Pasukan penjaga perbatasan AS dilaporkan menerima bantuan uang tunai dan pelayanan seksual dari kartel narkoba Meksiko agar menutup mata atas aksi penyelundupan narkotika ke AS.
Menurut inspektur umum Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, Charles Edwards, agen perbatasan Amerika melindungi atau pengawal pedagang, dan membiarkan para imigran gelap masuk tanpa melalui jalur inspeksi, CNN melaporkan pada hari Jumat (10/6).
Para agen bahkan membocorkan informasi sensitif kepada kelompok perdagangan narkotika.
Setidaknya, 127 petugas imigrasi dan perlindungan perbatasan AS (CBP) telah ditangkap atau didakwa atas tindakan bersekongkol sejak Oktober 2004, menurut Departemen Keamanan Dalam Negeri AS.
Pertempuran antara aparat penegak hukum dan kartel narkotika serta kekerasan terkait barang terlarang lainnya, telah mengakibatkan ribuan kematian di Meksiko. Temuan pemerintah Meksiko menunjukkan bahwa 2010 merupakan tahun paling mematikan dengan 15.273 kasus kematian terkait perdagangan narkotika.
Laporan itu mengatakan setengah dari kasus kematian pada tahun 2010 terjadi di negara bagian Chihuahua, Sinaloa dan Tamaulipas.(ian/irb)

Post a Comment