Pasukan Suriah Kembali Tembaki Demonstran yang Baru Keluar Shalat Jumat

Pasukan Suriah menembakkan gas air mata dan peluru ke arah ribuan pengunjuk rasa yang tumpah keluar dari masjid setelah shalat Jumat siang kemarin (20/4), kata aktivis.
Aktivis oposisi melaporkan bahwa sedikitnya 11 warga sipil Suriah tewas oleh penembakan rezim dan serangan lain di hari Jumat kemarin, hari utama dari seminggu aksi protes menyerukan penggulingan Presiden Bashar Assad.
Pada hari Jumat kemarin, aksi protes dilaporkan terjadi di Damaskus dan sekitarnya, serta di sebelah utara kota Aleppo, wilayah sentral Hama dan Homs, di kota-kota timur dekat perbatasan dengan Irak dan di provinsi selatan Daraa. Para demonstran tumpah keluar dari masjid ke jalan-jalan, menyerukan kejatuhan Assad dan meneriakkan dukungan untuk pasukan pemberontak di negara itu, kata aktivis.
"Keamanan sangat ketat di Damaskus," kata aktivis Maat al-Shami, yang menambahkan bahwa meskipun ada kehadiran agen keamanan berpakaian preman, aksi protes tetap terjadi di lingkungan Qaboun, Midan, Barzeh dan Mazzeh di ibukota.
Dia mengatakan, pasukan melepaskan tembakan ke udara untuk membubarkan demonstran. Para aktivis juga mengatakan, pasukan menembakkan peluru dan gas air mata kepada para pengunjuk rasa di Aleppo, serta pusat kota Hama.(fq/ap/Globalmuslim.web.id)