Email bocor dari lembaga analisis keamanan Stratfor, yang diperoleh kelompok hacker Anonymous menunjukkan bahwa jasad Usamah Bin Ladin tidak dikuburkan di laut tapi dibawa terbang ke AS untuk dikremasi.
Situs whistleblower Wikileaks telah merilis email milik wakil presiden Stratfor untuk intelijen Fred Burton, di mana ia mengatakan "Laporan, bahwa kami membawa jasadnya bersama dengan kami."
"Tubuh bin Ladin menuju Dover, DE menggunakan pesawat CIA. Dan seterusnya dibawa ke Institut Patologi militer di Bethesda," email berikutnya pada hari yang sama menyatakan.
Burton selanjutnya mengatakan bahwa "Jika tubuh Usamah bin Ladin dibuang di laut, saya ragu, langkah ini akan seperti Adolph Eichman. Kami ingin foto, sidik jari DNA, dll. "
Namun, dalam komunikasi terakhirnya terkait subjek dengan George Friedman, CEO Stratfor, Burton mengatakan "Jdatuhkan dan biarkan kotor, Dia sudah tidur dengan ikan."
Email tersebut adalah di antara lima juta pesan yang dihack dari perusahaan. Stratfor termasuk perusahaan besar, pelanggannya para pejabat militer dan lembaga pemerintah internasional. Mingguan bisnis AS bahkan menyebut Stratfor merupakan "bayangan CIA".
Presiden AS Barack Obama mengklaim bahwa Usamah bin Ladin tewas oleh pasukan AS pada tanggal 1 Mei 2011 lalu dalam sebuah kompleks persembunyian di Pakistan.
Seorang pejabat AS kemudian tiba-tiba mengumumkan bahwa tubuh Usamah Bin Ladin sudah terkubur di laut, dan mengkliam penguburannya telah sesuai dengan hukum Islam.
Para pejabat AS juga mengklaim keputusan mereka untuk penguburan di laut dibuat karena tidak ada negara yang akan menerima jasad Usamah bin Ladin, tidak ada penjelasan mengenai negara mana yang sebenarnya dihubungi tentang masalah tersebut.(fq/prtv)

Post a Comment