Harga Bensin di Jambi Sudah Rp 8.000 Seliter

JAMBI,  - Harga bahan bakar di kalangan pengecer di Kota Jambi sejak dua hari terakhir mencapai Rp 7.500 hinga Rp 8.000 Padahal sebelumnya Rp Rp 5.500 per lieter. ”Harga saya naikkan karena untuk mendapatkan bensin sangat sulit,” kata pedagang eceran di Keluarahan Paal 5, Kecamatan Kotabaru, Asmi, 35 tahun, Sabtu, 17 Maret 2012.
Berdasarkan pantauan Tempo, hampir semua pedagang eceran di Kota Jambi sudah menaikan harga bensin. Tempat berdagang Asmi hanya berjarak 300 meter dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Keluarahan Paal 5.
Harga bensin yang dijual pedagang eceran di kawasan Handil, Kecamatan Jelutung, bahkan mencapai Rp 8.000 per liter. Para pedagang eceran di di kawasan Telanaipura yang juga menjual Rp 8.000 per liter sudah dilakukan sejak sepekan terakhir.
Lonjakan harga bensin tersebut dikeluhkan warga. Mereka meminta perhatian pihak berwenang agar menertibkannya karena tindakan spekulasi para pedagang eceran memberatkan warga.
Para pedagang memanfaatkan situasi untuk mendapatkan keuntungan. Padahal pemerintah baru akan menaikkan harga BBM mulai 1 April 2012. ”Kami berharap pihak berwenang menertibkannya,” ujar Jumaidi, salah seorang warga Kotabaru kepada Tempo Sabtu, 17 Maret 2012.
Beberapa hari sebelumnya Kepala Kepolisian Daerah Jambi, Brigadir Jenderal Anang Iskandar, mengatakan bahwa aparatnya bersama anggota TNI akan melakukan pengawasan secara ketat di setiap SPBU untuk menghindari tindakan para spekulan. Karena itu Anang meminta masyarakat tidak panik berkaitan dengan rencana kenaikan harga BBM. [mam/tmp/rimanews]