Bagikan Makanan Kadaluarsa, Al-Shabaab Somalia Usir Palang Merah Internasional

Pejuang Al Shabaab di Somalia telah mengusir Komite Internasional Palang Merah (ICRC) dari daerah yang mereka kontrol di selatan dan pusat negara itu, para pejuang mengatakan pada Senin kemarin (30/1).
"Komite Internasional Palang Merah telah berulang kali mengkhianati kepercayaan yang diberikan kepada mereka oleh penduduk lokal dan dalam beberapa minggu terakhir, telah salah menuduh (pejuang Shabaab) Mujahidin menghambat distribusi makanan," kata al-Shabaab dalam sebuah pernyataan.
Al Shabaab menuduh ICRC, yang merupakan salah satu lembaga terakhir yang bekerja di daerah yang dikuasai pejuang, telah mendistribusikan makanan kadaluarsa untuk wanita-wanita lemah dan anak-anak yang tengah mengalami kekeringan, sehingga menempatkan mereka pada risiko rentan terkena penyakit.
"Sebuah pemeriksaan menyeluruh dari gudang ICRC dan depot makanan di seluruh wilayah administrasi Islam yang diatur oleh Mujahidin telah mengungkapkan bahwa sampai 70 persen dari makanan yang disimpan untuk distribusi oleh organisasi itu dianggap tidak layak untuk dikonsumsi oleh manusia," kata Al Shabaab dalam pernyataannya.
Sekitar 2.000 metrik ton ransum kadaluarsa yang ditujukan untuk didistribusikan dibakar setelah pejuang Al Shabaab melakukan inspeksi.
Namun jurubicara ICRC untuk Afrika, Anna Schaaf, menolak berkomentar atas pernyataan Al-Shabaab tersebut.
ICRC sendiri dilaporkan telah menjalankan program-program sosial di negara Tanduk Afrika selama 30 tahun terakhir, terutama menyediakan bantuan medis.(fq/reu)