Seorang juru bicara Hamas mengatakan bahwa pertukaran tawanan mungkin mulai Selasa depan, Kamis. Fawzi Barhoum mengakui bahwa antara Hamas-Israel mencapai kesepakatan melakukan pertukaran tawanan sebagai kemenangan, di mana akan dibebaskan 1027 warga Palestina akan dibebaskan, dan pertukaran itu dimulai dimulai Selasa depan.
"Kami mencapai kesepakatan pada akhir pembicaraan tidak langsung, dan kesepakatan itu meliputi 1.027 warga Palestina," kata Barhoum.
Barhoum mengatakan pertama yang akan dibebaskan meliputi 450 tawanan laki-laki dan 27 perempuan. Kepala Biro Politik Hamas Khalid Mashal berada di Kairo untuk pelaksanaan perjanjian itu, dan ketika tentara Israel Kopral Gilad Shalit akan
dibebaskan di Kairo, ujar Barhoum.
dibebaskan di Kairo, ujar Barhoum.
Barhoum mengatakan 5.000 warga Palestina masih berada di penjara, dan beberapa dari tahanan yang dibebaskan tidak bisa kembali ke Palestina, tapi akan dikirim ke beberapa negara lain. Namun, ia mengatakan ia tidak tahu, apakah Turki atau negara-negara lain.
Fawzi Barhoum mengatakan tujuan mereka adalah untuk memungkinkan semua tahanan akan dibebaskan dan mencapai kesepakatan dengan pemimpin Palestina Mahmoud Abbas.
Barhoum mengatakan pemilihan bisa diadakan di Gaza hanya setelah kompromi antara Hamas dan Mahmoud Abbas, dan mereka akan menghormati hasil pemilihan yang akan diselenggarakan di Gaza dan Ramallah.
Turki ikut melakukan campur tangan dalam rangka perjanjian pertukaran tahanan, namun Israel tidak membiarkan upaya-upaya untuk mencapai keberhasilan, kata Barhoum.
Barhoum mengatakan revolusi Arab telah mengubah banyak hal, dan kondisi berbalik melawan Israel. Maka, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak banyak pilihan, dan harus meratifikasi perjanjian.
Israel dan Hamas baru-baru ini sepakat untuk bertukar 1.027 tahanan Palestina dan Israel tentara Gilad Shalit. (mh/wb)

Post a Comment