Biadab, begitulah realitas pasukan Assad beserta gangnya yang setiap hari menargetkan siapa pun dari rakyat tak bersenjata yang menginginkan perubahan, termasuk remaja dan anak-anak. Bahkan seorang anak yang akan menolong korban pun menjadi target tembakkan.
Tak tampak lagi anak itu, sementara seorang pria yang telah tertembak dengan darah berlumuran di tubuhnya sambil menahan rasa sakit berusaha untuk menyelamatkan diri.
Warga Suriah benar-benar telah menjadi reporter hebat, karena memang merekalah para pelaku kebangkitan, untuk menyampaikan berita-berita terkini seputar kondisi Suriah, ketika penguasa korup Assad memlokade para media.
Video tersebut hanyalah salah satu dari sekian banyak video yang tersebar di internet tentang kejahatan gang keji Assad terhadap rakyat tak bersenjata.
Rakyat Suriah terus berdiri tegap untuk melawan rezim dzalim Assad, sekalipun nyawa siap menjadi tarohannya.
Hampir setiap hari, darah para syuhada yang setara Hamzah membasahi bumi Syam, negeri yang telah Rasulullah Saw kabarkan sebagai pusat negeri Islam.
Ini terjadi di tengah-tengah rezim Assad ketika menjelang ajalnya yang kian dekat. Di waktu sama, negeri-negeri kaum Muslim masih terpenjara oleh batas-batas semu nasionalisme. Pangilan pertolongan rakyat Syam pun seolah tak terdengar.
Sementara dunia internasional, terutama negeri-negeri yang telah menjadi teman sekutu Suriah ikut serta membiarkan pembantaian terus terjadi.
Dalam kondisi seperti ini, kaum Muslim di Syam tidak berhenti, tanpa kenal lelah terus berdiri di hadapan penguasa zhalim. Mereka hanya bergantung kepada pertolongan Allah, Rabbul 'alamin.
Ya Allah, semoga Engkau memberikan kesabaran dan kekuatan, serta pertolongan dan kemenangan kepada muslim Syam. Semoga Khilafah yang sesuai metode kenabian segera terwujud kembali sebagai perisai umat ini. Amin. [m/f/tahrir.syria2011/syabab.com]
Lihat Video:

Post a Comment