Muslimah HTI datangi DPRD Malang tolak kenaikan BBM

20120314tolak-kenaikan-bbm-141.jpg (300×200)Malang - Ratusan perempuan dari Muslimah Hizbuth Tahrir Indonesia (HTI) mendatangi gedung DPRD Kota Malang, Jawa Timur, Kamis, dengan membawa anak-anak mereka untuk menyatakan penolakan terhadap rencana penaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Selain membawa anak-anak, massa Muslimah HTI itu juga membawa berbagai peralatan memasak, seperti penggorengan dan panci.

"Kenaikan harga BBM ini adalah bentuk dari kegagalan pemerintah dalam menyejahterakan rakyatnya," kata Ketua II DPD HTI Malang, Kolisthoh Dzikri, disela-sela aksi di gedung DPRD Kota Malang.

Aksi turun jalan kaum Muslimah HTI tersebut, katanya, dilakukan karena kaum ibu yang lebih mengetahui akan dampak kenaikan harga BBM. 

Kenaikan harga BBM ini, ujarnya, hanya akan memberikan keuntungan bagi kapitalis dan menyengsarakan rakyat kecil.

Selain itu, katanya, aksi turun jalan tersebut juga untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa konsep yang dilakukan pemerintah saat ini sudah gagal. 

Sementara, ketika disinggung tentang keberadaan anak-anak dalam aksi mereka, Kolisthoh mengatakan hal itu untuk memberikan pendidikan kritis kepada anak-anak sekaligus menunjukkan pada pemerintah bahwa dampak kenaikan harga BBM juga dirasakan oleh anak-anak. 

"Sudah saatnya kaum perempuan menunjukkan peran aktifnya untuk memperjuangkan kembali Khilafah Islamiyah dalam sistem perekonomian di Tanah Air, apalagi sekarang ini pemerintah sudah gagal meningkatkan kesejahteraan rakyatnya," katanya.
(E009/A013)