Pesawat Teroris Israel Serang Pabrik. Empat Warga Palestina Luka. Salah Satunya Perempuan Hamil.

Pesawat Israel Serang Pabrik. Empat Warga Palestina Luka. Salah Satunya Perempuan Hamil.
    

Serdadu Israel berpatroli di Ashkelon, di dekat meriam antiroket. Israel mengklaim mereka berjaga-jaga dari serangan Hamas.


 GAZA CITY-- Pesawat tempur Israel Rabu menggempur dua target di Jalur Gaza, melukai empat orang, di antara mereka seorang wanita hamil, kata petugas medis Palestina dan para saksi mata. Mereka mengatakan, sasaran-sasaran adalah sekelompok gerilyawan dan sebuah pabrik plastik, keduanya di timur Kota Gaza.
Semua korban terluka berasal dari pabrik tersebut, kata mereka menambahkan. Pejabat medis Gaza, Adham Abu Selmiya, mengatakan kepada AFP bahwa ibu hamil itu adalah salah satu dari dua perempuan terluka dalam serangan, tetapi menggambarkan bahwa luka keempat korban sebagai tidak terlalu berat.
Juru bicara militer Israel mengklaim mereka menyerang "dua terowongan teroris", ungkapan militer negara Yahudi itu untuk menyebutkan terowongan itu sedang dipersiapkan oleh gerilyawan Gaza untuk melancarkan serangan lintas-perbatasan.
Pada Selasa, pada saat faksi Palestina bertemu untuk membahas ketegangan-ketegangan dengan Israel di sepanjang perbatasan Gaza, serdadu Israel membunuh seorang pria di utara jalur itu.
"Seorang pemuda Palestina tewas oleh tembakan meriam tank Israel di dekat Erez," kata pejabat medis Gaza, Abu Selmiya, pada saat itu, mengidentifikasi dirinya sebagai Mohammed 21 tahun Ziyad Shalha.
Sebelumnya, saksi melaporkan melihat tentara negara Yahudi itu menembak dua laki-laki dalam area yang sama yang dikatakan sedang mengumpulkan kerikil, dalam apa yang dipahami sebagai kejadian yang sama.
"IDF mengidentifikasi seorang pria bersenjata dekat pagar keamanan di utara Jalur Gaza dan menembak ke arahnya," katanya. "Mereka mengidentifikasi satu penembakan."
Daerah yang terletak di sepanjang perbatasan Gaza telah dinyatakan sebagai zona dilarang sebagai jalan keluar oleh Israel militer karena takut serangan-serangan, dan pasukan sering menembak warga Palestina yang berusaha melintas ke dalam.
Namun, warga sering beresiko cedera atau kematian untuk memasuki zona itu untuk mencari kerikil, yang dapat mereka jual kepada para pembangun. Kemudian, dua mortir ditembakkan dari Gaza ke Israel selatan, namun meledak di lapangan tanpa menimbulkan korban atau kerusakan, kata media Israel.
Penguasa Gaza Hamas Selasa bertemu dengan perwakilan dari semua faksi Palestina untuk membicarakan "situasi di bumi mereka", kata para pejabat. Pertemuan itu disebut berlangsung sehari setelah seorang insinyur Gaza, yang diduga diculik oleh agen Israel dari Ukraina pada Februari, didakwa untuk membangun roket untuk pejuang Hamas.REPUBLIKA.CO.ID,