Korban tewas dari pasukan asing di Afghanistan sejauh ini telah mencapai 633 pada tahun ini saja, setelah kematian 3 tentara dari pasukan pimpinan Amerika di negara yang bergolak pada saat meningkatnya oposisi terhadap perang pimpinan AS tersebut.
NATO Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) mengatakan dalam laporannya pada hari Rabu ini (10/11) bahwa serangan terpisah telah menyebabkan tiga tentara pimpinan Amerika tewas di negara yang dilanda perang.
Seorang tentara tewas dalam serangan Taliban pada hari Rabu sedangkan yang kedua tewas sebagai hasil dari akibat bom improvisasi pada Selasa kemarin.Kedua insiden itu terjadi di wilayah selatan Afghanistan.
Tentera ketiga kehilangan nyawanya dalam serangan Taliban di Afghanistan timur pada Rabu ini, AFP melaporkan. Tidak ada rincian lebih lanjut yang dilaporkan.
Kematian terbaru ini menjadikan jumlah tentara asing yang dipimpin AS di Afghanistan tewas untuk tahun ini setidaknya mencapai 633 kematian. Angka tersebut adalah angka tertinggi (tentunya versi NATO) sejak awal invasi pimpinan AS hampir sembilan tahun yang lalu.
Perkembangan ini datang pada saat AS dan sekutunya tengah meningkatkan kampanye pemboman di Afghanistan selatan yang bermasalah.
Puluhan ribu tentara Afghanistan dan pasukan asing baru-baru ini meluncurkan operasi di provinsi Kandahar untuk mengalahkan Taliban.
Amerika Serikat dan NATO memiliki lebih dari 150.000 tentara yang dikerahkan di negara yang dilanda perang itu. (fq/prtv)eramuslim.com
NATO Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) mengatakan dalam laporannya pada hari Rabu ini (10/11) bahwa serangan terpisah telah menyebabkan tiga tentara pimpinan Amerika tewas di negara yang dilanda perang.
Seorang tentara tewas dalam serangan Taliban pada hari Rabu sedangkan yang kedua tewas sebagai hasil dari akibat bom improvisasi pada Selasa kemarin.Kedua insiden itu terjadi di wilayah selatan Afghanistan.
Tentera ketiga kehilangan nyawanya dalam serangan Taliban di Afghanistan timur pada Rabu ini, AFP melaporkan. Tidak ada rincian lebih lanjut yang dilaporkan.
Perkembangan ini datang pada saat AS dan sekutunya tengah meningkatkan kampanye pemboman di Afghanistan selatan yang bermasalah.
Puluhan ribu tentara Afghanistan dan pasukan asing baru-baru ini meluncurkan operasi di provinsi Kandahar untuk mengalahkan Taliban.
Amerika Serikat dan NATO memiliki lebih dari 150.000 tentara yang dikerahkan di negara yang dilanda perang itu. (fq/prtv)eramuslim.com

Post a Comment