Penyebar Pesan Anti-Islam Online Diringkus Kepolisian Inggris

LONDON (Berita SuaraMedia) – Polisi menahan dua pria pada hari Rabu (9/2) karena diduga mempublikasikan sebuah katalog material yang menghasut ras dan keji di internet. Salah satu dari kedua pria itu, yang berasal dari Paighton, diperkirakan bertanggung jawab atas serangkaian video anti-Muslim.
Dia adalah salah satu dari dua pria yang ditahan oleh kepolisian Devon dan Cornwall atas kecurigaan mempublikasikan material menghasut ras pada hari Rabu.
Dia dan seorang pria berusia 41 tahun yang juga berasal dari Paighton dijamin oleh polisi hingga bulan Mei.
Material itu disita dari sebuah alamat di South Devon dan sebuah slogan dilepas dari bagasi sebuah mobil.
Salah seorang tetangga mengatakan, "Aku melihat lima petugas berseragam di luar pagi ini dan salah satu petugas wanita berpakaian bebas."
"Aku sendiri tidak terlalu mengenal tersangka, dia tinggal sendirian dan tidak sering bergaul."
Seorang juru bicara mengatakan, "Kami menyelidiki sejumlah insiden di internet setelah diinformasikan kepada kami tahun lalu. Kami belum menganalisa apa yang sudah disita dan kemudian akan memeriksa pelanggaran apa yang dilakukan."
Sementara itu, kepolisian New York diperlihatkan sebuah film konspirasi dan mengerikan dengan judul "Jihad Ketiga" sebagai bagian dari pelatihan terorisme mereka bulan lalu. Film itu mengklaim bahwa Muslim Amerika diam-diam berusaha untuk melemahkan dan menghancurkan peradaban Barat dari dalam, sebuah klaim yang kian memanaskan api Islamophobia terutama di AS.
Film tersebut merupakan rekaman berdurasi 72 menit dari pembantaian bom, kerumunan massa, pembakaran bendera Amerika, gereja yang terbakar, dan mullah yang menggebu-gebu. Semua itu diapit di antara sekelompok orang yang menginformasikan bahwa rakyat Amerika tengah tertidur, Jihad Islam internasional yang melakukan kengerian itu telah masuk ke AS dan diam-diam merencanakan urusannya di sana. Mereka juga mengatakan bahwa saat ini adalah dorongan akhir dari upaya kaum Muslim selama 1.400 tahun untuk  mendominasi dunia. Dan meskipun ada beberapa pemimpin Muslim dan organisasi yang masuk akal di AS, itu dianggap hanya umpan yang dikirimkan pada warga AS.
"Amerika diberitahu bahwa sebagian besar kelompok Muslim mainstream adalah moderat," ujar sang narator, "Ketika sebenarnya jika kau sedikit lebih memperhatikan kau akan melihat realita yang sangat berbeda. Salah satu taktik utama mereka adalah penipuan."
Jihad Ketiga diproduksi oleh Clarion Fund, sebuah kelompok bayangan yang mengirimkan jutaan DVD dari film pertamanya, "Obsesi: Perang Islam Radikal Melawan Barat" ke para pemilih negara bagian di tahun 2008. Clarion Fund memiliki kaitan kuat dengan organisasi sayap kanan Israel, Aish Ha Torah. (rin/td/sn) www.suaramedia.com