Seorang mualaf Italia yang bekerja sebagai pembuat gambar ditangkap pada Senin kemarin (23/4) di Pesaro Italia tengah atas tuduhan mendistribusikan informasi tentang bagaimana membuat bom, polisi mengatakan.
"Dia dituduh melakukan hasutan untuk kegiatan dengan tujuan teroris," kata Alfonso Polverino, seorang perwira dari kepolisian elit Digos, kepada AFP.
Pria 28-tahun dari Pesaro di Italia tengah tersebut ditahan saat ia sedang bersiap-siap meninggalkan negaranya menuju ke Maroko dengan pacar nya. Polisi mengatakan mereka telah menyita sebuah komputer dan materi digital dari rumahnya.
Polisi mengatakan pria Italia itu telah menyatakan tentang keinginannya untuk melakukan perjalanan ke Afghanistan untuk bergabung dengan pejuang Taliban dan dikaitkan dengan seorang pria Maroko, Mohammed Jarmoune, yang ditangkap bulan lalu karena merencanakan serangan terhadap sebuah sinagog di Milan.
Penyidik mengatakan pria Italia tersebut telah mengirim Jarmoune dan email lainnya dengan link ke petunjuk online untuk melakukan tindakan teror.
Polverino mengatakan bahwa 11 orang lagi - delapan mualaf Italia dan tiga warga Maroko - masih dalam penyelidikan.(fq/afp/Globalmuslim.web.id)

Post a Comment