Ideologi kapitalisme tengah dirasakan oleh rakyat di Barat kegagalan dan keburusukannya. Polisi Inggris beralih kepada provokasi secara sistematis dalam upaya mereka untuk memberikan alasan kepada pemerintah untuk melarang habis-habisan protes damai di seluruh negeri.
Sebuah video protes anti pemerintah tanggal 9 November baru-baru ini dipublikasikan di situs You Tube, menunjukkan dua pria berpakaian biasa berkata-kata singkat dengan petugas berseragam sebelum menyerbu kerumunan massa, menerobos masuk pada seorang pria muda, memutarinya dan memukulinya.
Puluhan ribu mahasiswa bergabung dalam demonstrasi nasional pada 9 November yang diselenggarakan oleh Kampanye Nasional Melawan Biaya dan Potongan untuk membela pendidikan melawan keserakahan perusahaan.
Polisi metropolitan menyetujui menembakkan peluru karet pada demonstran, dan Scotland Yard mengatakan bahwa 4000 pasukan telah dilengkapi dengan pentungan untuk memukuli para pengunjuk rasa untuk mencegah terulangnya kerusuhan yang mengguncang negeri itu di bulan Agustus tahun ini.
Sementara itu, pemerintah koalisi telah mempertimbangkan rencana untuk melarang total protes damai anti pemerintah dan menyebarkan para petugas berpakaian preman di tengah-tengah para pengunjuk rasa untuk memprovokasi munculnya kekerasan sejalan dengan upaya koalisi melarang protes.
Demikianlah, satu lagi negara kapitalis Barat tengah memperlihatkan kebusukan dan kegagalan ideologi kapitalisme yang hanya menguntungkan para pengusaha. Rakyat di Barat kini benar-benar merasakan kerusakkan dan kebusukkan sistem kapitalisme tersebut sehingga mereka turun ke jalan-jalan untuk melawan pemerintah. Sungguh memalukan dan teramat bodoh bila di negeri Muslim sebagian pihak malah membanggakan ide-ide kapitalisme tersebut.
Rakyat di Barat maupun di negeri Muslim benar-benar membutuhkan satu sistem yang akan memberikan kesejahteraan kepada rakyat, serta melayani kepentingan rakyat. Hal itu hanya akan diperoleh ketika dunia berpangku di bawah kepemimpinan Khilafah yang akan menerapkan Islam yang telah terbukti berabad-abad lamanya menyejahterakan dunia. Insya Allah, kedatangannya semakin dekat. [m/prstv/syabab.com]
Puluhan ribu mahasiswa bergabung dalam demonstrasi nasional pada 9 November yang diselenggarakan oleh Kampanye Nasional Melawan Biaya dan Potongan untuk membela pendidikan melawan keserakahan perusahaan.
Polisi metropolitan menyetujui menembakkan peluru karet pada demonstran, dan Scotland Yard mengatakan bahwa 4000 pasukan telah dilengkapi dengan pentungan untuk memukuli para pengunjuk rasa untuk mencegah terulangnya kerusuhan yang mengguncang negeri itu di bulan Agustus tahun ini.
Sementara itu, pemerintah koalisi telah mempertimbangkan rencana untuk melarang total protes damai anti pemerintah dan menyebarkan para petugas berpakaian preman di tengah-tengah para pengunjuk rasa untuk memprovokasi munculnya kekerasan sejalan dengan upaya koalisi melarang protes.
Demikianlah, satu lagi negara kapitalis Barat tengah memperlihatkan kebusukan dan kegagalan ideologi kapitalisme yang hanya menguntungkan para pengusaha. Rakyat di Barat kini benar-benar merasakan kerusakkan dan kebusukkan sistem kapitalisme tersebut sehingga mereka turun ke jalan-jalan untuk melawan pemerintah. Sungguh memalukan dan teramat bodoh bila di negeri Muslim sebagian pihak malah membanggakan ide-ide kapitalisme tersebut.
Rakyat di Barat maupun di negeri Muslim benar-benar membutuhkan satu sistem yang akan memberikan kesejahteraan kepada rakyat, serta melayani kepentingan rakyat. Hal itu hanya akan diperoleh ketika dunia berpangku di bawah kepemimpinan Khilafah yang akan menerapkan Islam yang telah terbukti berabad-abad lamanya menyejahterakan dunia. Insya Allah, kedatangannya semakin dekat. [m/prstv/syabab.com]

Post a Comment