Tentara Mesir Malah Bertugas Menjaga Peninggalan Harta Fir'aun

Unit tentara Mesir menjaga Museum di Kairo pusat terhadap kemungkinan penjarahan pada hari Jumat kemarin (28/1), mereka melindungi sebuah bangunan yang berisi harta karun fir'aun yang spektakuler seperti topeng kematian anak raja Tutankhamun, kata televisi pemerintah.
Berita itu mengikuti berhari-hari unjuk rasa anti-pemerintah yang berbuah kekerasan di Kairo dan kota-kota lainnya. Beberapa insidem paling kejam dalam empat hari demo telah terjadi di alun-alun dan jalan-jalan dekat dengan gedung museum.
Dilaporkan telah terjadi penjarahan terhadap beberapa bangunan pemerintah. Satu fotografer Reuters mengatakan penjarah telah merusak sebuah gedung partai yang berkuasa di dekat museum dan berjalan keluar membawa perabotan, komputer dan barang-barang lainnya.
Sutradara film terkenal Mesir Khaled Youssef sebelumnya meminta tentara untuk memastikan museum itu dilindungi, dalam komentarnya ke saluran televisi Al Arabiya.
"Saya menyerukan kepada tentara Mesir untuk turun langsung ke museum Mesir. Ada api di sebelah kanan di markas Partai (yang berkuasa)," kata Youssef, yang telah menyutradarai film yang kritis terhadap kebijakan pemerintah.
TV negara membawa judul singkat mengatakan tentara telah mengamankan museum tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Museum ini berisi sejumlah besar barang antik kuno, termasuk isi makam Tutankhamun yang ditemukan oleh Howard Carter pada tahun 1922. Topeng kematian emas adalah salah satu bagian paling spektakuler. (fq/reu)