Anggota pasukan spesial Inggris SAS tewas dalam serangan Taliban di Afghanistan, lapor harian SUN Inggris.
Hari Kamis, dua tentara Inggris tewas, salah satunya merupakan anggota pasukan elit SAS yang mempunyai moto "Berani Menang".
Kementrian Pertahanan Inggris (MoD) berupaya melindungi identitas rahasia tentara yang tewas, MoD kemarin mengumumkan tentara yang tewas tersebut adalah anggota Resimen Parasut.
"Setiap unit merasakan ini ketika mereka kehilangan salah satu orang mereka di pertempuran. Dia adalah pahlawan yang berjuang dalam rahasia dan kejadian-kejadian seputar kematiannya akan dijaga ketat.."
Anggota SAS telah bergabung bersama pasukan elit SBS dengan tugas mengambil ratusan pemimpin Taliban dalam enam bulan terakhir.
Kerahasiaan operasi mereka berarti bahwa lokasi kematian tentara itu dirahasiakan. Tetapi, diketahui ia terluka dalam sebuah baku tembak.
Jurubicara MoD hanya mengatakan "tentara itu terluka fatal oleh tembakan saat melakukan operasi di propinsi Helmand".
Kematian pasukan elit SAS tersebut menandai hari berdarah bagi pasukan Inggris di Afghanistan.
Satu jam sebelumnya, seorang prajurit dari Engineers Listrik dan Mekanik Royal juga tewas.
Ia tewas dalam sebuah ledakan saat melakukan operasi di daerah Lembah Gereshk, propinsi Helmand.
Menurut data resmi yang dirilis Kementrian Pertahanan Inggris, sudah 373 tentara Inggris yang tewas di Afghanistan sejak dimulainya konflik tahun 2001. [muslimdaily.net/SUN]

Post a Comment