Mereka menambahkan, ”Pertumbuhan kelompok ini, disebabkan oleh dislokasi ekonomi, perubahan rasial Amerika, dan keadaan pemerintahan yang menurun dimasa Presiden Barack Obama ini.”
Kelompok anti-pemerintah yang paling aktif, di antaranya terdapat di California, Florida, Georgia, New Jersey dan New York.
Namun, alasan kuat bertambahnya kelompok anti-pemerintah diduga karena ketidakpercayaan ideologi pada pemerintah federal AS. “Warga negara, yang ideologinya pertama kali dikembangkan pada kelompok supremasi kulit putih, umumnya tidak percaya bahwa mereka wajib membayar pajak federal, mengikuti hukum dan memenuhi persyaratan untuk SIM dan registrasi kendaraan,” tambah SPLC.
Pusat SPLC memperingatkan bahwa kelompok anti-pemerintah ini dapat terus tumbuh, jika Obama terpilih kembali untuk masa jabatan kedua. (republika.co.id, 10/3/2012)

Post a Comment