Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu tidak dapat menyembunyikan kekhawatiran terkait masa depan rezim Zionis dan dia menilai berbagai peringatan Hamas di Gaza membuktikan bahwa Israel sedang menghadapi ancaman serius.
Mehr News (10/12) mengutip media massa Lebanon menyebutkan, Benyamin Netanyahu di akhir sidang kabinetnya Ahad (9/12) mengatakan, "Komitmen muqawama untuk menghancurkan Israel sangat memprihatinkan."
Ditambahkannya, "Sabtu kemarin (8/12) kita mengenal wajah asli musuh kita, mereka tidak berniat berunding dengan kita, mereka ingin menghancurkan wilayah kita."
Netanyahu mengatakan bahwa dirinya selalu dibayangi kekhawatiran setelah mendapat bisikin dari banyak pihak yang menyatakan siap untuk melanjutkan operasi ofensif.
Dikatakannya, "Yang paling mengkhawatirkan adalah fakta bahwa Mahmoud Abbas (Abu Mazen) tidak mengecam pernyataan para (para pemimpin) Hamas yang bertekad menghancurkan Israel, sama seperti ketika dia tidak mengecam penembakan roket dan rudal Gaza ke Israel. Sangat disayangkan sekali, dia (Abu Mazen) juga berusaha bersatu dengan Hamas yang didukung oleh Iran."[irb/ian/www.globalmuslim.web.id]

Post a Comment