Rumah Sakit Gaza Kekurangan Obat dan Bahan Bakar


 - Departemen Kesehatan Palestina memperingatkan kondisi rumah sakit di wilayah Jalur Gaza.
Seperti dilaporkan Press TV, Departemen Kesehatan Palestina di Gaza hari Selasa (31/5) menyatakan, rumah sakit di Jalur Gaza mengalami krisis akibat kekurangan bahan bakar dan minimnya obat-obatan.
Menurut sumber ini, mayoritas pasien di rumah sakit Jalur Gaza terancam kematian akibat minimnya obat-obatan dan bahan bakar yang menyuplai generator pembangkit listrik.
Departemen Kesehatan Palestina meminta masyarakat internasional segera mengambil tindakan untuk menyuplai bahan bakar ke rumah sakit di Jalur Gaza. Rumah sakit dan balai pengobatan di Gaza setiap bulannya membutuhkan 200 ribu liter bahan bakar untuk aliran listrik selama delapan jam setiap harinya.
Jalur Gaza diblokade Rezim Zionis Israel sejak Juni 2007 setelah Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) memenangkan pemilu. Sejak diblokade perbatasan Gaza pun menjadi tempat terlarang bagi lembaga bantuan PBB dan wartawan asing. Di sisi lain, Israel hingga kini masih menolak mengizinkan masuknya kebutuhan pokok warga Gaza.(irb/presstv)

RIMANEWS