Kembali Warga Pengungsi Palestina di Irak Tewas Disiksa di Tahanan

Seorang pria Palestina berusia 30 tahun tewas di Irak tiga hari yang lalu sebagai akibat penyiksaan dan pemukulan berat di penjara Irak, keluarganya di kamp pengungsi Breij di sebelah timur Gaza mengatakan pada hari Senin kemarin (30/1).
Sumber-sumber informasi mengatakan kepada kantor berita Safa bahwa Imad Abdulsalam yang tinggal di Doura, di selatan Baghdad, telah ditangkap tiga hari yang lalu. Mereka mengatakan bahwa ia dilarikan ke sebuah rumah sakit di ibukota tetapi meninggal pada saat kedatangan, akibat dari penyiksaan yang parah selama berada di penjara.
Mereka mengatakan bahwa adiknya Jihad, tewas dengan cara yang sama di tangan pasukan keamanan Irak beberapa tahun sebelumnya di Baghdad selama pendudukan Amerika di Irak.
Ratusan pengungsi Palestina di Irak tewas di tangan pasukan Amerika dan Irak selama sepuluh tahun terakhir sementara ribuan lainnya terluka dan sejumlah besar dari mereka melarikan diri dari pembunuhan dan perampokan ke perbatasan Irak-Suriah.
Masyarakat ulama Muslim di Irak, sementara itu, mendesak PBB untuk memikul tanggung jawab dalam melindungi para pengungsi Palestina di Irak dalam menghadapi pemerintah melakukan "praktek-praktek kriminal" terhadap mereka.
Dlam siaran persnya dinyatakan bahwa warga Palestina di Baghdad telah menjadi sasaran pelecehan konstan dan penangkapan di bawah tuduhan yang sengaja dibuat untuk mencapai tujuan tertentu.
Dikatakan bahwa warga Palestina telah menjadi target dari "regu kematian dan milisi" selama enam tahun terakhir di bawah pengawasan pemerintah.(fq/pic)