KPK: Menpora Jangan Bohong Seperti Angie Ya!

JAKARTA, -Pada persidangan terdakwa kasus suap Wisma Atlet SEA Games Muhammad Nazaruddin yang akan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (22/2), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengharapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng memberikan kesaksian yang jujur.
Andi diharapkan tidak mengikuti jejak Anggelina Sondakh yang dicerca publik karena dianggap tidak jujur di pengadilan.
Hal demikian diutarakan oleh juru bicara KPK Johan Budi. Johan menegaskan, keterangan yang jujur merupakan kunci untuk mempercepat penuntasan kasus Wisma Atlet."Tentunya kita berharap Pak Andi bisa memberikan kesaksian yang sejujurnya dan jelas," ujar Johan di Kantor KPK, Selasa (21/2).
Menurut Johan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga diharapkan optimalkan kemampuan untuk menggali informasi dari Andi. Sebab, proyek Wisma Atlet ada di kementerian yang dipimpin oleh Andi. JPU semestinya lebih optimal menggali soal komitmen fee dari proyek pembangunan wisma atlet senilai Rp191 miliar itu.
Kuasa hukum Nazaruddin yakni Junimart Girsang juga mengharapkan Andi bicara apa adanya dan jujur di depan persidangan. Menurutnya, kuasa hukum mengharapkan Andi bisa jujur ungkapkan isi pembicaraan antara dirinya, Nazaruddin, Angelina Sondakh, Mirwan Amir, dan Mahyudin di kantor Menpora terkait proyek Wisma Atlet.
Dalam sidang Tipikor besok, berencana menghadirkan Menpora, JPU juga akan menghadirkan tiga saksi lainnya untuk M Nazaruddin diantaranya, Setjen DPR RI Nining Indra Saleh, Wawan Karmawan, dan Paul Iwo.[ach/MI]