Korban Tewas Gempa Turki bisa Capai Lebih dari 1.000 Orang


Meski perdana menteri Turki mengklaim gempa Turki telah menewaskan 138 orang, namun banyak pihak menyatakan bahwa jumlah korban tewas akan meningkat drastis.
Sebanyak 1.000 orang dikhawatirkan tewas pada hari Minggu kemarin (23/10) ketika sebuah gempa kuat melanda Turki tenggara, meratakan bangunan dan menyebabkan korban menangis meminta bantuan dari bawah reruntuhan.
Saat malam turun, warga yang selamat dan pekerja darurat berjuang untuk menarik korban keluar dari puing-puing di kota Van dan kota Ercis, di mana asrama mahasiswa runtuh di sana.
Penduduk di Van bergabung dalam pencarian warga, menggunakan tangan dan sekop dan bekerja di bawah lampu sorot dan lampu senter, sambil mendengar suara-suara orang terkubur hidup-hidup yang menelepon dari bawah gundukan beton hancur dalam gelap gulita dan dinginnya malam.
Seorang pejabat di pusat krisis Van provinsi kepada Reuters menyatakan lebih dari 100 orang dikonfirmasi telah tewas sejauh ini dan ratusan lagi masih hilang di bawah bangunan yang hancur.
"Jumlah kematian meningkat. Tim penyelamat mengevakuasi mayat sepanjang waktu," kata Osman Orsal fotografer Reuters di Ercis, sebuah kota sekitar 100 km sebelah utara dari Van di mana asrama mahasiswa runtuh.(fq/reu)