Joserizal : Punya Agenda Tersembunyi, Wajar ICRC Didepak dari Somalia


Jakarta - Laskar Pemuda Islam Somalia Al-Shabaab wajar mendepak Palang Merah Internasional (ICRC) dari Somalia karena mereka dicurigai punya agenda tersembunyi. Demikian ditegaskan oleh anggota Presidium MER-C Joserizal Jurnalis kepada Suara Islam Online, Kamis (2/2/2012).

“Ketika MER-C masuk Afghanistan, Taliban melarang ICRC untuk masuk ke Afghanistan karena mereka curiga ada hidden agenda. MER-C diizinkan masuk setelah kita berbicara langsung dengan duta besar Taliban di Islamabad. Jadi wajar mereka curiga bahwa ICRC punya hidden agenda di Somalia” papar dr Jose yang sudah sering keluar masuk daerah konflik di dalam dan luar negeri ini.

Sebagaimana diberitakan oleh CNN, Selasa (31/1) bahwa Al-Shabaab melarang Komite Internasional Palang Merah (ICRC) untuk beroperasi di daerah itu. Dalam pernyataan di Twitter, Senin (30/1) kelompok militan Somalia ini mengatakan telah memutuskan untuk mengakhiri kontrak permanen dengan ICRC setelah distribusi ulang makanan kadaluarsa dan tuduhan palsu bahwa organisasi ini menghambat distribusi makanan.

Awal bulan ini ICRC mengumumkan bahwa ia menangguhkan bantuan yang dimaksudkan untuk sampai dengan 1,1 juta orang di Somalia tengah dan selatan karena terhalang oleh otoritas setempat.

Jean-Yves Clemenzo, Juru Bicara ICRC, mengatakan tidak akan mengubah sikap sebelumnya tetapi berusaha untuk menemukan solusi yang tepat. Menurut ICRC, organisasi ini telah mendistribusikan bantuan makanan kepada lebih dari 1 juta orang dan mendukung pertanian untuk lebih dari 100.000 petani.

Kantor berita Al-Shabaab Pers, mengatakan, "ICRC mengkhianati kepercayaan yang diberikan oleh penduduk setempat". (SI ONLINE)