilan Syariah tercatat Khilafah Usmani menunujukkan bagaimana perempuan memanfaatkan pengadilan ketika hak-hak ekonomi mereka dilanggar dan bahkan bisa menuntut.
“Islam telah menjamin hak-hak perempuan melalui suatu sistem yang sempurna. Jadi bagaimana bisa kita meminta atau berharap pada sistem buatan manusia untuk menjamin keamanan finansial dan kesejahteraan perempuan di dunia Muslim,” sambungnya. (Ayfa/Pz/Islampos/www.globalmuslim.web.id)

Post a Comment