Menanggapi gerakan menolak liberalisme agama (Islam) yang berkembang melalui media jejaring sosial ini, Dr. Adian Husaini yang selama ini dikenal sebagai salah satu tokoh Islam yang populer dan giat melakukan counter terhadap ajaran-ajaran sekulerisme, pluralisme, dan liberalisme agama memberikan dukungan positif terhadap gerakan #IndonesiaTanpaJIL.
"Alhamdulillah," ucap beliau kepada MuslimDaily.net Kamis sore, 23 Februari 2012.
Meskipun menyatakan dukungannya, Adian Husaini juga mengingatkan bahwa liberalisme tidak hanya dilakukan oleh Jaringan Islam Liberal (JIL) saja. Bahkan banyak yang lebih membahayakan dan tersistematis daripada gerakan JIL.
Meskipun menyatakan dukungannya, Adian Husaini juga mengingatkan bahwa liberalisme tidak hanya dilakukan oleh Jaringan Islam Liberal (JIL) saja. Bahkan banyak yang lebih membahayakan dan tersistematis daripada gerakan JIL.
"Tetapi kita perlu mewaspadai dan menyadari liberalisme yang berada di luar JIL. Mereka (di luar JIL_red) jauh lebih banyak dan lebih kuat, serta lebih sistematis," pesannya mengingatkan umat Islam melalui MuslimDaily.net saat dihubungi.
"Kita tidak boleh lengah!" pesan Adian Husaini.
"Kita tidak boleh lengah!" pesan Adian Husaini.
JIL Didukung Pemerintah
Pendapat yang hampir sama dengan Dr. Adian Husaini juga disampaikan oleh Fauzan Anshari (mantan jubir Majelis Mujahidin Indonesia), Kamis, 23/02/2012.
Meskipun menyatakan dukungan dan doa, Fauzan juga mengingatkan bahwa JIL didukung oleh pemerintah negeri ini sehingga untuk membubarkannya membutuhkan kerja keras umat Islam.
"Aksi Anti-JIL untuk memberangus JIL akan nampak sia-sia karena penguasa negeri inilah yang mendukung eksistensi JIL," katanya kepada MuslimDaily.
"Kita mungkin baru bisa membubarkan JIL jika kita mendapat dukungan mayoritas umat Islam lalu turun ke jalan menuntut pembubaran JIL dan kompradornya," tambahnya.
Fauzan mengatakan demikian sambil mengingatkan adanya fatwa MUI yang telah mengharamkan ajaran SEPILIS tetapi tidak mampu menghambat JIL.
Fauzan mengatakan demikian sambil mengingatkan adanya fatwa MUI yang telah mengharamkan ajaran SEPILIS tetapi tidak mampu menghambat JIL.
Gerakan #IndonesiaTanpaJIL sendiri sebelumnya merupakan gerakan yang muncul sebagai reaksi spontan dari para pegiat Twitter yang resah akibat kampanye gerakan #IndonesiaTanpaFPI beberapa hari sebelum tanggal 14 Februari 2012 yang diusung oleh aktivis-aktivis JIL yang sempat membanjiri timeline Twitter. (baca: Gerakan Anti FPI JIL Direspon Pengguna Twitter Dengan Gerakan Indonesia Tanpa JIL)
Sudahkah Anda bergabung untuk ikut menyuarakan Indonesia Tanpa JIL? Silakan klik link berikut ini Fan Page #IndonesiaTanpaJIL. (fkr/muslimdaily)

Post a Comment