Situs www.dw.de memberitakan dua penasehat militer AS tewas ditembak di gedung Kementerian Dalam Negeri Afghanistan. Taliban mengaku bertanggung jawab atas penembakan sebagai balasan atas pembakaran Al-Qur’an di markas militer AS di Bagram.
Juru bicara Taliban, Zabiullah Mujahid, menyebut pelaku penembakan bernama Abdul Rahman. Penembakan direncanakan sebagai balasan atas pembakaran Al-Qur’an di markas militer Amerika di Bagram.
Sedikitnya 28 orang tewas dan ratusan terluka dalam 6 hari terakhir. Di antara korban tewas adalah 2 tentara Amerika Serikat yang ditembak seorang tentara Afghanistan di depan markas Amerika di Nangarhar hari Kamis (23/2). Di Kunduz, lebih dari seribu demonstran ikut serta hari Sabtu (25/2). Unjuk rasa diwarnai pelemparan batu ke arah kantor PBB.(FW)

Post a Comment