Gaji Naik, Harga Ikut Naik. PNS Golongan Rendah & Rakyat Jelata Tetap Merana



JAKARTA,  – Pengamat ekonomi Hendri Saparini memastikan pegawai negeri sipil (PNS) dan anggota TNI/Polri golongan bawah tak akan menikmati kenaikan gaji. Mereka tetap tidak bisa mencukupi kebutuhan dasar hidupnya.   “Dengan naiknya gaji, harga barang langsung bakal semakin melejit lagi,” ungkapnya, Rabu (23/3).
Sebab kenaikan harga baran
g ini tak hanya dipicu dari kenaikan gaji saja, tapi juga dipengaruhi harga pangan dan energi di pasar dunia.  Justru yang menikmati betul kenaikan gaji adalah pejabat tinggi.
Seharusnya, Hendri menilai kebijakan gaji ini tidak  dilakukan secara menyeluruh. Pemerintah seharusnya menjadikan reformasi birokrasi sebagai panglima. Bukan mengedepankan remunerasi.
Untuk gaji PNS dan anggota TNI/Polri golongan bawah memang perlu naik. Namun untuk pejabat tinggi, menurutnya, harus disesuaikan dengan prestasi kerja.  “Kalau tak prestasi, ya gajinya jangan dinaikkan. Nah sekarang, gaji semua pejabat tetap dinaikkan meski yang bersangkutan tidak berprestasi,” tandasnya.
Yang muncul dari reformasi birokrasi, gaji saja yang besar. Sementara pungli dan korupsi masih jalan terus.
Sehingga, Hendri yakin inflasi bakal melejit. Yang kasihan lagi, bagaimana nasib mereka yang bukan PNS alias yang bekerja di swasta.
“Pendapatan mereka tak naik, namun dikejar harga barang yang begitu tinggi. Ini yang tidak dipikirkan pemerintah,” jelas Hendri. (Ach/PK/RIMANEWS)