Inilah Alasan Erdogan Batalkan Kunjungannya ke Jalur Gaza

Pada Senin malam lalu, PM Turki Erdogan tampil di televisi mengungkapkan keinginannya yang besar untuk melakukan kunjungan ke Jalur Gaza tapi mengatakan dia tidak ingin membebani rakyat Mesir dengan kunjungannya tersebut.
Diplomasi tingkat tinggi dikatakan menjadi alasan mengapa Erdogan memutuskan untuk tidak melakukan perjalanan ke Gaza karena langkah ini akan memasukkan Mesir dalam situasi yang semakin ketat dengan menyeberangi perbatasan Rafah selama kejatuhan diplomatik Mesir dengan Israel.
Alasan lain adalah bahwa Erdogan meminta Presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas untuk pergi bersamanya ke Gaza selama kunjungannya ke jalur Gaza bersama-sama dengan Perdana Menteri Ismail Haniyah, sumber mengatakan kepada PIC.
Sumber tersebut mengatakan Erdogan telah berbicara dengan Abbas sebelum melakukan tur luar negerinya baru-baru ini di negara-negara Arab dan membujuknya (Abbas) untuk pergi ke Gaza, tapi Abbas mencoba mengelak di beberapa kesempatan, mengatakan bahwa ia masih sibuk di Mesir mempromosikan tawaran kenegaraan palestina di PBB dan melakukan pertemuan dengan Liga Arab.
Menurut Ibrahim al-Drawi, direktur pusat studi Palestina di Kairo, Erdogan juga merenungkan kemungkinan rencana mengunjungi Jalur Gaza dengan sebuah kapal konvoi bantuan.
Sementara itu di Gaza, anak-anak berkumpul di tugu peringatan korban armada Kebebasan. Mereka mengangkat gambar PM Erdgoan, melambaikan bendera Turki dan Palestina, dan meminta Erdogan untuk mengunjungi Jalur Gaza dalam solidaritasnya dengan warga Gaza yang hidup di bawah pengepungan Israel selama lima tahun terakhir.(fq/pic)