Bahaya! Indonesia Terancam Krisis Pangan

Headline
foto: istimewa
INILAH.COM, Jakarta - Kenaikan jumlah penduduk yang semakin meningkat akan menjadi ancaman bagi Indonesia. Terlebih saat menghadapi krisis pangan dunia yang saat ini berpotensi terjadi.

Pengamat Perkotaaan dan Kependudukan Universitas Trisakti Yayat Supriatna, menjelaskan sebanyak 210 juta penduduk bertambah tiap tahunnya akan berakibat pada ancaman krisis pangan.

"Kalau di dunia krisis pangan internasional dan indonesia banyak tidak berdaya akan berimpliksai pada krisis pangan," ucapnya dalam diskusi Trijaya dengan tema 'Waspadalah Ledakan Penduduk' di Warung Daun Jakarta, Sabtu (28/1/2011).

Menurut Yayat, ledakan penduduk terindikasi akan menimbulkan konflik diantara masyarakat dan kesulitan untuk hidup. "Kepadatan penduduk berimplikasi terhadap kesulitan hidup, bentrokan warga," ucapnya.

Sementara, membludaknya jumlah pendudukan juga berakibat sulitnya masyarakat memperoleh sandang, pangan dan papan dan rata-rata penduduk Indonesia, sulit mengganti makan pokok dengan makanan lainya.

Apalagi pemerintah hanya mengandalkan impor kebutuhan bahan pokok jika terjadi kekurangan persediaan makanan. "Pemerintah lebih cenderung impor karena masyarakat Indonesia sulit substitusi," tambahnya. [mah]