Anggota Parlemen Turki Saling Pukul Sewaktu Bahas RUU Pendidikan

Anggota parlemen Turki dari partai oposisi dan partai yang berkuasa saling perang mulut dan baku hantam fisik di sebuah komisi parlemen.
Komisi parlemen hari Kamis kemarin (8/3) membahas RUU terkait perluasan pendidikan wajib antara delapan sampai duabelas tahun ketika baku hantam itu pecah.
Ketika ketua komisi pendidikanNabi Avci mengumumkan bahwa diskusi pada Pasal 3 RUU ini diselesaikan, wakil dari Partai oposisi CHP berjalan ke arahnya dan berkata bahwa pembicaraan belum selesai. Setelah itu, wakil dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AK Party) menanggapi anggota parlemen CHP, dan perselisihan yang melibatkan kata-kata kasar dan saling baku hantam terjadi di antara sekitar 30 deputi di parlemen.
Sebelumnya wakil ketua kelompok parlemen Partai AK Nurettin Canikli, telah menyerahkan RUU itu pada akhir Februari.
Menurut RUU tersebut, pendidikan sekolah delapan tahun saat ini wajib dan akan diperpanjang sampai 12 tahun untuk menyertakan empat tahun pendidikan di jenjang SMA.
Jika RUU itu disetujui menjadi UU, sekolah menengah akan didirikan kembali sebagai pendidikan sekolah dasar utama dan akan dibagi menjadi dua tingkat.(fq/prtv)