Hal tersebut disampaikan Juncker kepada mingguan Der Spiegel, seperti dikutip dariReuters, Minggu (5/2). Ia menyatakan bahwa Yunani tidak bisa lagi mengharapkan solidaritas dari anggota zona euro lainnya, bila tidak dapat melaksanakan reformasi sesuai kesepakatan penuntasan utangnya.
"Bila kita menetapkan bahwa segala hal (terkait sistem keuangan) tidak ada yang beres di Yunani, tidak akan ada kemajuan baru, itu berarti pada bulan Maret mereka harus menyatakan kebangkrutannya," paparnya.
Potensi terjadinya kebangkrutan, lanjut Juncker, seharusnya memotivasi Athena untuk menerapkan reformasi sistem keuangan.
Pada Sabtu (4/2) lalu, pemerintah Yunani melanjutkan pembicaraan dengan pihak swasta terkait restrukrisasi utang, untuk mengamankan dana talangan senilai 130 miliar euro (US$171 miliar) sebelum 'membujuk' pimpinan politik untuk mendukung reformasi sistem keuangan.
Seperti diketahui, Yunani harus segera membuat kesepakatan restrukrisasi utang dengan kreditur swasta senilai 14,5 miliar euro (US$19 miliar) atas obligari yang akan jatuh tempo pada pertengahan Maret nanti.

Post a Comment