Said Jaziri adalah saksi penting dalam kasus melawan dua pria yang dibebankan dengan penyelundupan imigran awal bulan ini.
Surat kabar itu melaporkan Rabu kemarin (26/1) bahwa Jaziri adalah mantan imam berusia 43 tahun dari jamaah masjid Montreal yang tidak berhasil berjuang melawan deportasi terhadapnya tiga tahun yang lalu, karena khawatir ia akan disiksa jika dikembalikan ke Tunisia.
Sebuah keluhan federal mengatakan Jaziri mengatakan kepada pihak berwenang ia terbang dari Tunisia ke Chetumal, Meksiko, dekat perbatasan Belize, lalu naik bus ke Tijuana.
Dia bilang dia setuju untuk membayar $ 5.000 untuk diselundupkan ke Amerika Serikat.
Pihak berwenang AS tidak akan mengkonfirmasi orang yang ditangkap 11 Januari lalu adalah dideportasi ulama. Pengacaranya, Wayne Charles Mayer, tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar atas ditangkapnya kliennya. (fq/ap)

Post a Comment