Hal ini lantaran guru-guru tersebut belum memiliki status yang jelas. Hingga saat ini, untuk , masih ada 140 orang guru wiyata bakti TK di Wonogiri yang belum diangkat. "Harusnya kami bisa masuk dalam kategori II," ujarnya.
Namun Eriza menolak jika kedatangannya bersama kawan-kawan bukan untuk menuntut pengangkatan menjadi Calon Pegawain Negeri Sipil (CPNS) ataupun PNS. "Kami hanya mau meyampaikan keluh kesah kami," ucap wanita berkerudung ini. Pasalnya pemerintah daerah Wonogiri sudah tidak mampu meng//cover// keluhan para guru ini.
Awalnya, ada 908 orang guru wiyata bakti TK di Wonogiri. Namun jumlah tersebut lama-lama menyusut hingga saat ini menjadi 140 orang. "Hanya jumlah ini yang bertahan, selebihnya sudah putus asa karena tidak ada keputusan sehingga memilih jalan lain," katanya.

Post a Comment